Selasa, 18 Januari 2022

Peran Serta Babinsa Pledokan Dalam Program Vaksinasi Anak

 



Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun tahap 1 bersama para petugas kesehatan Puskesmas Kecamatan Sumowono bagi siswa SD Negeri Desa Pledokan dengan jumlah siswa yang diimunisasi sebanyak 33 orang. Senin (17/01/2022).


Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian tugas kewilayahan yang harus dilakukan Babinsa. Kehadiran Babinsa dalam pelaksanaan pendampingan vaksinasi membawa pengaruh terhadap moril para siswa agar para siswa tidak merasa takut terhadap suntikan imunisasi, para siswa malah akan jadi lebih berani karena didorong semangat oleh Babinsa.


Sekitar hampir 90 persen lebih orang yang menerima vaksin tersebut akan terhindar dari COVID 19 Sejak digulirkannya program vaksinasi ini telah mampu menjawab sejumlah kekhawatiran masyarakat akan bahaya Covid 19 bagi anak anak. Jumlah kasus Covid 19 yang tercatat di Puskesmas Kecamatan Sumowono menunjukan hasil yang signifikan dengan berkurang secara hitung-hitungan dan drastis menunjukan kemajuan dan keberhasilan program vaksin itu.


"Perlindungan anak dari COVID 19 merupakan tindakan penyelamatan aset negara, yakni anak-anak adalah masa depan kita sebagai penerus dan tongkat estafet, jika mereka sering sakit-sakitan makan bangsa ini menjadi lemah dan memudahkan bangsa lain menjajah. Inilah pentinganya vaksin itu diberikan, kalian nggak usah takut bahkan harus senang dengan vaksin ini, untuk menciptakan kesehatan dan kesejahteraan kalian". tutur Serda Tuslam.

Anggota Koramil Sumowono Gelar Operasi Yustisi

 



Kabupaten Semarang - Babinsa Peduli Wilayah Koramil 10/Sumowono Kodim 0714/Salatiga melaksanakan Operasi Yustisi yang digelar Forkopimcam Sumowono. Operasi Yustisi kali ini di fokuskan pada operasi masker. Senin (17/91/2022).


Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya melalui Danramil 10/Sumowono Kapten Inf Rahmat menyampaikan operasi Yustisi Forkopimcam Sumowono kali ini masih menemukan warga yang tidak mentaati protokol kesehatan saat berkendara maupun beraktifitas di luar rumah. Hal tersebut ditemukan saat kegiatan operasi Yustisi di Jalan Protokol Desa Sumowono Kecamatan Sumowono Kabupeten Semarang.


Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakan  protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19 dan memutus mata rantai penyebarannya, khususnya di wilayah Kecamatan Sumowono. Dalam kegiatannya tersebut, selain menjaring para pelanggar Satgas Covid-19 juga membagikan masker kepada mereka yang tidak mengenakan masker.


"Sanksi tetap kita terapkan bagi para pelanggar. Warga yang kedapatan tidak menggunakan masker, dikenakan sanksi ringan yang tidak memberatkan namun memiliki unsur edukasi terkait Covid-19. Dandim sudah berpesan, dalam operasi Yustisi seluruh jajaran Kodim 0714/Salatiga harus mengutamakan sisi kemanusiaan dan humanis dalam penegakan protokol kesehatan," terang Sertu Nofa Babinsa Koramil 10/Sumowono


Masih ditemukan warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah, namun tidak banyak dan lebih banyak warga yang menggunakan masker karena mulai sadar pentingnya menggunakan masker demi kesehatan diri sendiri supaya terhindar dari penyakit Covid 19. "Harapannya dengan operasi ini dapat meningkatkan kesadaran warga lainnya agar saat beraktivitas di luar rumah selalu menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan 5 M," pungkasnya.

Kodim 0714/Salatiga Upacara 17an

 



Salatiga-Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada,S.I.P menjadi Inspektur Upacara 17 an yang dilaksanakan di Kodim 0714/Salatiga Jalan Diponegoro No 35,Salatiga,Senin (17/01).

Pandemi Covid-19 diawal tahun 2020 yang mewabah bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia,kegiatan yang bersifat kerumunan atau melibatkan orang banyak memang di tiadakan,hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19,termasuk kegiatan Upacara Bendera yang biasanya di selenggarakan setiap hari Senin,tanggal 17 ataupun hari besar lainnya tidak diselenggarakan di Kodim.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang dibacakan oleh Dandim,Sebagai insan hamba Tuhan yang beriman dan bertakwa, marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tinginya atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat, karena sepanjang tahun 2021 yang lalu, berbagai tugas yang diamanatkan oleh negara, telah dapat kita laksanakan dengan baik. 

Berbagai tugas seperti pengamanan perbatasan, penanggulangan bencana alam, termasuk penanganan pandemi Covid-19, tugas-tugas perbantuan lainnya, telah menjadi bukti nyata pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Pencapaian ini tentu harus dapat kita pertahankan dan tingkatkan di tahun ini, karena berbagai agenda yang bersifat nasional maupun internasional juga menuntut kesiapan TNI AD di tahun 2022 ini. 

Untuk menyambut tugas mulia tersebut, maka kesiapan operasional harus terus dipelihara. Disamping itu, program peningkatan profesionalisme prajurit TNI AD harus menjadi prioritas dalam tahun anggaran 2022. Meski banyak prestasi yang berhasil ditorehkan TNI AD pada tahun lalu, namun demikian masih terdapat berbagai kekurangan yang harus segera diperbaiki. Salah satunya adalah masih adanya berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit maupun PNS TNI AD. Hal ini harus menjadi koreksi kita bersama, agar tidak terjadi kembali di masa mendatang. 

Sebelum mengakhiri amanat ini, saya akan sampaikan beberapa penekanan sebagai pedoman bagi kita semua. Pertama, Terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kedua, Implementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dimanapun bertugas dan berada. Ketiga, TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi. Keempat, Lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat, agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD. Kelima, Kepada seluruh Dansat, jadilah pemimpin yang hebat, karena pemimpin yang hebat pasti dicintai anak buahnya, akan tetapi lebih hebat lagi bila seorang pemimpin juga mencintai anak buahnya. Keenam, Mantapkan soliditas dan sinergitas internal TNI dengan komponen bangsa lainnya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Ketujuh, Ingat!!! “Sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan, akan menjadi riak-riak yang tidak berujung, Namun sebaliknya, sekecil apapun keburukan yang kamu lakukan akan menjadi awal bagi keburukan-keburukan berikutnya. Jadi teruslah berbuat kebaikan dimanapun berada.” 

Danramil 01/Sidomukti Kapten Arh Sunaryo bertindak selaku Komandan Upacara yang diikuti oleh seluruh Pa Staf,Danramil ,serta PNS jajaran Kodim 0714/Salatiga

Dandim 0714/Salatiga Mendampingi Danrem 073/Makutarama Dalam Pelaksanaan Bhaksos Di Tengaran

 



Kabupaten Semarang-Selain sebagai sarana Sosialisasi dan Promosi Layanan Rumah Sakit TK. IV 04.07.03 dr. Asmir (DKT) yang terutama sebagai wujud kepedulian TNI-AD kepada masyarakat juga menggelar Bhakti Sosial berupa Pengobatan Gratis,Khitanan Masal dan Vaksinasi yang diselenggarakan Rumkit TK. IV 04.07.03 dr. Ashmir Denkesyah 04.04.03 Salatiga,Kamis (13/01)

Bhakti Sosial yang dilaksanakan di  Balai Desa Sruwen Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang ini di pantau langsung pelaksanaannya oleh Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Gatot Sri Handoyo,yang dalam kesempatan tersebut di dampingi oleh Dandenkesyah 04.04.03 Salatiga Letkol Ckm Fajar,Kasi Ter Korem 073/Makutarama Letkol Arh Nur Sutiyasno,Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol INF Loka Jaya Sembada,SIP,Karumkit TK. IV 04.07.03 dr. Asmir Salatiga Mayor Ckm Galih Rakasiwi,Wadandenkesyah 04.04.03 Salatiga,Para Pasi Denkesyah 04.04.03 Salatiga,Komandan Koramil 06/Tengaran,dan Kapolsek Kec. Tengaran.

Sementara pejabat pemerintahan kecamatan Tengaran juga turut hadir seperti Sekertaris Kecamatan  Tengaran,Kapuskesmas Tengaran serta tidak lupa Babinsa dan Babinsa Sruwen,Kepala Desa Sruwen,serta Bidan Desa Sruwen juga turut mendampingi masyarakat yang melaksanakan Bhakti Sosial tersebut.

Dandenkesyah 04.04.03 Salatiga Letkol Ckm Fajar mengapresiasi warga masyarakat peserta Pengobatan Gratis,Khitanan Masal dan Vaksinasi diwilayah Kec. Tengaran yang  hadir  acara yang diselenggarakan Rumkit TK. IV 04.07.03 dr. Ashmir Denkesyah 04.04.03 Salatiga ini.

“Melalui kegiatan Bakti Sosial ini, saya mengharapkan adanya semangat dan kesadaran dalam diri kita masing-masing akan pentingnya persaudaraan dan saling tolong-menolong antar sesama manusia,” katanya

Semoga melalui kegiatan ini, kita menjadi semakin peka dan semakin peduli akan penderitaan sesama yang membutuhkan.Pungkas Dandenkesyah.

Adapun jumlah peserta pengobatan Masal khitanan dan Vaksinasi berjumlah 151 orang meliputi : Pengobatan Gratis : 100 orang,khitanan Masal : 15 orang,Vaksinasi : 36 orang,untuk pelayanan kesehatan bhakti sosial ini dari Nakes berjumlah 58 orang dari Denkesyah 04.04.03 Salatiga dan Rumkit TK. IV 04.07.03 dr. Asmir.

Bersama Forkopimda,Dandim 0714/Salatiga Monitoring Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun

 



Salatiga-Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada,S.I.P mendampingi  Walikota Salatiga H. Yulianto SE.M.M dan unsur Forkopimda kota Salatiga lainnya,memantau kegiatan Vaksin Dosis 1 Sinovac secara serentak anak umur 6 sd 11 tahun yang diselenggarakan oleh Polres Salatiga yang bekerja sama dengan Dinas kesehatan Kota Salatiga,Kamis (13/01)

Kegiatan Vaksin yang di selenggarakan di SDN  Cebongan 03  Jl. Soekarno -Hatta KM. 3 Kota Salatiga ini di hadiri pula oleh Ketua DPRD Kota Salatiga,Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana SH. S.IK, M.Si,Camat Argomulyo,Danramil 16/Tingkir Kapten Inf. Untung Hardjanto,Kepala Ponpes Masithoh Tingkir Lor Kota Salatiga,Kapolsek Argomulyo ( AKP Sarwono),serta Para guru dan Wali murid yang mendampingi siswanya melaksanakan Vaksin.

Dikatakan oleh Dandim 0714/Salatiga kegiatan Vaksin tersebut dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi bagi para pelajar sekolah dasar anak usia 6 – 11 tahun guna meningkatkan kekebalan tubuh dari virus Corona menjelang akan dilaksanakannya kembali Pembelajaran Tatap Muka ( PTM) di sekolah – sekolah wilayah Kotamadya Salatiga.

"Dan juga dapat terbentuk Herd Imunity di tengah masyarakat khususnya bagi anak anak di usia 6 – 11 tahun sehingga terbentuk imun tubuh yang kuat untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100% di sekolah,”sebut Dandim saat di temui anggota Penerangan Kodim 0714/Salatiga.

Percepatan vaksinasi kepada anak usia 6 s.d 11 tahun ,ini juga merupakan langkah untuk pelaksanaan Vaksinasi selanjutnya.

“Diharapkan di dalam pelaksanaan nya harus semaksimal mungkin sehingga target yang di kejar pemerintah saat iniutk pembentukan imun tubuh yang kuat dan sehat bagi seluruh rakyat Indonesia tercapai serta di mohon dalam pelaksanaan nya juga harus mematuhi prosedur protokol kesehatan agar kegiatan yang dilakukan berjalan dengan aman,”ucap Letkol Loka Jaya Sembada.

Mekanisme pelaksanaan Vaksinasi bagi anak usia 6 s/d 11 tahun adalah untuk Meja 1 melaksanakan pendaftaran,Meja 2 melaksanakan Skrining ( pengecekan tensi untuk mengetahui tekanan darah,cek suhu tubuh,dan mempertanyakan riwayat penyakit,apabila tida ada kendala dilanjutkan penyuntikan vaksin dan Meja 3 ( ruangan ) melaksanakan vaksinasi serta Meja 4 ( ruangan ) melaksanakan observasi durasi waktu 30 menit untuk melihat efek yang timbul dirasakan setelah dilakukan penyuntikan dilanjutkan mendapat sertifikat setelah di vaksin dengan baik

Pasca Longsor, Babinsa dan Warga Laksanakan Kerja Bakti

 




Kabupaten Semarang – Babinsa Koramil 10/Sumowono kembali melakukan penanganan bencana alam, pasca longsor yang terjadi di Dusun Trayu Desa Trayu, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.


Guna mempercepat penanganan pasca bencana, pihak Koramil 10/Sumowono bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsor di lokasi, dimana rumah warga setempat tertimpa longsor, Selasa ( 11-01-2022 )


Danramil 10/Sumowono Kapten Inf Rahmat menjelaskan cuaca yang kurang bersahabat di musim hujan tahun ini, mengakibatkan adanya tanah longsor di beberapa daerah di wilayah Kecamatan Sumowono, diantaranya Dusun Trayu Desa Trayu.


“Terkait penanganan pasca bencana, saya sudah kerahkan para Babinsa Koramil Sumowono untuk membantu pemerintah Kecamatan dalam hal penanganan bencana longsor, “jelasnya.


Adapun Babinsa yang terlibat dalam operasi tersebut, yakni Serda Rokib di wilayah Desa Trayu Kegiatan kerja bakti yang kita motori tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mengatasi kesulitan rakyat yang tertimpa bencana.


“Tentu saja dengan kehadiran anggota TNI di lokasi bencana sangat berarti bagi warga yang membuat mereka semakin semangat dalam bekerja bakti. Babinsa bersama ikut serta dalam membantu menangani pembersihan puing-puing sisa longsoran tanah, ” imbuhnya.


Adapun warga Desa Trayu yang rumahnya milik Muji (55), dimana bagian belakang tertimpa tanah longsor. Untuk wilayah Desa Trayu yaitu rumah bagian belakang milik Purwito, rumah Sunandar (49) bagian belakang jebol.


“Kami dari Koramil 10/Sumowono terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait dalam membantu menangani bencana alam yang terjadi wilayah kecamatan Sumowono. Aparat Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan dan masyarakat bahu membahu membersihkan material longsor di dusun tersebut,” tandasnya

Babinsa Bergas Kidul Monitoring Vaksin Di SDN Bergas Kidul

 



Kabupaten Semarang-Mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 Tahun yang dicanangkan pemerintah, Koramil 15/Bergas merespon dengan program Serbuan Vaksinasi dengan cara "jemput bola" di sekolah sekolah dasar.

Babinsa Desa Bergas Kidul Koramil 15/Bergas Sertu Suryadi melakukan Pendampingan dan Monitoring Vaksinasi untuk Anak-Anak Usia 6 Tahun sampai dengan 11 Tahun SDN 1 Bergas Kidul,dan SDN 4 Bergas Kidul Kecamatan Bergas,Kabupaten Semarang,Rabu (12/01)

Kegiatan Vaksin kepada 288 siswa sekolah tersebut di hadiri oleh Babinkamtibmas Aipda,Bidan Desa Bergas Kidul Bagiyati,serta Tenaga kesehatan dari Puskesmas Bergas Kidul 12 orang. 

Dikatakan oleh Babinsa Bergas Kidul Vaksinasi Anak Usia 6 Tahun sampai dengan 11 Tahun ini bertujuan untuk segera Mewujudkan Herd Immunity Masyarakat khususnya di kalangan Anak-Anak Sekolah Dasar.

“Dengan Bersinergi bersama Tim Nakes Puskesmas Bergas, Kegiatan Vaksinasi untuk Anak Usia 6 sampai 11 Tahun yang dilaksanakan di sejumlah Sekolah Dasar ini tetap Menerapkan Protokol Kesehatan.” Ujar Babinsa.

Danramil Tingkir Monitoring Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun

 


Salatiga-Danramil 16/Tingkir Kapten Inf Untung Hardjanto mendampingi sekaligus peninjauan dan monitoring program vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD IT Nidaul Hikmah dan SD IT Kurma Sidul kecamatan Tingkir , Kota Salatiga,Rabu (12/01)

Kurang lebih 727 dosis jenis Sinovak disiapkan untuk vaksinasi tersebut. Kegiatan tersebut dilakukan selain untuk percepatan pembentukan kekebalan kelompok di lingkungan sekolah, juga dalam rangka meningkatkan dan memperkuat proses pembelajaran tatap muka (PTM). 

Danramil 16/Tingkir mengharapkan para orang tua yang hadir menemani anak-anaknya agar berperan aktif dan membantu sosialisasi program vaksinasi untuk anak-anak sekolah usia 6-11 tahun. Karena masih banyak para orang tua yang belum sepenuhnya paham pentingnya vaksinasi bagi anak-anak sekolah.

"Kepada bapak dan ibu mohon bisa menjadi teladan pelaksanaan program vaksinasi ini. Bantu kami pemerintah daerah untuk memberikan sosialisasi yang benar tentang vaksinasi. Insya Allah vaksinasi ini aman dan halal serta bisa memperkuat imun kita dari paparan virus covid-19," kata Kapten Untung Hardjanto.

Mungkin salah satu kendala lapangan yang dihadapi dalam pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun adalah izin dari para orang tua.

"Makanya kita bekerjasama dengan Dinas Pendidikan supaya dipermudah. Jadi orang tua jangan mempersulit anak mendapatkan izin untuk divaksin", tambahnya.

Saat ini di seluruh wilayah Kota Salatiga serentak melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang dilakukan oleh pihak puskesmas di masing-masing kecamatan dibantu oleh relawan dan TNI/Polri.

Babinsa Pantau Rumah Warga Terkena Tanah Longsor

 



Kabupaten Semarang - Setelah mendapat Laporan dari Mitra karib Desa Ngadikerso ada tanah longsor menimpa rumah, Babinsa Koramil 10 Sumowono kodim 0714/Salatiga Serka Yamdi dan Serda Bambang beserta warga dan Tim Tanggap Bencana Anggota BPBD Kabupaten Semarang mendatangi dan mengecek secara langsung tanah longsor yg menimpa belakang rumah Dahiman RT 03 RW 04 Dusun Jlegong Desa Ngadikerso Kecamatan Sumowono kejadian terjadi pada pukul 18.00 WIB Selasa (11/01/2022)


Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi korban jiwa nihil kerugian material rumah Dahiman bagian belakang tertimpa timbunan tanah longsor dinding bagian rumah jebol akibat tanah longsor dengan ketinggian 4 m lebar 10 m tergerus guyuran hujan deras ditambah kondisi bangunan kurang kuat dan sudah retak membuat semakin parah kerusakan rumah Dahiman.


Pengecekan lokasi longsor bersama Babinsa dan anggota BPBD Kabupaten Semarang di TKP Dsn Jlegong Ds Ngadikerso Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang.


Babinsa Koramil 10/Sumowono Serka Yamdi dan Serda Bambang langsung bertindak cepat bersama warga untuk segera menyingkirkan longsoran tanah dan memperbaiki kondisi tanah seaman mungkin dengan alat seadanya bersama BPBD Kabupaten Semarang dibantu dengan warga.


Danramil 10/Sumowono Kapten Inf Rahmat secara terpisah menyampaikan, melalui Babinsanya menghimbau agar warga terdampak longsor supaya tetap waspada dan hati-hati kalau-kalau terjadi longsor susulan dan hujan lebat, demi keamanan warga terdampak agar segera mengungsi ketempat saudara atau yang lebih aman, saat ini musim hujan sangat ekstrem, diharapkan seluruh warga selalu waspada dan hati-hati, kalau terjadi hujan lebat disertai angin segera saja cari tempat yang lebih aman,” jelasnya

Babinsa Bandarjo Dampingi Swab Antigen

 



Kabupaten Semarang-Antisipasi agar tidak muncul kluster pembelajaran tatap muka (PTM) khususnya di klaster sekolahan di wilayah Kecamatan Ungaran Barat dilakukan swab antigen secara acak bagi para siswa Siswa Siswi SMK Binus.Selasa (11/01)

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMK Binus ( Bina Nusantara) Jl Kisarino Mangunpranoto Kelurahan Bandarjo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang di hadiri oleh Babinsa Bandarejo Sertu Urip,Bhabinkamtibmas Aipda M Rifa'i SE. MH,Tenaga Medis dari Puskesmas Lerep Gelby Nanda Afrizal Am. Kep,Damasus Ditya Pranata Amd. Kes,Arjun Manora,Guru Pendamping SMK BINUS,serta 30 Siswa BINUS.


Serka Urip di sela pengecekan screening swab antigen covid 19 di SMK Binus mengemukakan,Pengecekan random/acak swab antigen kepada pelajar. Screening Swab Antigen ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penyebaran Covid di sekolah. 


“Babinsa salah satu bagian dari petugas penanganan Covid-19. Untuk itu, hari ini kami mendampingi petugas surveilans puskesmas melakukan swab antigen di SMK Binus ini,” ujarnya.


Sementara itu Danramil 14/Ungaran Kapten Chb Rohzani menambahkan manfaat swab antigen adalah untuk mengetahui apakah terpapar covid atau tidak, Babinsa mengajak warga agar tidak panik dalam menghadapi situasi pandemi ini. Masyarakat diharap selalu melindungi dirinya dan keluarga dengan mentaati apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah

Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Pantau Kegiatan Vaksinasi Anak Di SD Bumen Kecamatan Sumowono

 



Kabupaten Semarang – Kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 salah satunya dengan pelaksanaan vaksinasi, harus mendapat dukungan penuh dari aparat di kewilayahan sebagai ujung tombak dalam mendukung kebijakan tersebut.


Selasa ( 11/ 01/2022 ), Babinsa Bumen Koramil 10 Sumowono Serda Ali Rudianto bersama rekan Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan vaksinasi Sinovack dosis 1 bagi 53 siswa usia 6 s/d 11 tahun di SD Bumen Kecamatan Sumowono.


Sebelum kegiatan Babinsa Bumen  melakukan koordinasi dengan Dr. Okky Widiantoro dari Puskesmas Kecamatan Sumowono selaku penanggung jawab dan Kepala Sekolah SD Bumen Fajar setyono SPd selaku Panitia pelaksanaan vaksinasi, agar dalam pelaksanaanya tetap mematuhi aturan Prokes serta memberikan pendampingan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa yang akan divaksin mengingat usia mereka masih anak-anak, pesan Serda Ali Rudianto.


Dr. Okky Widiantoro dan Fajar Setyono SPd menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Sumowono , ini bisa menjadi motivasi untuk bersama dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19, siap memberikan pendampingan untuk rasa aman dan nyaman bagi pelaksana vaksin maupun anak-anak, ungkapnya.


Ditempat terpisah Danramil 10 Sumowono menyampaikan bahwa dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta wujud dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid 19, diharapkan seluruh jajaran untuk terus melaksanakan sosialiasi disiplin prokes dan vaksinasi terhadap masyarakat.


“Ajak masyarakat untuk disiplin prokes dan melaksanakan vaksinasi, lakukan dengan cara humanis dan jelaskan bahawa vaksin aman dan halal’, jelas Kapten Inf Rahmat.

Babinsa Krandon Lor Dampingi Posyandu

 



Kabupaten Semarang-Salah satu Bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kesehatan masyarakat khususnya bagi ibu hamil dan balita di wilayah binaan, anggota Babinsa Koramil 08/Suruh, Sertu Sarinho mendampingi petugas kesehatan dari Puskesmas Suruh, dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu di Rumah Kadus Jengglong RT 01 RW 01 Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang,Senin (11/01)


Pelayanan Posyandu merupakan kegiatan kesehatan yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan dari Puskesmas, dengan tujuan meningkatkan pelayanan Kesehatan dan gizi balita serta menekan angka kematian ibu hamil. Di tengah masa pandemi Corona, pelayanan posyandu di Desa Krandon Lor, di lakukan dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona. Kegiatan Posyandu yang dilakukan tersebut meliputi penimbangan balita, Imunisasi, pemberian makanan tambahan gizi dan vitamin untuk balita serta pemeriksaan ibu hamil, dalam pelaksanaanya di dampingi oleh Babinsa Krandon Lor

“Pelayanan Posyandu di Desa Krandon Lor, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan masyarakat sadar akan pentingnya mengikuti posyandu untuk menunjang kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan balita, Selaku Babinsa saya akan terus mendampingi setiap kegiatan positif yang mensejahterakan masyarakat,” ujar Babinsa.

Salah satu petugas pelayanan Posyandu mengungkapkan, “Dengan rutin mengikuti kegiatan Posyandu, maka pertumbuhan dan kesehatan akan terkontrol, sehingga angka kematian ibu hamil dapat ditekan dan asupan gizi bagi balita dapat tercukupi. Melalui program Posyandu diharapkan dapat mewujudkan Balita yang sehat dan menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas,”

“Mewakili petugas kesehatan, kami sangat berterimakasih kepada bapak Babinsa, yang telah meluangkan waktu dan aktif mendampingi pelayanan posyandu kepada masyarakat, kehadiranya sangat kami butuhkan guna menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya mengikuti program Posyandu ini,” tutupnya

Danpos Bancak Hadiri Peresmian Sumur Bor

 



Kabupaten Semarang-Danpos Bancak Koramil 04/Bringin Pelda S.Amin  menghadiri peresmian sumur bor bantuan dari  bantuan dari Alumni SMP 1 Ungaran  dan SMA  1 Ungaran  di Dusun Randu Desa Plumutan Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang,Minggu (09/01)

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Ketua ALUMNI SMA Ungaran Kombes Pol Wawan Haripurwanto  SH MM, Camat Bancak Sugeng.SE yang didampingi oleh Babinsa Koramil 4/Bringin Sertu Ansori dan Sertu Hadi,Kapolsek Bringin diwakili Brigadir Agus W,Kades Plumutan Suji,40 orang Alumni SMP 1 dan SMA 1 Ungaran serta tamu undangan.

Dalam sambutannya,Camat Bancak mengatakan bahwa air merupakan kebutuhan dasar manusia. Bantuan sumur bor ini tentunya sangat memberikan manfaat bagi warga Desa Plumutan.

“Untuk itu atas nama masyarakat Plumutan, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kombes Pol Wawan Haripurwanto  SH MM beserta para Alumni SMP 1 dan SMA 1 Ungaran atas bantuan ini, dan apalagi mengingat wilayah ini memang mengalami kesulitan air bersih disaat musim kemarau"pungkasnya.

Program bantuan sumur Bor di harapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 95 Kepala keluarga.

Anggota Koramil 14/Ungaran Barat Karya Bakti, Pasca Bencana Tanah Longsor

 



Kabupaten Semarang-Pamuji, adalah warga  warga Rt 01/Rw 03 Dusun Mrunten Wetan, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang  yang rumahnya terkena musibah atau bencana alam tanah longsor yang terjadi pada hari Kamis(06/01)kemarin.


Berkenaan dengan kejadian tersebut, Danramil 14/Ungaran, Kapten Chb Rohzani bersama anggota  terjun langsung di lokasi melaksanakan karya bakti membersihkan bekas material longsoran yang menimpa rumah Pamuji,Jumat (07/01)


“Karya bakti hari ini adalah tindak lanjut dari kemarin yang mana beserta unsur terkait dan masyarakat terjun ke lokasi untuk membantu mengatasi dan mengamankan lokasi terdampak longsor ini, ” kata Danramil kepada Tim Penerangan Kodim 0714/Salatiga saat di lokasi


Kapten Chb Rohzani menjelaskan, ” Inilah wujud kepedulian kami terhadap warga. Dengan kita senantiasa tanggap terhadap kejadian yang ada di wilayah binaan, diharapkan bisa meminimalisir kerugian yang terjadi akibat bencana, ” Ujarnya saat memimpin pembersihan material longsoran yang menimpa rumah milik Pamuji..

Akibat air hujan yang sangat lebat sehingga mengakibatkan tebing di sekitarnya longsor sehingga menimpa sebagian rumah Pamuji,Selaian anggota Koramil Ungaran,tampak warga Mrunten wetan bersama relawan juga ikut membantu karya bhakti ini.

Kades Kalisidi mengatakan Kerja bakti ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan hubungan antara TNI dengan rakyat terjalin semakin baik. Kepedulian Babinsa dengan warga di wilayah binaan tetap terjaga.

Ia berharap kehadiran anggota TNI membuat warga desa semakin semangat dalam bekerja bakti.

Selain Karya Bhakti,Koramil 14/Ungaran juga melaksanakan Bahkti Sosial pemberian bantuan berupa Semen, sembako dan uang kepada Pamuji.

Dandim Hadiri Kegiatan BIAS

 



Salatiga-Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada,S.I.P menghadiri Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Vaksin yang di selenggarakan oleh Polres Salatiga.Jumat (07/01)

Kegiatan yang diselenggarakan di SDN Salatiga 02 Jl.Diponegoro No.12  Kelurahan Salatiga , Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga ini turut di hadiri oleh Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardianan SH.S.IK, M.Si,Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraidah  M Kes,Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Yuni Ambarwati SHSH,Kabag Ops polres Salatiga Kompol Budi Yuwono Fajar Wisnu Nugroho Sip MH, Kelapa SDN 02 Salatiga,Kasi Dokkes Polres Salatiga IPDA Dr Muhammad Abdul Rahmad ,serta Kepala Puskesmas Sidorejo Dr.Adrian beserta anggota.

Adapun pemberian Imunisasi  Measles Rubella (MR) dan Difteri Tetanus (DT) kepada 168 anak,sedangkan untuk Vaksin Sinovac Tahap I diberikan kepada 150 anak.

Pelaksanaan vaksinasi dan imunisasi ini dipimpin langsung oleh Dr.Adrian yang dibantu 5 tenaga kesehatan dari personel puskesmas Sidorejo Lor.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan Imunisasi tersebut antara lain adalah untuk mencegah measles (campak) dan rubella (campak Jerman). Campak dan rubella disebabkan infeksi virus yang berbeda, tetapi sama-sama bisa menular melalui udara yang terkontaminasi virus.

Kegiatan vaksinasi tersebut merupakan program nasional yang diadakan setiap tahun,Pelaksanaan program. Pelaksanaan program BIAS di masa pandemi Covid 19 menjadi tantangan tersendiri sehingga membutuhkan dukungan semua pihak, baik Puskesmas, sekolah, dan orang tua. Selain itu dalam pelaksanaannya, petugas bersama tim medis juga menerapkan protokol kesehatan.

Program  BIAS ini untuk memberikan perlidungan kepada anak-anak usia SD sederajat terhadap penyakit campak-rubela, difteri tetanus dan tetanus difteri agar anak yang di imunisasi menjadi SDM yang berkualitas.

Tingkatkan Sinergitas, Polsek dan Koramil 16/Tingkir Adakan Olah Raga Bersama

 



Salatiga-Banyak cara untuk meningkatkan sinergitas antara anggota TNI dan Polri. Kegiatan olah raga bersama sering dilakukan dua instansi ini untuk mengakrabkan sesama anggota maupun unsur pimpinan keduanya. 

Seperti dilakukan Koramil 16/Tingkir bersama Polsek Tingkir yang berolah raga bersama di Halaman Polsek Tingkir Kecamatan Tingkir Tengah Kota Salatiga,Jumat (07/01)  


"Guna menjaga dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri, Koramil dan Polsek Tingkir melaksanakan olah raga bersama ini. Anggota Polsek Tingkir yang dipimpin Kapolsek Kompol Edi Hartono SH MH,dengan penuh keakraban. Danramil 16/Tingkir Kapten Inf Untung Harjanto datang dan bersilaturahmi ke MapolsekTingkir dan langsung mengadakan olah raga bersama kami," kata Kapolsek.


Danramil 16/Tingkir menambahkan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri di Tingkir akan memberikan rasa aman bagi seluruh warga. "Maksud kegiatan ini adalah untuk menambahkan keakraban dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri yang kuat dan solid untuk bersama menjaga kondusifitas Kamtibmas wilayah Kecamatan Tingkir sambungnya.


Selain melaksanakan olah raga bersama berupa Cabor Bola Voli,kegiatan ini juga merupakan syukuran kenaikan pangkat Wakapolsek dan Panit Reskrim  Polsek Tingkir.

Babinsa Dan Masyarakat Kerja Bakti Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni(Rtlh)

 



Kabupaten Semarang-Rumah Tidak Layak Huni yang selanjutnya disingkat RTLH adalah rumah yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas bangunan, dan kesehatan penghuni.

RTLH menjadi prioritas karena rumah layak adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Rumah sebagai tempat tinggal, tidak hanya sebatas sebagai tempat berteduh semata tetapi juga sebagai media interaksi sosial keluarga.

Berkaitan dengan hal tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap warga di wilayah binaannya,Babinsa Bejilor Koramil 08/Suruh Sertu Sujari melaksanakan Karya Bhakti RTLH di Desa Bejilor,Jumat (07.01)

Rumah milik Rusmi (60)warga Dusun Krajan II RT 18 RW 04 Desa Bejilor Kecamatan Suruh,Kabupaten Semarang ini pembangunannya sudah mencapai 50%.

Dikatakan oleh Sertu Sujari Kegiatan kerja bakti nyata sekaligus penguatan paradigma kemanunggalan TNI dan Rakyat. kegiatan Kerja bakti sebagai implementasi dari kegiatan Binter Koramil 08/Suruh yang sudah menjadi bagian dari tugas pokok TNI AD. Khususnya membantu kesulitan masyarakat.

"Sudah menjadi tugas seorang Babinsa adalah melaksanakan pembinaan teritorial, bersama warga binaan melaksanakan kegiatan kerja bakti Pembangunan RTLH semangat gotong royong yang akan mewujudkan masyarakat yang madani serta peduli Terhadap Semangat Gotong – royong di wilayah Desa Bejilor"tegasnya.

Kepala Dusun Krajan II Jumroni menuturkan kegiatan kerja bakti sangat positif sekali,apalagi Bapak Babinsa  turun langsung bersama sama warga, menjadikan motivasi dan semangat dalam karya bakti warga masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Babinsa yang telah peduli dan memberi contoh dalam kegiatan tersebut di desa binaan.

"Dengan harapan kerja bakti ini bisa berlanjut dan berkesinambungan serta diagendakan setiap kegiatan supaya kegiatan lekas selesai  sehingga dapat dipergunakan oleh warga yang rumahnya baru diperbaiki ,inilah pentingnya Gotong Royong"tandasnya.

Komsos Babinsa Tengaran Ke Pelaku UMKM

 



Kabupaten Semarang-Tidak ada yang mengira jika di Desa yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Semarang,-/+ 13,8 km 30 menit, memiliki industri yang memproduksi keripik tempe dengan omset cukup perspektif.

Muin (50) dibantu keluarganya, seorang pengrajin keripik tempe asal Dusun Tengaran Kulon Desa Tengaran Kabupaten Semarang mengaku merintis usahanya tersebut sekitar dua tahun lalu.

Sebelumnya Muin memiliki usaha Bengkel pengecatan mobil,tapi semenjak adanya pandemi 2 tahun lalu penghasilannya menurun drastis,maka dari itu ia putar otak bagaimana caranya menambah penghasilan buat keluarganya.

“Awalnya kecil-kecilan, Pak. Kini mulai dikenal banyak orang dari luar desa di Kecamatan Tengaran dan sekitarnya. Lumayan untuk tambah-tambah penghasilan keluarga,” ucapnya.

Sedangkan untuk pemasarannya sendiri dirinya mengatakan,Kripik Tempe hasil olahan keluarga nya itu di kirimkan ke Pasar Pasar Tradisional yang ada di Ampel, Kembangsari dan Salatiga.

Ditanya harga per 1 Kg, ia mengaku menjualnya  Rp.25.000-50.000,-.

Selain Kripik Tempe,Muin beserta keluarganya juga menjualan penganan olahan lainnya seperti,Atos atos,Keripik Labu dan Talas.

Babinsa Tengaran Koramil 06/Tengaran Serka Kulafak saat menyambangi rumah Muin mengatakan Ini merupakan salah satu bentuk pembinaan dari kita TNI sekaligus dalam membangun komunikasi dengan masyarakat,Kerupuk  tempe,merupakan salah satu makanan ringan yang mengandung protein tinggi khas dari Indonesia yang gampang di temui.

"Saya salut dengan apa yang dilakukan oleh pak Muin ini,saat awal pandemi usaha bengkel yang dijalankannya terkena dampaknya,tapi beliau tidak menyerah dan tetap berusaha bagaimana menghidupi keluarganya"ujarnya.

Alhamdulillah dengan usaha pembuatan keripik Tempe dan penganan lainnya saat ini pak Muin sudah dapat memenuhi kebutuhan keluarganya,meskipun usaha bengkel pengecatan mobil masih dijalankan juga.tambah Kulafak.

"Kendala yang dihadapi pak Muin saat ini adalah perlunya suntikan modal untuk usaha ini,maka dari itu kedepannya saya akan berupaya untuk berkoordinasi dengan perangkat desa Tengaran agar dapat memperhatikan nasib pelaku UMKM ini"tegasnya

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Babinsa Koramil 10/Sumowono Aktif Lakukan Pendampingan

 




Kabupaten Semarang - Vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di Kecamatan Sumowono mulai digencarkan. Hal tersebut, ditandai dengan pemberian vaksin untuk pertama kalinya pada siswa SD Negeri 01 dan 03 Ds Kebunagung Kecamatan Sumowono.


Upaya guna mensukseskan proses vaksinasi tersebut Babinsa Koramil 10/Sumowono Kodim 0714 Salatiga selalu aktif melakukan pendampingan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun.


Serda Bambang Babinsa Koramil 10/Sumowono mengatakan vaksinasi anak usia 6 tahun sampai 11 tahun diberikan sebanyak dua kali dengan menggunakan vaksin jenis Sinovac dan kali ini di SD Negeri 01 dan 03 Kebunagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Kamis (06/01/2022).


“Adapun jarak pemberian vaksin dosis kedua adalah paling sedikit 28 hari setelah disuntikannya dosis pertama”, Ungkap Babinsa.


“Anak-anak yang mau divaksin didampingi oleh masing masing orang tua atau wali dengan membawa Kartu Keluarga (KK) atau dokumen apa saja yang memperlihatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)”, Pungkas Serda Bambang


Lebih lanjut dijelaskan oleh babinsa bahwa aktualisasi tersebut sangat bagus karena sekarang anak-anak mulai kembali belajar tatap muka. Menurutnya, para orang tua tidak perlu khawatir terkait keamanan, karena dipastikan pemerintah telah melakukan kajian sehingga kualitasnya terjamin.


“Orang tua harus mengizinkan anaknya untuk vaksin, karena hal itu termasuk syarat agar anaknya dapat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dengan divaksinnya sang anak, maka kekebalan tubuhnya terjaga.


Terlebih, sekarang angka Covid-19 di Indonesia sudah turun. Oleh karena itu, vaksin untuk anak harus segera diberikan agar tidak terjadi lagi angka kenaikan Covid-19,” tuturnya

Babinsa Koramil 02/Pabelan Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

 



Kabupaten Semarang – Dalam upaya mempercepat tercapainya  Herd immunity serta pencegahan penyebaran Covid-19, Babinsa Koramil 02/Pabelan Kodim 0714/Salatiga Sertu Ari Kusworo dan Batiwanmil koramil 02/Pabelan Peltu (K) Gondo Setyowati mendampingi pelaksanaan kegiatan serbuan Vaksinasi Covid-19 di wilayah binaannya.


Bertempat di SDN Pabelan Dusun Karangrejo Rt 01 Rw 02 Desa Pabelan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang  Pelaksanaan kegiatan serbuan vaksinasi tersebut menyasar para siswa usia 6-11 tahun Kamis (06/01/22)


Sertu Ari Kusworo mengatakan vaksinasi ini merupakan salah satu upaya yang dinilai sangat efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19  yang keberadaannya masih terus berlangsung hingga saat ini.


“Kegiatan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun ini, diharapkan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik, sekaligus bisa terhindar dari penyebaran virus Covid-19,” kata Babinsa Pabelan  disela kegiatan vaksinasi.


Menurutnya vaksin Covid-19 sangat diperlukan, mengingat infeksi virus Covid-19 memiliki resiko dan penularan yang tinggi Oleh sebab itu, dibutuhkan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh yaitu melalui vaksinasi.


Batiwanmil Koramil Pabelan  Peltu (K) Gondo Setyowati menambahkan, bahwasannya hari ini Sebanyak 97 anak siswa SDN Pabelan  menerima vaksin jenis Sinovac Dosis I  yang dilakukan oleh tim vaksinator dari Tenaga Kesehatan Puskesmas Pabelan 


Serbuan vaksinasi disasarkan kepada anak usia 6-11 tahun untuk menciptakan Herd Immunity dimasa pandemi, guna mendukung kegiatan anak-anak dalam melakukan kegiatan belajar secara tatap muka. Kita Bersama Stakeholder atau Guru pendamping  terjun dilapangan sekaligus memberikan support agar anak-anak termotivasi untuk melakukan vaksinasi.


Kita selalu menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 5M dalam kehidupan sehari-hari “Agar masyarakat selalu menjaga kesehatan diri dan keluarga. Ingat, tetap patuhi protokol kesehatan, karena Covid-19 belum berakhir, harus tetap waspada,” tegasnya

Peran Serta Babinsa Pledokan Dalam Program Vaksinasi Anak

  Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun tahap 1 bersama para petugas kesehatan P...