Salatiga – Komandan Kodim 0714 / Salatiga, Letkol Inf Prayoga erawan meresmikan Musholla Nur Rochim yang ada di lingkungan Koramil 02/Pabelan, Kodim 0714/Salatiga,Semarang, Kamis (27/6/2019) pagi.
Pada kesempatan tersebut, Dandim menyatakan bahwa sejak kecil selalu teringat pesan Ayahnya " bahwa hidup itu harus membawa kebaikan dan manfaat bagi orang lain".
Dalam kaitannya dengan pembangunan mushola tersebut, Dandim menilai bahwa apa yang telah diperbuat anggotanya, termasuk Danramil 02 / Pabelan Kapten Inf Mulyo budi luhur dan anak buahnya adalah membawa kebaikan dan manfaat bagi warga Koramil maupun sekitar.
“Dengan hadirnya mushola di lingkungan markas Koramil, maka saya yakin atas iman dan taqwa prajurit Koramil 02 / Pabelan ini, Sebagai modal landasan hidup manusia bilamana akan menggapai suatu kesuksesan. Karena kedekatan terhadap Sang Pencipta yang disertai doa dan ibadah menjadi kunci sukses hidup di dunia maupun akhirat,” ungkap Dandim.
Nama Nur Rochim, menurut KH Asyrofi juga bisa diartikan sebagai Cahaya kasih sayang. Oleh karena itu, harapan Kyai haji Asyrofi, Semoga keberadaan mushola ini bisa membawa semua prajurit dan jamaahnya ke masa depan yang cerah, di cintai rakyat dan mencintai rakyatnya.
Sementara Danramil 02/Pbl,Kapten Inf Mulyo, menceritakan ikhwal pembangunan musholla, Saat Anggota mau melaksanakan sholat terpaksa dilakukan di ruang kerja Danramil.
Sejak itu Danramil berkeinginan membuat mushola yang representatif untuk ibadah sholat. Bangunan mushola yang berbentuk mirip masjid kecil itu pun akhirnya selesai dalam waktu 50 hari. Pembangunan disokong dari masyarakat, polsek pabelan, termasuk kecamatan pabelan, dan warga lainya.
Keberadaan mushola Nur Rochim Koramil 02/Pabelan, justru memberi manfaat yang cukup penting. Masyarakat sekitar dan mereka yang melintas sering memanfaatkan mushola sebelum secara resmi diresmikan.
“Melihat ada kubahnya kecil justru langsung jadi jujugan untuk sholat maupun sekadar memanfaatkan kamar mandinya untuk cuci muka atau pelatarannya untuk istirahat,” kata Kapten Inf Mulyo BL.
Kamis, 27 Juni 2019
Jumat, 21 Juni 2019
Kasdim Lepas 20 Orang Anggota Saka Wira Kartika Kodim 0714/Salatiga
Salatiga- Saka Wirakartika Kodim 0714/salatiga mengikuti perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) Kodam IV/Dip, yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at-Minggu (21-23/06) di Sekolah Calon Tamtama RINDAM IV/Dip Gombong Kab. Kebumen Jawa Tengah.
Dalam kegiatan ini diikuti oleh anggota Saka Wirakartika Kodim 0714/Salatiga sebanyak 26 orang, terdiri dari 2 pinkon, 6 pembina pendamping dan 20 peserta yang berasal dari berbagai SMA/SMK/MA kota Salatiga dan Kab. Semarang, yang tergabung di Saka Wirakartika Kodim 0714/ Salatiga.
Pemberangkatan peserta pada Kamis (20/06) di halaman Kodim 0714/Salatiga, oleh Kasdim Mayor kav Burhanuddin.ST, didampingi oleh Pasiter Kapten Inf Untung Harjanto, beserta para pembina pendamping.
Kasdim menyampaikan untuk mengikuti segala kegiatan yang sudah disiapkan dengan sebaik-baiknya dan selalu bersungguh-sungguh dalam berkegiatan.
"Seluruh kegiatan yang ada adalah menjadi kebutuhan kita semua yang sangat penting dan berguna bagi pembentukan kita sebagai Pramuka dan pemuda pada umumnya, agar menjadi manusia yang berguna pada masa yang akan datang" Pesannya
Pada kesempatan tersebut Pasiter menyampaikan arahan bahwa, peserta yang diberangkatkan adalah yang terbaik dari 60 anggota Saka Wirakartika Kodim 0714/Salatiga yang ada, oleh karena itu, harus bisa menunjukkan kemampuan yang terbaik karena membawa nama baik Kodim dan sekolah masing-masing. Dalam berkegiatan selalu utamakan kesolidan team, jangan mengedepankan egoisme masing-masing, jangan lupa selalu berdoa
Pemberangkatan Sakawira Kartika Kodim 0714/Salatiga
Salatiga- Saka Wirakartika Kodim 0714/salatiga mengikuti perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) Kodam IV/Dip, yang akan dilaksanakan pada hari Jum'at-Minggu (21-23/06) di Sekolah Calon Tamtama RINDAM IV/Dip Gombong Kab. Kebumen Jawa Tengah.
Dalam kegiatan ini diikuti oleh anggota Saka Wirakartika Kodim 0714/Salatiga sebanyak 26 orang, terdiri dari 2 pinkon, 6 pembina pendamping dan 20 peserta yang berasal dari berbagai SMA/SMK/MA kota Salatiga dan Kab. Semarang, yang tergabung di Saka Wirakartika Kodim 0714/ Salatiga.
Pemberangkatan peserta pada Kamis (20/06) di halaman Kodim 0714/Salatiga, oleh Kasdim Mayor kav Burhanuddin.ST, didampingi oleh Pasiter Kapten Inf Untung Harjanto, beserta para pembina pendamping.
Kasdim menyampaikan untuk mengikuti segala kegiatan yang sudah disiapkan dengan sebaik-baiknya dan selalu bersungguh-sungguh dalam berkegiatan.
"Seluruh kegiatan yang ada adalah menjadi kebutuhan kita semua yang sangat penting dan berguna bagi pembentukan kita sebagai Pramuka dan pemuda pada umumnya, agar menjadi manusia yang berguna pada masa yang akan datang" Pesannya
Pada kesempatan tersebut Pasiter menyampaikan arahan bahwa, peserta yang diberangkatkan adalah yang terbaik dari 60 anggota Saka Wirakartika Kodim 0714/Salatiga yang ada, oleh karena itu, harus bisa menunjukkan kemampuan yang terbaik karena membawa nama baik Kodim dan sekolah masing-masing. Dalam berkegiatan selalu utamakan kesolidan team, jangan mengedepankan egoisme masing-masing, jangan lupa selalu berdoa
Ibu Supriyati Di Mata Babinsa
Tiada kata menyerah dalam kamus hidup Supriyati (57). Wanita paruh baya tersebut itu masih setia dengan profesi sebagai pemecah batu sejak yang telah ia lakoni sejak lama. Tekadnya untuk membantu suami menghidupi naknya lebih keras dibanding batu yang ia pecah saban hari.
Supriyati yang merupakan warga dusun Bulu desa Kandangan kecamatan Bawen,Kabupaten Semarang ini meskipun tidak lagi muda tetapi tidak menyurutkan tekadnya untuk bekerja keras,baginya hal ini lebih baik dan terhormat dibandingkan harus memilih jalan pintas untuk mendapatkan uang.
Hal tersebut diungkapkanya ketika Babinsa Kandangan Koramil 13/Bawen menyambangi nya dan membantu pekerjaannya tersebut,Kamis (20/06)"Ini bukan pekerjaan mudah dan banyak risikonya. Kadang serpihan batu kecil yang dipukul tanpa sengaja memantul ke kening.,Alat yang digunakan untuk membelah batu juga alat-alat keras seperti, palu"
"Batu sangat keras dan berat, tetapi di balik kerasnya batu ada berkah. Pekerjaan memecah batu memang bukan pekerjaan mudah, tidak semua orang suka dengan pekerjaan ini. Sedangkan buat saya, tentu sangat mencintai pekerjaan ini karena dari pekerjaan ini saya hidup,” katanya lagi
"Saya salut dengan kekuatan Tekad dari ibu Supriyati yang dengan setia dan tekun menggeluti pekerjannya yang memang tidak mudah dilakukan apalagi beliau seorang wanita paruh baya,tetapi kecintaanya kepada keluarga yang membuat semangatnya terus ada" Ungkap Sertu Heri.
Batu batu hasil pecahan Supriyati tersebut nantinya akan dikumpulkan dan dijual dan dijadikan campuran pengecoran yang digunakan untuk pembuatan jalan.
Kamis, 20 Juni 2019
Pelda Bahroddin Ikuti sosialisasi progam konsolidasi tanah (KT)
Tak kurang dari 180 warga Kauman Kidul mengikuti sosialisasi progam konsolidasi tanah (KT) yang di gelar oleh Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) kota Salatiga di Aula kantor kelurahan Kauman Kidul Jln. Ki Getas No 13 Sidorejo Salatiga, Selasa (18/6/2019) kemarin.
Sosialisasi tersebut menjelaskan terkait Konsolidasi Tanah yang masuk dalam program reforma agraria (Land Reform) Tahap III.
Selain dihadiri 180 warga Kauman Kidul yang tanahnya masuk dalam konsolidasi tanah tahap III tahun anggaran 2019, turut hadir dalam acara ini yakni Lurah Kauman Kidul Juwandi, S.E., Pelda Bahroddin dari Koramil 01/Kota Kodim 0714/Salatiga, Kapolres Salatiga diwakili oleh Kanit 3 Satreskrim Polres Salatiga Iptu Kusyono, S.H., M.H.
Kepala BPN Kota Salatiga, Drs. Sumanto, SH, disela acara mengatakan, Sejatinya program konsolidasi tanah ini adalah dari rakyat dan akan kembali ke rakyat dan Negara hanya memfasilitasi saja.
"Bisa dilihat sejak konsolidasi tanah tahap I tahun 2017 dan tahap II tahun 2018 kemarin, masyarakat Kauman Kidul sudah banyak merasakan manfaatnya. Dan di tahun 2019 ini merupakan tahap lanjutan untuk menjadikan Kauman Kidul sebagai desa agrowisata,"kata Sumanto.
Sumanto bahwa menjelaskan, Usai sosialisasi ini, selanjutnya akan dilakukan pengukuran dan pematokan batas tanah lalu di serahkan kepada pokja agar bisa di musyawarahkan lebih lanjut dengan warga mengenai desain penataannya. Jika semua sudah disetujui maka BPN akan mengajukan ke Pemkot Salatiga untuk segera dilakukan pembangunan infrastruktur.
"Target kita bulan Desember 2019 ini semua sudah selesai. Supaya Kauman Kidul ini segera tertata dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakatnya,"tandas Sumanto.
Menanggapi adanya progam KT tersebut, IPTU Kusyono selaku mewakili Polres Salatiga mengungkapkan, pihaknya mendukung sepenuhnya program ini (KT) dan sangat terbuka bagi masyarakat melalui pokja dalam hal tehnis pelaksanaan koordinasi dan konsultasi.
"Konsolidasi tanah ini sangat baik karena tidak hanya ditata dan disertifikatkan tetapi juga dibangunkan sarana dan prasarana serta fasilitas wisata untuk kebaikan warga kedepan. Polres sangat mendukung program ini supaya Kauman Kidul menjadi maju dan menjadi percontohan di Salatiga," ungkap Iptu Kusyono.
Sementara itu, Sarmin salah satu peserta Konsolidasi Tanah tahap III tahun anggaran 2019, menyambut baik dan sangat antusias.
Menurutnya, konsolidasi tanah tahap III ini memang sudah dirasakan hasil yang menguntungkan dari program sebelumnya, yakni I dan II.
"Sebagai warga sangat setuju dan mendukung sekali. Karena terbukti bisa menghidupkan perekonomian warga. Hanya saja infrastruktur masih perlu disentuh oleh Pemkot. Warga sudah suka rela memberikan sebagian tanahnya, makanya Pemkot seharusnya juga mempercepat pembangunan infrastrukturnya. Biar lebih greget," ujar Sarmin
Cegah Penggunaan Narkoba,Anggota Kodim Salatiga Laksanakan Tes Urine
Salatiga,_Peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan sampai kurun waktu saat ini, pimpinan sudah mengeluarkan edaran ST terkait pencegahan dan peredaran narkoba, indonesia merupakan negara yang dijadikan obyek sasaran peredaran narkoba oleh negara luar
“Pimpinan angkatan darat sudah mewanti wanti tentang bahaya narkoba,narkoba dapat menghancurkan mental dan karakter anak generasi muda yang sudah tercekoki dengan narkoba di lingkungan sekitar,tugas kita TNI membantu masyarakat untuk pencegahan dan peredaran narkoba,seharunya dibuat penegakan hukum yang tegas jangan setengah –tengah”
Hal tersebut disampaikan oleh Mayor Kav Burhanuddin.ST disaat memberikan sambutan dihadapan 250 orang anggota TNI dan PNS Kodim 0714/Salatiga pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan,pemberantasan,penyalah gunaan dan Peredaran gelap Narkoba(P4GN) di aula Kodim 0714/Salatiga Jalan Diponegoro No 35 Salatiga.
Sosialisasi tentang apa itu NAPZA dan Bahaya penggunaan serta pengaruh NAPZA disampaikan oleh Petugas BNK Salatiga Ibu Ani Rahayuningsih.
NAPZA adalah suatu pola perilaku di mana seseorang menggunakan obat-obatan golongan narkotika, psikotoprika, dan zat aditif yang tidak sesuai fungsinya. Penyalahgunaan NAPZA umumnya terjadi karena adanya rasa ingin tahu yang tinggi, yang kemudian menjadi kebiasaan. Selain itu, penyalahgunaan NAPZA pada diri seseorang juga bisa dipicu oleh masalah dalam hidupnya atau berteman dengan pecandu NAPZA.
1. Depresant, yaitu mengendurkan atau mengurangi aktivitas atau kegiatan susunan syaraf pusat, sehingga dipergunakan untuk menenangkan syaraf seseorang untuk dapat tidur/istirahat.
2. Stimulant, yaitu meningkatkan keaktifan susunan syaraf pusat sehingga merangsang dan meningkatkan kemampuan fisik seseorang.
3. Halusinogen,yaitu menimbulkan perasaan-perasaan yang tidak riel atau khayalan-khayalan yang menyenangkan.
“Itulah pengaruh pengaruh yang ditimbulkan bagi seseorang yang menyalah gunakan penggunaan obat obatan terlarang, selain itu Seseorang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, kemungkinan besar tubuhnya akan rusak, sehingga pada ujungnya akan berdampak pada kematian” tambahnya.
Setelah kegiatan Sosialisasi dilanjutkan Tes Urine yang dilaksanakan oleh seluruh anggota Kodim 0714/Salatiga.(Pendim0714)
Sosialisasi P4GN Dan Tes Urine Bagi Anggota Kodim
Peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan sampai kurun waktu saat ini, pimpinan sudah mengeluarkan edaran ST terkait pencegahan dan peredaran narkoba, indonesia merupakan negara yang dijadikan obyek sasaran peredaran narkoba oleh negara luar
“Pimpinan angkatan darat sudah mewanti wanti tentang bahaya narkoba,narkoba dapat menghancurkan mental dan karakter anak generasi muda yang sudah tercekoki dengan narkoba di lingkungan sekitar,tugas kita TNI membantu masyarakat untuk pencegahan dan peredaran narkoba,seharunya dibuat penegakan hukum yang tegas jangan setengah –tengah”
Hal tersebut disampaikan oleh Mayor Kav Burhanuddin.ST disaat memberikan sambutan dihadapan 250 orang anggota TNI dan PNS Kodim 0714/Salatiga pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan,pemberantasan,penyalah gunaan dan Peredaran gelap Narkoba(P4GN) di aula Kodim 0714/Salatiga Jalan Diponegoro No 35 Salatiga.
Sosialisasi tentang apa itu NAPZA dan Bahaya penggunaan serta pengaruh NAPZA disampaikan oleh Petugas BNK Salatiga Ibu Ani Rahayuningsih.
NAPZA adalah suatu pola perilaku di mana seseorang menggunakan obat-obatan golongan narkotika, psikotoprika, dan zat aditif yang tidak sesuai fungsinya. Penyalahgunaan NAPZA umumnya terjadi karena adanya rasa ingin tahu yang tinggi, yang kemudian menjadi kebiasaan. Selain itu, penyalahgunaan NAPZA pada diri seseorang juga bisa dipicu oleh masalah dalam hidupnya atau berteman dengan pecandu NAPZA.
1. Depresant, yaitu mengendurkan atau mengurangi aktivitas atau kegiatan susunan syaraf pusat, sehingga dipergunakan untuk menenangkan syaraf seseorang untuk dapat tidur/istirahat.
2. Stimulant, yaitu meningkatkan keaktifan susunan syaraf pusat sehingga merangsang dan meningkatkan kemampuan fisik seseorang.
3. Halusinogen,yaitu menimbulkan perasaan-perasaan yang tidak riel atau khayalan-khayalan yang menyenangkan.
“Itulah pengaruh pengaruh yang ditimbulkan bagi seseorang yang menyalah gunakan penggunaan obat obatan terlarang, selain itu Seseorang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, kemungkinan besar tubuhnya akan rusak, sehingga pada ujungnya akan berdampak pada kematian” tambahnya.
Setelah kegiatan Sosialisasi dilanjutkan Tes Urine yang dilaksanakan oleh seluruh anggota Kodim 0714/Salatiga.(Pendim0714)
Babinsa Papringan Halal Bihalal Bersama Muspika Kaliwungu
Setelah sebulan berpuasa, seluruh umat Muslim bersukacita menyambut datangnya hari kemenangan. Hari Raya Idul Fitri merupakan saat yang tepat bagi seluruh umat Islam untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Hal tersebut sudah menjadi tradisi yang terus dilestarikan oleh masyarakat Indonesia.
Dalam suasana Idul Fitri Kantor Kecamatan Kaliwungu menggelar acara Halal Bihalal pada hari Selasa, 18 Juni 2019, di Aula kantor Kecamatan Kaliwungu kabupaten Semarang , Acara tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kaliwungu, Kepala UPT se-Kecamatan Kaliwungu, Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Kaliwungu, Perangkat Desa, serta seluruh pegawai di lingkungan Kecamatan Kaliwungu.
Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan sambutan oleh Camat Kaliwungu Drs. M. Nizar Dalam kesempatan tersebut, Camat Kaliwungu membuka acara halal bihalal dengan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, serta mohon maaf lahir dan batin.
Setelah pembacaan doa, seluruh undangan masuk ke acara inti dari Halal Bihalal tersebut, yaitu bersalam-salaman dan saling bermaafan. (Pendim0714)
Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) Desa Siaga
Salatiga,_Desa siaga merupakan strategi baru pembangunan kesehatan. Desa siaga lahir sebagai respon pemerintah terhadap masalah kesehatan di Indonesia yang tak kunjung selesai. Tingginya angka kematian ibu dan bayi, munculnya kembali berbagai penyakit lama seperti tuberkulosis paru, merebaknya berbagai penyakit baru yang bersifat pandemik seperti SARS, HIV/AIDS dan flu burung serta belum hilangnya penyakit endemis seperti diare dan demam berdarah merupakan masalah utama kesehatan di Indonesia.
Kaitannya dengan hal tersebut Babinsa Kel.Gondoriyo Koptu Sumerat menghadiri Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) Desa siaga kesehatan yang diadakan oleh Puskesmas Kec.Jambu di Aula kel.Gondoriyo Kec.Jambu,MMD ini juga dihadiri oleh Lurah Gondoriyo,Babinkamtibmas Brigadir Ismoyo serta Bidan dari Puskesmas Jambu.
Disampaikan oleh Lurah Gondoriyo bahwa tujuan pengembangan desa siaga kesehatan adalah terwujudnya masyarakat desa yang sehat, peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayahnya.
“Sehingga diharapkan masyarakat desa Gondoriyo ini khususnya lebih sadar untuk melaksanakan pola hidup sehat,baik kesehatan pribadi maupun kesehatan lingkungan,tentunya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar”tambahnya.(Pendim0714)
Selamatan Dalam Rangka Pembangunan Musholla Koramil 03/Getasan
Salatiga,Sebagai umat beragama tentunya kita tidak mungkin untuk tidak menjalankan kewajiban kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,kewajiban itu adalah beribadah sesuai dengan keyakinan yang kita anut,Tempat ibadah adalah sarana bagi umat beragama untuk menjalankan kewajiban tersebut,Koramil 03/Getasan menyadari akan pentingnya tempat ibadah tersebut,pembangunan Mushala di lingkungan kantor Koramil mulai dikerjakan oleh personel Koramil 03/Getasan,Selasa (18/06)
Secara bergotong royong mereka membangun Mushala yang di gagas oleh Danramil 03/Getasan Kapten Inf Hermanus, dikatakan bahwa Tujuan di bangunnya musholla menurut Danramil 03/Getasan untuk Mengajak kepada para anggota agar selalu meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.
"supaya dalam melaksanakan tugas diberi kelancaran dan kesuksesan dan dalam proses pelaksanaan pembangunan Mushola koramil-03/ Getasan, dimana Koramil kita adalah koramil yang belum mempunyai sarana ibadah, semoga kedepan Mushola ini dapat bermanfaat bagi kita dan warga sekitar kantor koramil" tambahnya
Sebelum memulai pembangunan Mushala,Batituud Pelda Sutari,Anggota Koramil serta beberapa orang warga melaksanakan selamatan,yang bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran dalam pembangunan
Pembangunan Musholla Koramil 03/Getasan Dikerjakan Secara Gotong Royong Bersama Warga
Salatiga,Sebagai umat beragama tentunya kita tidak mungkin untuk tidak menjalankan kewajiban kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,kewajiban itu adalah beribadah sesuai dengan keyakinan yang kita anut,Tempat ibadah adalah sarana bagi umat beragama untuk menjalankan kewajiban tersebut,Koramil 03/Getasan menyadari akan pentingnya tempat ibadah tersebut,pembangunan Mushala di lingkungan kantor Koramil mulai dikerjakan oleh personel Koramil 03/Getasan,Selasa (18/06)
Secara bergotong royong mereka membangun Mushala yang di gagas oleh Danramil 03/Getasan Kapten Inf Hermanus, dikatakan bahwa Tujuan di bangunnya musholla menurut Danramil 03/Getasan untuk Mengajak kepada para anggota agar selalu meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.
"supaya dalam melaksanakan tugas diberi kelancaran dan kesuksesan dan dalam proses pelaksanaan pembangunan Mushola koramil-03/ Getasan, dimana Koramil kita adalah koramil yang belum mempunyai sarana ibadah, semoga kedepan Mushola ini dapat bermanfaat bagi kita dan warga sekitar kantor koramil" tambahnya
Sebelum memulai pembangunan Mushala,Batituud Pelda Sutari,Anggota Koramil serta beberapa orang warga melaksanakan selamatan,yang bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran dalam pembangunan.
”Generasi Muda Adalah Pemegang Tongkat Estafet Kepemimpinan”
Salatiga,Di era globalisasi saat ini atau dengan kata lain bisa disebut sebagai Era Digital,kemajuan dan kecanggihan tekhnologi serta informasi nyaris tak terbendung,dan generasi muda lah sebagai “konsumen”terbesar di Negara kita ini,dengan mudahnya budaya asing masuk melalui televisi serta media sosial lainnya yang dapat dengan mudah merubah cara berpikir dan berperilaku para remaja tersebut,bahkan dikalangan anak anak pun juga sudah terpengaruh.Apabila hal ini tidak kita cegah maka budaya ketimuran ataupun rasa Nasionalisme akan mudah terkikis atau mungkin bahkan hilang sama sekali.
Kodim 0714/Salatiga tidak tinggal diam melihat fenomena tersebut,melalui Perwira Seksi Teritorial/Pasiter Kapten Inf Untung Harjanto memberikan penyuluhan serta materi Wawasan kebangsaan bagi siswa SMP sekota Salatiga di ruang Plumpungan Gedung Setda kota Salatiga ,Senin (17/06).
Di Hadapan 120 orang siswa tersebut Pasiter menekankan pentingnya rasa Nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang harus dimiliki oleh para generasi muda,karena mereka adalah para pemegang tongkat estafet kepemimpinan Negeri ini di masa depan,yang tentunya harus memiliki keterampilan dan kemampuan untuk bekal dimasa yang akan datang,dengan meneladani nilai nilai luhur kepahlawanan serta mewarisi semangat rela berkorban demi Negara dan bangsa di harapkan mereka bisa menjaga diri dari pengaruh budaya asing yang nantinya akan berdampak terhadap mental serta pribadi mereka.
Dikatakan oleh Kapten Inf Untung,Penanaman Karakter kebangsaan dan Nilai nilai kejuangan para pahlawan memang seyogyanya di tanamkan sejak usia dini,sehingga diharapkan mereka memiliki BENTENG diri terhadap segala pengaruh luar yang masuk,ironi apabila saat ini masih ada dikalangan generasi muda yang tidak hapal dengan lagu kebangsaan ataupun tidak tahu dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia”
“Hal ini menjadi tugas kita semua untuk mendidik dan membina adik adik kita khususnya para siswa sekolah,kita tidak bisa lepas tangan begitu saja terhadap mereka,mereka butuh arahan serta bimbingan kita semua”pungkasnya.
Kapten Arm Utomo Hadiri Perayaan Dhammasanti Waisak 2563 TB/2019 tingkat kabupaten Semarang
Salatiga,Perayaan Dhammasanti Waisak 2563 TB/2019 tingkat kabupaten Semarang bertempat di di Pendopo & halaman Kantor Kec Kaliwungu Kab. Semarang,(17/06)
Perayaan tahun ini dengan mengambil tema "Cinta Kasih Perekat Kebhinekaan Bangsa".
yang diketuai oleh Dhanang Wasis, S. Pd. dihadiri Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, SH, Danramil 07/Susukan Kapten Arm Utomo,Kemenag Kab. Semarang Muhdi, Pembimas Budha Prov Jateng Sutarso, S.Ag,MM, Muspika Kec Kaliwungu, Penceramah Bikhu Sasana Bodhi Mahatera
Pemimpin doa Bikhu Cathamano Mahatera serta Umat Budha se Kab semarang lebih kurang 600 orang.
Dalam sambutannya Sutarso, S.Ag.M.Ag mengatakan,Puji syukur kepada Tuhan YME, serta ucapan terimakasih Pak Camat sdh difasilitasi sehingga kita semua bisa berada disini dan melaksanakan Dharma Santi Waisak 2563 TB th 2019, Kementrian agama RI mengintruksikan 3 Mantra yaitu Mantra moderasi beragama,mantra kebersamaan,dan integrasi data.
pesan dari Bikhu Sasana bodhi Mahatera,Sang begawa memberikan pesan moralitas kepada kita tentang kerukunan,meski banyak keberagaman tetapi kalau perpegang pada sila maka keharmonisan,maka kerukunan akan terwujud.
"Sudah barang tentu dari banyak orang mempunyai pandangan,pendapat yang berbeda-beda,tetapi janganlah segala perbedaan itu dijadikan alasan untuk menimbulkan perpecahan." tambahnya.
Kamis, 13 Juni 2019
Apel Bersama Pos Pengamanan Lebaran 2019 Jalan Raya Jambu Magelang
Mendekati hari Raya Idul Fitri , pengamanan ruas jalan yang akan dilalui oleh para pemudik semakin di intensifkan oleh aparat gabungan TNI dan Polri di Pos Pengamanan Jalan di kecamatan Jambu kabupaten Semarang.
Seperti yang terlihat sebelum pelaksanaan tugas Dan Pos pengamanan memberikan Briefing tentang situasi jalan dan pembagian tugas yang akan dilaksanakan oleh para anggota di Pos Pam Lebaran Jambu.
Adanya Pos pengamanan jalan ini sangat penting keberadaannya, selain untuk mengurai dan mengatur arus lalu lintas, juga menerima laporan dari pemudik seandainya merek menemui kendala di perjalanan.
Disampaikan oleh Iptu Kane di selaku Dan Pos bahwa Tahun ini tingkat kemacetan Jalan Raya Jambu-Magelang relatif agak berkurang kepadatannya, kemacetan biasanya dikarenakan Truk Truk bermuatan besar yang berjalan pelan pada tanjakan jalan tersebut.
"Tapi biar bagaimanapun juga tetap kami antisipasi, bantuan dari anggota Koramil 11/Jambu sangat dibutuhkan disini, kami bisa berbagi tugas untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga Pos pengamanan Lebaran ini" imbuhnya.
Ny Prayoga Erawan Serahkan Bingkisan
Kekompakan dalam menjalankan tugas yang ditunjukan oleh TNI dan Polri memang sudah tidak bisa diragukan lagi, baik pelaksanaan bhakti sosial ataupun kegiatan pengamanan, seakan akan tidak mau kalah dengan para prajurit TNI dan Polri ibu ibu yg tergabung dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana dan ibu ibu Bhayangkara ini juga menunjukan sinergritas yang luar biasa, seperti yang terlihat pada sore hari ini, Senin (03/06).
Dengan diketuai oleh Ketua Persit KCK Cabang xxxv Kodim 0714/Salatiga dan Ketua Bhayangkara Polres Salatiga para istri Tentara dan Polisi ini memberikan sesuatu sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap personel yang bertugas pengamanan di Pos Pos pengamanan Lebaran yang berada di kota Salatiga ini.
Disampaikan Oleh Ny Gatot Hendro bahwa kegiatan ini mereka laksanakan sebagai wujud kepedulian mereka terhadap personil yg menjaga keamanan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi jalan raya sepanjang kota Salatiga.
Senada dengan yg disampaikan oleh Ketua Bhayangkara tersebut, Ny Prayoga Erawan menambahkan,para bapak bapak ini bertugas meninggalkan keluarga dirumah demi menjaga keamanan dan kenyamanan para pemudik"
"Sebagai istri TNI dan Polri kami merasakan betul kegiatan yg dilakukan bapak bapak ini mengorbankan waktu berkumpul bersama keluarga, semoga apa yg kami berikan ini dapat bermanfaat bagi bapak bapak yg sedang melaksanakan tugas mulia ini" Imbuhnya
TNI Dan Polri Tetap Pantau Situasi Jalan Jambu-Magelang
Jambu.H+5 Hari Raya Idul Fitri tetapi pos pengamanan jalan Jambu-Magelang tetap melaksanakan pengamanan dan pemantauan jalan yang memang sering terjadi kemacetan,jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang itu memang menjadi titik paling ramai yang dilalui oleh kendaraan.
Pengamanan Jalan yang dilakukan oleh Personel Gabungan dari Anggota Koramil 11/Jambu dan Polsek Jambu ini tetap mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, meskipun arus balik lebaran di jalur ini sudah terpantau lancar tetapi tidak mengendurkan kewapadaan dari aparat pengamanan.
Disampaikan oleh Serda Sunardi Babinsa Jambu bahwa jalan penghubung ini menjadi satu satunya jalan yang ditempuh oleh pemudik yang akan pulang ke Magelang,karena melalui jalan ini juga bisa menuju arah Temanggung atau wonosobo,sehingga penumpukan kendaraan khususnya roda 4 sering terjadi,apalagi jalan ini memilik tanjakan dan juga tikungan yang cukup banyak.
"kami bersama jajaran Polsek Jambu akan tetap memantau situasi keamanan jalur ini,dan juga kami akan selalu siap apabila ada pengemudi yang membutuhkan bantuan"imbuhnya.
Dandim Salatiga Dan Wakapolres Semarang Hadiri Halal Bihalal Di Pendopo Bupati
Ungaran,"Terimakasih kami ucapkan kepada aparat TNI, Polri yang telah melaksanakan pengamanan baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1440 H/ 2019 sehingga tercipta suasana yang aman dan Kondusif,Saat ini sudah mulai Recovery untuk bisa bekerja kembali untuk bisa melayani kepada masyarakat demikian yang bisa sampaikan terima kasih sekali lagi mohon maaf lahir dan batin"
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Semarang pada kegiatan Halal Bihalal dan Open House Forkopimda ,Perangkat Daerah & Tokoh Agama/Masyarakat Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang ,kel sidomulyo Kec Ungaran timur Kab Semarang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain,Dandim 0714 /Salatiga Letkol Inf Prayogha Erawan beserta Ibu, Wakil Bupati Kab.Semarang Ngesti Nugraha, SH berserta ibu,Ketua DPRD Kab. Semarang Bp. H. Bambang Kusriyanto, B.Sc berserta ibu, Kajari kab semarang Raharjo Budi Kisnanto, SH. MH,berserta Ibu, Kepala PN kab Semarang Wiryatmi, SH, MH,Ketua (P.A) pengadilan agama kab semarang HM.Ali lutfi SH.M.Hum, Setda Kab.Semarang Drs. Gunawan wibisono berserta ibu, Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko, SIK, MH,serta OPD se Kab Semarang
Halal Bihalal Bersama ASN Kota Salatiga
Salatiga,Walikota Salatiga Yulianto.SE.MM mengadakan acara Halal Bihalal Forkopimda dan seluruh ASN sekota Salatiga di rumah dinas Walikota Jalan Diponegoro Salatiga,(10/06)
Acara Halal Bihalal ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setelah lebaran, seperti tahun ini, sebelum kegiatan Halal Bihalal dilaksanakan terlebih dahulu dilaksanakan Apel Luar Biasa jajaran ASN kota Salatiga yang dipimpin langsung oleh Walikota Salatiga.
Tampak hadir pula dalam acara Halal Bihalal tersebut,Kasdim 0714/Salatiga Mayor Kav Burhanuddin,ST,Kasiops Korem 073/Makutarama,Danton Batalyon Mekanik 411 Raider/Pandawa,serta jajaran forkopimda lainnya.
Disampaikan oleh Yulianto.SE.MM kegiatan Halal Bihalal ini bertujuan untuk mempererat Tali Silaturahmi antara Forkopimda dan jajaran ASN Salatiga dan sebagai sarana untuk saling memaafkan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Peran Serta Babinsa Pledokan Dalam Program Vaksinasi Anak
Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun tahap 1 bersama para petugas kesehatan P...
-
Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo menghadiri rapat koordinasi evaluasi sekaligus Syukuran atas dicapainya angka 0 tingkat penularan CO...
-
Banyubiru,Kab Semarang-Bertempat di Dusun Kemambang Desa Kemambang Kec. Banyubiru kabupaten Semarang Babinsa Desa Kemambang Sertu Kayadi m...
-
Kabupaten Semarang - Setelah mendapat Laporan dari Mitra karib Desa Ngadikerso ada tanah longsor menimpa rumah, Babinsa Koramil 10 Sumowon...
























