Rabu, 10 November 2021

Babinsa Dampingi Nakes Semowo Vaksinasi Warga

 



Kabupaten Semarang- Dalam rangka percepatan pemerataan vaksinasi covid-19, Koramil 02/Pabelan Kodim 0714/Salatiga dan Petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Semowo terus lakukan serbuan vaksinasi covid-19 secara door to door untuk menjaring warga yang belum melaksanakan vaksinasi.


Seperti yang dilakukan oleh Sertu Yuli aminanto  Babinsa Desa Semowo bersama para Nakes Puskesmas Semowo melakukan vaksinasi secara door to door yang kali ini bertempat di Dusun Mendoh Kidul  RT 04/06 Desa Semowo Kecamatan Pabelan , Kabupaten Semarang Selasa  (09/11).


Sertu Yuli Aminanto mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi saat ini turut bekerjasama dengan  Ibu Eny sebagai ketua Pkk  yang sekaligus menggunakan rumahnya untuk menjadi gerai vaksinasi dadakan, hal tersebut dilakukan guna mempermudah warga saat mau melaksanakan vaksin. 


Lettu Chb Akhmad Taufik Inf  Danramil 02/Pabelan mengatakan “Kegiatan Vaksinasi covid-19 di wilayah binaan Babinsa Desa Semowo, di lakukan secara door to door ke tiap tiap rumah warga yang belum melaksanakan vaksinasi, info warga yang belum vaksin tersebut di dapatkan sesuai dengan data yang ada di tiap tiap pengurus Rt/Rw”.ucap Danramil.


Tidak hanya dengan door to door, pelaksanaan vaksin tersebut juga dilakukan dengan membuka gerai vaksinasi dadakan yang kali ini menggunakan rumah ibu  Eny Dusun Mendoh Kidul RT.04/06  Desa Semowo .lanjut Danramil.


“Semoga dengan dilakukannya penyisiran warga yang belum vaksin tersebut, bisa mempercepat pemerataan vaksinasi secara menyeluruh, khususnya di Kecamatan Pabelan ,tutup Danramil.

Kasdim Pimpin Upacara Hari Pahlawan Ke-76 Di Kodim 0714/Salatiga

 


Salatiga-Kasdim 0714/Salatiga Mayor Inf Masrokan pimpin Upacara peringatan hari Pahlawan ke-76  yang dilaksanakan dilapangan Makodim 0714/Salatiga Jalan Diponegoro No 35 Salatiga,Rabu (10/11)

Upacara peringatan Hari Pahlawan ke-76 kali ini mengusung tema “PAHLAWANKU INSPIRASIKU” di mana mempunyai maksud bahwa generasi muda dapat menjadikan semangat nasionalisme dan kerelaan berkorban dari para pahlawan yang gugur merebut kemerdekaan.

Mayor Inf Masrokan selaku inspektur upacara membacakan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Risma Maharani dimana dalam amanatnya mengatakan bahwa sejarah perjalanan bangsa dan negara Indonesia menunjukkan bahwa untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diperlukan perjuangan panjang. NKRI tidak akan berdiri tanpa perjuangan para pejuang dan pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, pikiran serta hartanya.

Berkali-kali pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan Ratusan tahun kita terpecah-pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba. 

Para pendiri bangsa ini menyadarinya dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara, sebangsa dan setanah air. Inilah pelajaran berharga. Lidi kuat akan sulit dipatahkan jika dalam kesatuan. 

Kita akan buktikan pada dunia. kalau bersama kita bisa mewujudkan cita-cita para Pahlawan. Karena kita bukan bangsa lemah, yang menerima kemerdekaaan sebagai hadiah penjajah, secara bersama kita mengalahkan dan mengusir balatentara terkuat dunia. 

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai Han Pahlawan ini harus kita contoh, dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah peduli akan keterbatasan atau halangan.

Kita adalah anak dan cucu kandung para Pahlawan Bangsa. Semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas.

Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 “Pahlawanku Inspirasiku". 

Kita mempunyai potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Karena Indonesia mempunyai sumberdaya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis. Tantangan terbesar yang dihadapi yakni dibutuhkannya kerja keras secara berkelanjutan dengan didukung inovasi dan daya kreativitas yang tinggi.

Upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke-76 Tahun 2021 yang diikuti seluruh Prajurit dan ASN Kodim 0714/Salatiga tersebut, dapat berjalan dengan khidmat, tertib dan lancar

Selasa, 09 November 2021

Koramil 14/Ungaran Berikan Bantuan Sebagai Wujud Kepedulian Kepada Warga

 



Kab.Semarang – Wujud kepedulian terhadap warga binaanya yang kurang mampu ditengah pandemi Covid 19 dibuktikan Danramil 014/Ungaran Barat  Kapten Chb M.Rozani dengan memberikan bantuan sembako, Selasa(09/11).


Dalam kunjungannya tersebut, Danramil didampingi Babinsa Beji Serka Basuki memberikan langsung bantuan sembako untuk warga Desa Beji,Kecamatan Ungaran Barat,Kabupaten Semarang yang kurang mampu, dengan tujuan untuk membangun kemanunggalan dan kedekatan TNI terhadap masyarakat sekitar.


Bansos yang di berikan kepada warga adalah bentuk partisipasi Danramil 014/Ungaran barat bersama Babinsanya yang menyisihkan sedikit rizkinya untuk bisa berbagi kepada warga binaanya,kegiatan ini rutin di laksanakan setiap bulannya.


Danramil Kapten Chb M.Rozani mengatakan, bantuan ini juga merupakan salah satu program teritorial di bidang bakti sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang hidup serba kekurangan.bantuan yang berupa Sembako diantaranya Beras,gula,telor,minyak,mie istant dan sejumlah uang sebagai tali asih,semoga bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.


“Kita bantu ala kadarnya, untuk kebutuhan hidup sehari-hari mereka”, imbuhnya.


Ia menambahkan, inilah bentuk kepedulian TNI kepada rakyat dengan harapan dapat meringankan beban mereka yang membutuhkan.


“Saya berharap apa yang kami berikan dapat bermanfaat, dan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita didalam pandemi Covid-19 ini.”, pungkasnya.

Lewat Webinar, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ibu Hetty Andika Perkasa Berikan Bantuan Alat kesehatan

 






Salatiga-Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 073 PD IV/Diponegoro Ny. Henny Putranto Gatot, serta pengurus Persit Korem menghadiri acara “Silaturahmi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana” secara Virtual. Bertempat di Aula Korem. Jl Diponegoro, Salatiga. Senin (8/11/2021).


Dalam sambutannya, Ibu Hetty Andika Perkasa berpesan agar anggota Persit selalu menjadikan keluarga sebagai prioritas utama serta selalu menjaga kesehatan anak, diri dan suami. 


Pada kesempatan tersebut beliau berharap agar Posyandu dapat menjadi salah satu sarana untuk menjadikan anak-anak Indonesia sehat dan bebas stunting.


Acara yang dilaksanakan secara Virtual tersebut, ketua umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Hetty Andika memberikan bantuan alat kesehatan (Alkes) secara simbolis kepada Posyandu dan Posbindu.


Ketua Persit Koorcabrem 073 PD IV/Diponegoro Ny. Henny Putranto Gatot menyampaikan ucapan terimakasih, dengan adanya bantuan alat kesehatan tersebut, mudah-mudahan dapat membantu peningkatan fasilitas kesehatan, sehingga memudahkan dalam memberikan pelayanan kesehatan.


“Kita patut bersyukur dan berterima kasih, dengan adanya alat bantuan kesehatan yang diberikan oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana kepada Posyandu dan Posbindu makin menambah semangat kita dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya kepada keluarga Korem 073/Makutarama”,ucap Ny. Henny.


“Kendati sifatnya Virtual (Online), kegiatan ini sangat penting, dalam upaya membangun silaturahmi, rasa kebersamaan dan kekeluargaan dan semangat yang harus terus ditumbuh-kembangkan diantara kita sebagai anggota Persit”,tutup  Ny. Henny

Kodam IV/Diponegoro Hadir Untuk Rakyat

 


Senin, 08 November 2021

Anggota Koramil Gotong Royong Bersihkan Taman Makam Pahlawan

 



Kabupaten Semarang-Koramil 03/Getasan bersama BEM STAB Syailendra dan warga bergotong royong membersihkan Taman Makam Pahlawan di Taman Makam Pahlawan di Dusun Kedayon Desa Wates Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang,Senin (08/11)

Dalam pembersihan secara gotong royong itu, dipimpin langsung oleh Danramil 03/Getasan Kapten Inf Joko Sukarwan yang melibatkan para Babinsa,Anggota Polsek Getasan dan Mahasiswa STAB.

Danramil 03/Getasan mengatakan, kegiatan gotong royong pembersihan di lingkungan Taman Makam Pahlawan merupakan suatu bentuk penghormatan dan penghargaan kepada jasa pahlawan yang telah memberikan sumbangsih terbaik  bagi Bangsa dan Negara,"ungkapnya. 

Gotong royong dilaksanakan dengan membersihkan sampah, rumput, semak belukar dan pengecatan  Taman Makam Pahlawan. 

Semoga kegiatan ini juga dapat memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar Taman Makam Pahlawan untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Kapten Inf Joko Sukarwan mengajak para Mahasiswa sebagai generasi muda anak  untuk menghargai jasa para pahlawan serta tetap teguh terhadap NKRI

Jumat, 05 November 2021

Lindungi Warga Dari Covid-19 Babinsa Koramil 10/Sumowono Bagikan Masker Gratis

 




Kabupaten Semarang – Babinsa Desa Duren Sertu Alik Fatkhan Melaksanakan Pendisiplinan Covid-19 dan pembagian masker yang bertempat di Desa Sumowono, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Jumat (05/11/2021)


Babinsa Sertu Alik Fatkhan mengatakan Kesadaran masyarakat Desa Sumowono masih harus ditingkatkan dan diingatkan, Hal ini menjadi tugas semua pihak termasuk Babinsa di wilayah binaannya untuk terus melaksanakan sosialisasi 5M dan wajib menggunakan Masker


Menurutnya Aksi pembagian masker kepada warga sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya akan Terpaparnya virus Corona, dimana antisipasi Penyebaran kasus terkonfirmasi Covid-19 di Wilayah Kecamatan Sumowono.


“Gunakan selalu masker untuk mencegah penyebaran Covid-19, serta selalu menerapkan hidup bersih dan sehat dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5M (Mencuci tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Mengurangi Mobilisasi di luar rumah)”, Ujar Sertu Alik Fatkhan saat memberikan himbauan kepada masyarakat yang kedapatan tidak mematuhi anjuran Pemerintah mengabaikan protokol kesehatan gerai ATM BRI Desa Sumowono Kecamatan Sumowono.


Danramil 10/Sumowono Lettu Inf Yuwono juga menjelaskan sosialisasi, himbauan serta edukasi akan Protokol Kesehatan dalam penggunaan masker akan selalu dilakukan sebagai upaya untuk membiasakan masyarakat dengan perubahan sosial akibat Pandemi Covid-19, sebagai upaya untuk melindungi diri dari keganasan Virus Corona,”Katanya Danramil.


“Sosialisasi, patuhi protap kesehatan akan intens kita lakukan karena keselamatan masyarakat merupakan yang paling utama, yang menjadi hukum tertinggi di masa pandemi Covid-19,”Tutupnya Danramil

Babinsa Bantu Bersihkan Material Longsor

 



Kabupaten Semarang-Bintara Pembina Desa (Babinsa) beserta anggota Koramil 12/Banyubiru bahu membahu membantu masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsoran di Dusun Sepakung Wetan Desa Sepakung Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang,Jumat (05/11)

Komandan Koramil 12/Banyubiru, Kapten Inf Romdhani menyebutkan, cuaca dalam beberapa hari terakhir memang kurang bersahabat. Hal ini mengakibatkan adanya tanah longsor di daerah di wilayahBanyubiru, salah satunya di Desa Sepakung tersebut.

"Kami kerahkan sejumlah Babinsa Koramil 12/Banyubiru dalam operasi membantu korban longsor " ungkapnya.

Menurut dia, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tentu saja dengan kehadiran anggota TNI membuat warga Desa Sepakung semakin semangat dalam bekerja bakti.

"Di wilayah kami tanah longsor menutupi bagian rumah milik  Ali Makmun RT 02 RW 10  Dusun Sepakung Wetan, Kami akan terus berupaya bersinergi dengan pihak-pihak terkait dalam membantu menangani bencana alam yang terjadi wilayah Jambu," beber dia.

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada,SIP juga menghimbau kepada Danramil untuk memerintahkan anggota Babinsanya untuk rajin terjun ke wilayah dikarenakan saat ini sedang dalam musim hujan dan rawan akan terjadinya bencana longsor. Dandim juga menambahkan dengan kerja bakti pula diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan hubungan antara TNI dengan rakyat semakin terjalin dengan baik.

Sementara Ali Makmun menyampaikan terimakasih kepada tentara yang bertugas di Koramil 12/Banyubiru yang telah membantu dalam pembenahan serta pengangkatan matrial tanah yang menimbun rumahnya. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,hanya bangunan kami yang rusak,berkat kerja keras Babinsa bersama warga sekitar,rumah kami secara berangsur pulih dan lebih baik,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti pula oleh Tagana dan BPBD kabupaten Semarang

Kamis, 04 November 2021

Latihan Penanggulangan Bencana Alam Sebagai Upaya Penyiapan Personel Gabungan Mengantisipasi Bencal

 



Kabupaten Semarang-Bencana alam merupakan suatu peristiwa luar biasa yang dapat menimbulkan kerugian, baik harta maupun jiwa bagi kita semua. Bertempat di lapangan Tlogo Resort Komplek Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang telah dilaksanakan latihan penanggulangan bencana alam tanah longsor yang diselenggrakan oleh Korem 073/Makutarama. Kamis, (04/11/2021).

Latihan bencana alam tanah longsor kali ini disimulasikan, dengan tema “Korem 073/Makutarama melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda di daerah dalam rangka penanggulangan akibat bencana alam”.

Dalam sambutan Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos, M.M., yang disampaikan oleh Kasrem Letkol Czi Hendro Edi Busono saat penutupan, latihan terpadu penanggulangan bencana alam dilaksanakan untuk mendapat gambaran tentang kemampuan dan kesiap siagaan operasional Korem 073/Makutarama dalam penaggulangan bencana alam.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk menguji kemampuan atau protap dalam rangka perbantuan TNI kepada Pemda serta untuk mensinkronkan langkah dan tindakan bersama Polri, BPBD, Relawan, Ormas serta masyarakat agar terdapat kesamaan visi tentang prosedur dan tindakan teknis dalam penanggulangan bencana alam di wilayah.

Manajemen sangat diperlukan bagi seluruh stake holder dan masyarakat diwilayah khususnya di Kabupaten Semarang. Masyarakat harus memiliki kesadaran dan tanggap terhadap bencana alam, terutama masyarakat yang berada dikawasan rawan bencana.

“Harus disiapkan sejak dini untuk mengantisipasi terjadi bencana, dengan meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap tanda-tanda dan gejala akan terjadi bencana”,ucap Kasrem.

Kasrem berharap dengan digelarnya latihan penanggulangan bencana alam ini mampu meningkatkan kemapuan, kesiap siagaan, sehingga peserrta latihan dan masyarakat akan lebih tanggap dan waspada terhadap bahaya bencana alam.

Kasiops Korem 073/Makutarama Mayor Inf Hermawan Adi Nugroho selaku perwira olah Yudha menyampaikan, latihan simulasi penanggulangan bencana alam yang dilaksanakan selama 5 hari ini untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam melakukan hubungan kerja dengan unsur terkait dalam PRCPB dan lembaga BPBD dalam operasi penanggulangan bencana alam dan evakuasi korban.

Hadir dalam penutupan latihan penaggulangan bencana alam tersebut, Bupati Kabupaten Semarang, Kapolres Kabupaten Semarang, Kepala Tlogo Resort, para Kasi dan Pasi Korem 073/Makutarama, Kadisjan jajaran Korem, prajurit Kodim 0714/Salatiga, kepala penanggulangan bencana dan pengungsi Kabupaten Semarang, Satpol PP Kabupaten Semarang, kepala palang merah Kabupaten Semarang, Kepala SAR Kabupaten Semarang serta Pemadam kebakaran Kabupaten Semarang.

Babinsa Koramil Sidomukti Hadiri Workshop Penyakit TB Dan Kusta

 



Salatiga-Dinas Kesehatan Kota Salatiga menggelar Workshop tentang penyakit TB,dan Kusta bagi  Babinsa, Bhabinkamtibmas dan kader kesehatan di wilayah puskesmas Kalicacing,Workshop tersebut dilaksanakan di Aula Kelurahan Kalicacing Kecamatan Sidomukti Salatiga,Kamis (04/11)

Dr Arfhan sambutannya mengatakan, saat ini pelayanan penyakit menular sedang gencar-gencarnya dilakukan seperti Tuberculosis (TB) ,dan Kusta  Satu orang penderita TB positif bisa menularkan TB pada 10-15 orang. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah kita belum maksimal dalam menemukan suspek/tersangka TB paru di masyarakat,Sedangkan untuk penyakit Kusta, banyak kita tidak menyadari akan adanya penyakit ini di lingkungan masyarakat kita.

Untuk itu kepada Ketua RT/RW agar selalu waspada dan bila menemukan warganya ada dihinggapi penyakit TB,dan Kusta secara cepat dibawa ke Puskesmas terdekat,”harap dr Arfhan.

Dirinya juga menambahkan pentingnya penemuan kasus TB sedini mungkin. “Diharapkan masyarakat memahami apa itu TB dan dapat merubah pandangan masyarakat yang selama ini masih menganggap TB itu penyakit guna-guna maupun penyakit keturunan.

Kusta merupakan penyakit menular langsung jika terlambat dalam penanganannya dapat mengakibatkan kecacatan”, jelasnya.

Sementara itu Babinsa Kalicacing Koramil 01/Sidomukti Serma Haryaga mengatakan,Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial yang dalam tupoksi nya senantiasa berada di wilayah binaan akan membantu pelaksanaan pemantauan di wilayahnya bersama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas.

Rabu, 03 November 2021

Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Alam Di Kabupaten Semarang.

 


Kabupaten Semarang-Personel gabungan dari berbagai unsur di Kabupaten Semarang, mengikuti Apel Siaga Bencana Alam Tahun 2021,Dengan mengambil tema "Sinergitas TNI-Polri ,Pemda Kabupaten Semarang  Guna Meningkatkan  Kesiagaan  Dalam Rangka Penanggulangan  Bencana Alam di Wilayah Kabupaten Semarang".

Gelar pasukan di Alun-alun Bung Karno Kalirejo Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang ini terdiri dari jajaran TNI, Pemkab Semarang, Polri, Basarnas, BPBD, PMI dan lainnya. Kegiatan apel kesiapsiagaan bencana merupakan upaya kesiapsiagaan personel dan peralatan karena musim hujan sudah tiba.

Menurut Perwira Penghubung (Pabung)Kodim 0714/Salatiga Mayor Kav Budi Saroyo, musim penghujan di wilayahnya mempunyai potensi bencana yang beragam, seperti dari bencana gempa bumi, tanah longsor dan banjir.

"Apel siaga bencana ini juga merupakan salah satu bentuk koordinasi, kekompakan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Semarang. Apalagi di tahun ini musim penghujan diperkirakan akan naik hingga 40 persen,dan tempo hari wilayah Kabupaten Semarang terjadi Gempa Bumi"pungkasnya

Sementara itu Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika Handiska Aprilaya, SIK, MH,CPHR dalam amanatnya menyampaikan Apel siaga bencana dalam kesiapan penanggulangan bencana alam dalam pelaksanaan nya dengan secara sinergi,dan koordinasi,sehingga terjamin keamanan di wilayah.

"Peningkatan curah hujan , dan bencana alam alnina di wilayah sangat tinggi , sehingga perlu mengutamakan kesiap siagaan dalam penangganan dalam kerawanaan bencana alam di wilayah kabupaten Semarang"

Dibutuhkan kerjasama semua pihak serta penanganan yang Cepat,Tepat,Efektif,Efisien,Terpadu serta Akuntabel agar korban jiwa,kerusakan serta kerugian materiil benda dapat di minimalisir.

"Hindari ego masing masing tingkat sektoral,laksanakan dengan profesional, dalam pelaksanaan tugas penanganan bencana dilapangan di wilayah kab semarang"pesan Kapolres

Dengan adanya adanya apel gelar pasukan jelang musim penghujan, diharapkan bisa membuat relawan dan petugas lebih siap apabila terjadi bencana alam.

Babinsa Tinjau Rumah Warga Yang Terbakar

 


Salatiga, Terjadi kebakaran di rumah salah seorang warga 
di Rt 04/Rw 06 Ds Gamol  Kelurahan Kecandran Kecamatan Sidomukti Salatiga,Rabu (03/11)


Babinsa Koramil 01/Sidomukti Kodim 0714/Salatiga Sertu Muslih bersama Babinkamtibmas yang datang ke lokasi kejadian mengungkapkan, bahwa kebakaran terjadi karena Ngatimin (60) pemilik rumah disebabkan karena saat masak air lupa mematikan kompor sehingga terjadi kebakaran yang menghanguskan bagian dapur tersebut.


“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini,kerugian ditaksir 1 juta rupiah,sebanyak 2 unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran yang dibantu warga sekitar berusaha untuk  memadamkan api,karena cepat nya penanganan kurang dari satu jam api dapat di padamkan dan tidak meluas ke rumah warga lainnya"ujar Sertu Muslih


Di tempat terpisah, Danramil 01/Sidomukti Kapten Arh Sunaryo menuturkan, bahwa menjadi Babinsa adalah menjaga keamanan, kenyamanan warga masyarakat di wilayah binaannya, selain keluarganya sendiri di rumah, wilayah binaannya adalah menjadi rumah kedua.

“Babinsa harus bisa menyatu dengan warga binaannya, ini sudah menjadi tanggung jawab seorang Babinsa untuk selalu ada kepada warganya, apalagi kepada warganya yang sedang mengalami musibah,” tutur Danramil.

Selasa, 02 November 2021

Guna mengoptimalkan Tracing,Babinsa Sidorejolor laksanakan Tracing Covid-19

 



Salatiga-Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/Sidomukti Kodim 0714/Salatiga Serka Abdillah.I bersama Bhabinkamtibmas polsek Sidorejo melaksanakan  tracer dan memberi sticker di rumah ibu Priska yang dinyatakan pisitif Covid setelah mengalami anusmia dan batuk kemudian menjalani test swab. Kami melaksanakan pelacakan kontak erat atau disebut tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, di Villa kenanga Rt 11/Rw 08 kelurahan Sidorejolor kec Sidorejo Salatiga (2/11/2021).


Penelusuran atau pelacakan kontak adalah proses pencarian dan identifikasi warga masyarakat yang pernah menjalin kontak erat dengan warga terkonfirmasi Covid 19. Kegiatan tersebut bertujuan melakukan deteksi lebih dini kontak erat kasus Konfirmasi yang didapatkan. Kontak erat kasus konfirmasi dilakukan tracing kontak dan penyelidikan epidemiologi (PE), untuk mengetahui apakah orang yang sudah terpapar virus/tidak. Apabila hasilnya reaktif langsung di lakukan sweb dan bila non reaktif, tetap lakukan pemantauan dan karantina mandiri selama 14 hari.


Babinsa Sidorejolor  Serka Abdillah  mengatakan bahwa kegiatan  ini merupakan tugas dan tanggung jawab pihaknya sebagai aparat teritorial dan sebagai bagian dari tim tracer untuk penanganan Covid-19.


“Kami harus bekerja cepat dikala ada pasien suspeck atau terkonfirmasi positif Covid-19, segera ditelusuri riwayat kontak erat dengan pasien sehingga dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah binaan kami. Melalui cara ini kita bisa tahu siapa saja yang sudah bertemu dan kontak langsung dengan warga tepapar Covid-19. Selain itu juga memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan lebih lanjut,” jelasnya.


Oleh karena itu masyarakat diharapkan bisa kooperatif dan mendukung pelaksanaan tugas tim tracer contact dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, ini merupakan tanggung jawab bersama.


"Kepada warga yang terkonfirmasi maupun melakukan kontak erat, dihimbau untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan akan di cek perkembangannya setiap hari oleh petugas kesehatan. Selain itu kami juga memberikan edukasi kepada warga untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan dari penularan virus tersebut," paparnya.


Sementara itu, Danramil 01/Sidomukti  Kpt Arh Sunaryo melalui Babinsa Sidorejolor Serka Abdillah mengatakan, tracing test ini untuk dilakukan untuk melihat kondisi keluarga pasien Covid-19 dan mengetahui lingkungan sekitar sudah terindikasi virus atau tidak.


“Ini dilakukan, sebagai langkah antisipasi agar keluarga pasien Covid-19 dan lingkungan sekitarnya tidak ikut terpapar sekaligus guna memutus penyebaran Covid 19,”imbuhnya

Makin Intens Babinsa Koramil Bringin Patroli Malam Hari

 



Kabupaten Semarang-Ditengah pandemi Covid- 19 yang sampai saat ini masih berlangsung, Serma Suryadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) bersama 2 orang anggota  Koramil 04/Bringin  bersinergi dengan Bhabinkamtibmas  patroli malam pusat perbelanjaan di jalan Diponegoro Desa Bringin, Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.   untuk memberikan himbauan tentang Prokes seraya membagikan masker kepada warga yang pada saat patroli kedapatan tidak menggunakan masker.Senin (02/11)

Sebagai Babinsa kegiatan rutin ini digelar bersinergi dengan Bhabinkamtibmas seraya memberikan himbauan tentang Prokes yang antara lain, setiap keluar rumah wajib memakai masker,Cuci tangan dengan sabun di air mengalir atau menggunakan handsanityzer,Tetap menjaga jarak,Hindari kerumunan,Kurangi mobilitas dan diharapkan untuk tetap menjaga kesehatan, makan makanan yang bergizi, cukup istirahat di masa Pandemi saat ini.

“Kami rutin laksanakan patroli dengan memberikan himbauan tentang Prokes sebagai salah satu upaya dalam memutus mata rantai covid- 19 khususnya diwilayah binaan”, sebutnya.

Selain itu dia juga mengatakan dalam patroli kali ini masih ada didapati beberapa warga yang tidak mematuhi Prokes diantaranya tidak menggunakan masker saat beraktifitas, 

“Tadi ada beberapa warga yang tidak menggunakan masker, sudah kami berikan himbauan dan juga kami berikan masker kepada warga tersebut”, ungkap Serma Suryadi.

Patroli yang rutin digelar ini selain untuk memberikan himbauan serta sosialisasi tengtang protokol kesehatan juga untuk memantau situasi keamanan serta kondisi wilayah binaan yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga.

Senin, 01 November 2021

Dandim Hadiri Upacara Pembukaan Latgulcal

 



Kabupaten Semarang-Dandim 0714/Salatiga , Letkol Inf Loka Jaya Sembada,SIP , hadiri serta dampingi Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos,M.M  , saat membuka latihan penanggulangan bencana alam Korem 073/ Makutarama TA. 2021  di Gedung Balai Agung Tlogo Resort Desa Delik Kec.amatan Tuntang Kabupaten Semarang,Senin (01/11)

Hadir pula beberapa pejabat daerah serta instansi militer lainnya antara lain,Kasrem 073/Makutaram Letkol Czi Hendro Edi Busono,Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, SH, MH, Wakpolres Semarang Kompol Sigit Ari Wibowo, SH, Kalakhar BPBD Kab. Semarang Drs. Heru Subroto, M.M,Para Kasi dan Pasi Korem  dan Kabalak Korem 073/Makutarama, Para Pasi Kodim 0714/Salatiga,serta  Forkopimcam Tuntang Kab. Semarang.

Latihan penanggulangan bencana alam kali ini diikuti , 150 orang personel mengusung tema "Korem 073/Mkt Melaksanakan Tugas Perbantuan Kepada Pemda di Daerah Dalam Rangka Penanggulangan Akibat Bencana Alam".

Dalam amanat nya Danrem 073/Makutarama mengatakan,Pembukaan latihan ini, bertujuan untuk mengecek kesiapan personel maupun materiil sebelum diterjunkan ke lapangan dalam rangka mendukung pelaksanaan latihan penanggulangan bencana alam. 

"Latihan penanggulangan bencana alam kali ini berpedoman pada materi bencana alam tanah longsor dengan rangkaian kegiatan meliputi : informasi tentang bencana alam tanah longsor dari warga setempat kepada perangkat Desa hingga kepada pejabat terkait, serta melaksanakan langkah-langkah penanganan dampak bencana alam tanah longsor sampai tahap mitigasi pemulihan situasi dan kondisi pasca bencana alam tanah longsor"tegasnya.

Dengan masih belum berakhir kondisi Pandemi Covid-19 ini Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos,M.M juga berpesan  Hal itu sangat berdampak pada kondisi sosial di wilayah, salah satunya berpengaruh pada stabilitas perekonomian masyarakat yang akan mengakibatkan kriminalitas di masyarakat dimana salah satunya penebangan hutan secara liar dan masif yang bisa berakibat fatal saat musim hujan yang dapat mengakibatkan abrasi tanah serta terjadinya longsor. 

 "Siapkan mental dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin yang tinggi serta selalu memperhatikan faktor keamanan dalam pelaksanaan latihan ini,tetap semangat, perkokoh kerja sama yang harmonis dan selalu koordinasi dengan mitra kerja di lapangan untuk pencapaian sukses tugas kemanusiaan di dalam latihan" pungkasnya.

Kuasai dan pedomani ketentuan yang ada guna mengeliminir kesalahan dalam pelaksanaan latihan. Bila ada hal-hal yang meragukan agar diingat kembali kepada petunjuk yang telah disampaikan dari penyelenggara latihan. 

"Resapi dan hayati ilmu yang ada di dalam latihan penanggulangan bencana alam, karena hal itu sangat bermanfaat bilamana dihadapkan pada kondisi yang sebenarnya"Pesan Danrem di akhir sambutannya.

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, SH, MH mengapresiasi dengan adanya Latihan Penanggulangan Bencana Alam yang diselenggarakan oleh Korem 073/Makutarama ini ,apalagi untuk kejadian bencana baru baru ini Diwilayah Kab. Semarang terjadi Gempa di sekitar rawa pening, Walaupun gempa tersebut tidak besar akan tetapi telah membuat kepanikan terhadap warga masyarakat Kab. Semarang dan sampai ada yang melaksanakan istirahat di tenda.

"Dengan adanya Latihan Penanggulangan Bencana Alam ini semoga bisa menambah pengetahuan dan wawasan  kepada kita semua tentang bagaimana cara mengatasi kebencanaan, Saya harapkan untuk para peserta latihan agar dapat mengikuti secara sungguh-sungguh dan dapat memahami tahapan-tahapan dalam menangi penanggulangan bencana alam"ujarnya.

Pelaksanaan Latgulcal sendiri akan dilaksanakan tanggal 1 s/d 5 Oktober 2021 (5 hari) yang diikuti oleh TNI,POLRI,Unsur Pemda,Satpol PP, BPBD,Dinas  PU,Damkar,Dinsos, PMI, SAR,Rapi / Orari serta Masyarakat

Peran Serta Babinsa Pledokan Dalam Program Vaksinasi Anak

  Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun tahap 1 bersama para petugas kesehatan P...