Jumat, 30 Agustus 2019

Jumat Sehat Bersama Club Sepeda Siku Kodim 0714/Salatiga


Salatiga,_Bertempat di Kodim 0714/Salatiga telah berlangsung kegiatan sepeda sehat dalam rangka jum'at sehat.Jumat,(30/08/2019).
Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayogha Erawan hadir dan memimpin langsung kegiatan sepeda sehat dalam rangka jum'at sehat yang rutin di laksanakan tiap minggunya mari kita laksanakan sepeda sehat ini dengan penuh keikhlasan dan senang hati agar badan selalu sehat serta siap dalam menjalankan tugas tugas kedinasan, selain itu dandim juga menyampaikan bahwa sepeda sehat ini sebagai sarana komsos kepada masyarakat yang dilewati, juga sebagai sarana wisata kepada anggota club sepeda siku ( sikil kuat )
Rute yang dilalui di mulai star dari Makodim - Ramayana - Pasar Blawuran - Depan DKT - Kediaman Dandim Pertigaan Depan Kelurahan - Gendongan ke Perempatan Masjid Gendongan kanan - Pertigaan Depan Makam Argoloyo Ngaglik kiri Pertigaan Jl Belakang Dama‘ex kanan Perempatan Karang balong lurus Pertigaan samping SMK Telkom  Pertigaan Depan SMK Telkom kanan Pertigaan Pabrik arang Ds Bener Pondok Al Manar Ds. Bener  Pertigaan Dawungsan Ds‘ Bener kanan Pertigaan Cabean Kulon Ds Karangduren Pertigaan Jomlang Ds Karangduren Pertigaan Ds Karangduren - Tugu Kaligintung Ds Karangduren  Tengaran - Pos Ojek Ds. Klero - Ds Buluh Tengaran - Margorejo Ds Buluh Tengaran - Ngadirno Ds. Klero Tengaran - Mlambong Ds. Klero Tengaran - Margosuci Ds Ngadirojo Ampel Pasar Jomlang Tempetsan -  Sampeten Ampel Mushola Anajah Tengaran - finish Koraml 06/Tengaran.

Tradisi Sedekah Bumi Adalah Warisan Leluhur,Mari kita Jaga Dan Lestarikan Bersama, Ujar Serka Muslih



Kabupaten Semarang,Sedekah bumi adalah suatu upacara adat yang melambangkan rasa syukur manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi.

Upacara ini masih banyak kita jumpai pada masyarakat di daerah pedesaan, yang kehidupannya ditopang dari sektor pertanian. Upacara Sedekah Bumi ini menjadi sarana ucapan terima kasih warga setempat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia yang diberikan. 

Hal tersebut disampaikan oleh Serka Muslih Babinsa Koramil 02 /Pabelan pada saat memberikan sambutan di hadapan Tamu undangan dan para warga pada acara Sedekah Bumi yang berlangsung di desa Bendungan,Kecamatan Pabelan ,Kabupaten Semarang,Rabu (28/08)


Hiburan rakyat berupa  Kesenian Tradisonal Tayub  adi laras dari desa Ngablak getasan.turut mewarnai kegiatan pada malam hari itu.

"Sebagai generasi yang mewarisi kebudayaan ini, kita hendaknya melestarikan tradisi luhur ini. Tradisi sedekah bumi menyimpan nilai moral antara lain rasa syukur, hidup harmoni dengan alam dan kebanggan terhadap budaya bangsa. Sebagai generasi penerus hendaknya kita terus memelihara keberadaan tradisi Sedekah Bumi agar kebudayaan ini tetap terlestarikan keberadaannya. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yang disesuaikan dengan kepercayaan masing-masing" tambahnya. (Pendim 0714)

Babinsa Bersama Warga Laksanakan Karya Bakti Pengecoran Jalan Desa


Babinsa Desa Sukoharjo  Sertu Sugeng.W melakukan sambang di Desa binaannya serta memantau dan sekaligus turut andil bagian dalam pelaksanan pembangunan infrastruktur Jalan Desa yang berlokasi di dusun Tlogotangi,Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan,Kabupaten Semarang. Kamis (29/08)

Dalam pelaksanaan kegiatan betonisasi atau pengecoran jalan Desa, Babinsa Koramil 02/Pabelan ,Kodim 0714/Salatiga ini , tampak semangat dan terjun langsung bersama warga masyarakat binaan mengikuti kerja bhakti pembangunan Jalan Desa tersebut.


Sertu Sugeng mengatakan, pembangunan Infrastruktur jalan yang sedang dilaksanakan ini nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat Desa Sukoharjo dan Khususnya warga Dusun Tlogotangi
"Saya berharap dengan pembangunan betonisasi jalan desa ini dapat memberikan nilai positif dan bisa memercepat pertumbuhan perekonomian warga masyarakat Desa binaan,” katanya.
Lebih lanjut Ia menambahkan bahwasannya, “proyek pembangunan betonisasi jalan desa ini, kami Babinsa Koramil 02/Pabelan akan selalu mendukung dan membantu warga Desa binaan, untuk membangun Desa serta menciptakan situasi kamtibmas di Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan ini selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” singkatnya.(Pendim0714)

Babinsa Dan Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti Pengecoran Jalan Desa



Babinsa Desa Sukoharjo  Sertu Sugeng.W melakukan sambang di Desa binaannya serta memantau dan sekaligus turut andil bagian dalam pelaksanan pembangunan infrastruktur Jalan Desa yang berlokasi di dusun Tlogotangi,Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan,Kabupaten Semarang. Kamis (29/08)

Dalam pelaksanaan kegiatan betonisasi atau pengecoran jalan Desa, Babinsa Koramil 02/Pabelan ,Kodim 0714/Salatiga ini , tampak semangat dan terjun langsung bersama warga masyarakat binaan mengikuti kerja bhakti pembangunan Jalan Desa tersebut.


Sertu Sugeng mengatakan, pembangunan Infrastruktur jalan yang sedang dilaksanakan ini nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat Desa Sukoharjo dan Khususnya warga Dusun Tlogotangi
"Saya berharap dengan pembangunan betonisasi jalan desa ini dapat memberikan nilai positif dan bisa memercepat pertumbuhan perekonomian warga masyarakat Desa binaan,” katanya.
Lebih lanjut Ia menambahkan bahwasannya, “proyek pembangunan betonisasi jalan desa ini, kami Babinsa Koramil 02/Pabelan akan selalu mendukung dan membantu warga Desa binaan, untuk membangun Desa serta menciptakan situasi kamtibmas di Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan ini selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” singkatnya.(Pendim0714)

Menjalin Keharmonisan, Babinsa Dan Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti Pengecoran Jalan Desa




Babinsa Desa Sukoharjo  Sertu Sugeng.W melakukan sambang di Desa binaannya serta memantau dan sekaligus turut andil bagian dalam pelaksanan pembangunan infrastruktur Jalan Desa yang berlokasi di dusun Tlogotangi,Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan,Kabupaten Semarang. Kamis (29/08)

Dalam pelaksanaan kegiatan betonisasi atau pengecoran jalan Desa, Babinsa Koramil 02/Pabelan ,Kodim 0714/Salatiga ini , tampak semangat dan terjun langsung bersama warga masyarakat binaan mengikuti kerja bhakti pembangunan Jalan Desa tersebut.


Sertu Sugeng mengatakan, pembangunan Infrastruktur jalan yang sedang dilaksanakan ini nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat Desa Sukoharjo dan Khususnya warga Dusun Tlogotangi
"Saya berharap dengan pembangunan betonisasi jalan desa ini dapat memberikan nilai positif dan bisa memercepat pertumbuhan perekonomian warga masyarakat Desa binaan,” katanya.
Lebih lanjut Ia menambahkan bahwasannya, “proyek pembangunan betonisasi jalan desa ini, kami Babinsa Koramil 02/Pabelan akan selalu mendukung dan membantu warga Desa binaan, untuk membangun Desa serta menciptakan situasi kamtibmas di Desa Sukoharjo Kecamatan Pabelan ini selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” singkatnya.(Pendim0714)

Babinsa Pasok Air Bersih Untuk Warga Desa



Babinsa desa Kandangan Sertu Heri Roffi beserta Club Rx King Baladhika Ungaran mengantar bantuan air bersih menuju desa Kandangan kecamatan Bawen kabupaten Semarang, Kamis (29/08/2019)

Kemarau panjang tahun ini efeknya sangat dirasakan oleh masyarakat di daerah-daerah tertentu di wilayah Jawa Tengah dengan berkurangnya sumber air yang biasanya dipakai sebagai sarana untuk minum maupun memasak,Tak terkecuali di sebagian desa Kandangan kecamatan Bawen beberapa dusunnya kekurangan stok air untuk minum dan memasak.

Hal ini mendapat perhatian dari Sertu Heri Roffi sebagai Bintara Pembina Desa setempat dari Koramil Bawen untuk mengambil langkah dalam mengatasi kesulitan warga binaannya dengan dibantu oleh rekan-rekannya dari Club Rx King Baladhika Kabupaten Semarang untuk membantu pengiriman air bersih.

Adapun pengadaan air bersih itu dilakukan dengan iuran dari Sertu Heri Roffi dan anggota Club Baladhika,Sasaran pengiriman air bersih ditujukan untuk dusun-dusun sesuai dengan kebutuhan dusun tersebut, seperti dusun Jrukung mendapatkan 2 tangki truk air, dusun Bulu 2 tangki, dusun Geyongan 1 tangki, dusun Tugusari 1 tangki, dan dusun Sajen 1 tangki.

Antusias masyarakat sangat terasa saat mobil truk tangki datang.
Seluruh warga menyiapkan bak maupun ember saat penampungan air mulai diisi air dari tangki truk,Seperti terlihat di dusun Bulu begitu air datang langsung tak lama kemudian warga berkumpul langsung mengambil air tersebut dari penampungan dibawa ke rumah masing-masing.

Bapak Muh Yayin selaku kadus Bulu mengucapkan banyak terima kasih kepada Sertu Heri Roffi dan segenap anggota Club Rx King Baladhika yang telah memberikan pasokan air bersih hingga mengantar langsung sampai ke tempat pemukiman warga dusun Bulu.(Pendim0714)

Sertu Heri Roffi Babinsa Koramil Bawen Bersama Komunitas Club Rx King Baladhika Salurkan Air Bersih Kepada Warga Binaannya



Babinsa desa Kandangan Sertu Heri Roffi beserta Club Rx King Baladhika Ungaran mengantar bantuan air bersih menuju desa Kandangan kecamatan Bawen kabupaten Semarang, Kamis (29/08/2019)

Kemarau panjang tahun ini efeknya sangat dirasakan oleh masyarakat di daerah-daerah tertentu di wilayah Jawa Tengah dengan berkurangnya sumber air yang biasanya dipakai sebagai sarana untuk minum maupun memasak,Tak terkecuali di sebagian desa Kandangan kecamatan Bawen beberapa dusunnya kekurangan stok air untuk minum dan memasak.

Hal ini mendapat perhatian dari Sertu Heri Roffi sebagai Bintara Pembina Desa setempat dari Koramil Bawen untuk mengambil langkah dalam mengatasi kesulitan warga binaannya dengan dibantu oleh rekan-rekannya dari Club Rx King Baladhika Kabupaten Semarang untuk membantu pengiriman air bersih.

Adapun pengadaan air bersih itu dilakukan dengan iuran dari Sertu Heri Roffi dan anggota Club Baladhika,Sasaran pengiriman air bersih ditujukan untuk dusun-dusun sesuai dengan kebutuhan dusun tersebut, seperti dusun Jrukung mendapatkan 2 tangki truk air, dusun Bulu 2 tangki, dusun Geyongan 1 tangki, dusun Tugusari 1 tangki, dan dusun Sajen 1 tangki.

Antusias masyarakat sangat terasa saat mobil truk tangki datang.
Seluruh warga menyiapkan bak maupun ember saat penampungan air mulai diisi air dari tangki truk,Seperti terlihat di dusun Bulu begitu air datang langsung tak lama kemudian warga berkumpul langsung mengambil air tersebut dari penampungan dibawa ke rumah masing-masing.

Bapak Muh Yayin selaku kadus Bulu mengucapkan banyak terima kasih kepada Sertu Heri Roffi dan segenap anggota Club Rx King Baladhika yang telah memberikan pasokan air bersih hingga mengantar langsung sampai ke tempat pemukiman warga dusun Bulu.(Pendim0714)

Dandim 0714/Salatiga Hadiri Apel Gelar Pasukan Polres Semarang



Kabupaten Semarang,Pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat bersandikan Ops Patuh Candi 2019 dengan tema “Polri siap meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas sebagai implementasi kebijakan Promoter Kapolri di bidang Kamseltibcarlantas” yang akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengan 11 September 2019.

Untuk keberhasilan Operasi agar menghindari sikap perilaku over acting yang membuat masyarakat menjadi tidak simpatik, menjadi viral di medsos akibat perilaku anggota yang tidak terpuji, selain itu juga mari kita bangun opini yang positif di masyarakat dengan 3S (senyum, sapa, salam) serta gakkum lantas yang profesional sehingga dapat terwujud keberhasilan operasi Patuh Candi 2019.

Hal Tersebut disampaikan AKBP. AKBP Adi Sumirat, SIK, MH, MM  pada kegiatan Apel Gelar Pasukan OPS Patuh Candi 2019 Polres Semarang,bertempat di Mako Polres Semarang kecamatan Ungaran Barat ,kabupaten Semarang,Kamis (29/08)

"Dalam pelaksanaan operasi ini telah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya dan saat di lapangan nanti agar menampilkan pola pendekatan yang tegas namun humanis, layani dengan baik dan jangan mempersulit masyarakat" tambahnya.

Apel Gelar pasukan yang di hadiri oleh Wakil Bupati Kab.Semarang  diwakili setda Dr. Gunawan wibisono MM,Dandim 0714 /Salatiga Letkol Inf prayogha erawan,Ka Dishub Kab Semarang sukamdi S,Kasat Pol PP ,Kajari kab semarang,Ketua DPRD Kab. Semarang Pjs. Bondan Marutohening,Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko, SIK, MH, Kasub Denpom IV/3.3 Ambarawa Lettu CPM Daniel K,.Danramil 14/Ungaran Lettu inf Supriyanto,Ketua Forum wartawan pokja kab semarang,Ketua FKUB kab semarang,Ketua BKSAG kab semarang,Ketua Senkom Polri kab semarang, Direktur PT Trans marga jateng,Para pejabat utama polres kab semarang serta Tokoh agama kab semarang kh. Rohmadi .(Pendim0714)

Ops Patuh Candi 2019 Polres Salatiga


Salatiga,Pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat bersandikan Ops Patuh Candi 2019 dengan tema “Polri siap meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas sebagai implementasi kebijakan Promoter Kapolri di bidang Kamseltibcarlantas” yang akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengan 11 September 2019.

Untuk keberhasilan Operasi agar menghindari sikap perilaku over acting yang membuat masyarakat menjadi tidak simpatik, menjadi viral di medsos akibat perilaku anggota yang tidak terpuji, selain itu juga mari kita bangun opini yang positif di masyarakat dengan 3S (senyum, sapa, salam) serta gakkum lantas yang profesional sehingga dapat terwujud keberhasilan operasi Patuh Candi 2019.

Hal Tersebut disampaikan AKBP. Gatot Hendro Hartono SE.,M.Si. Kapolres Salatiga pada kegiatan Apel Gelar Pasukan OPS Patuh Candi 2019 Polres Salatiga,bertempat di di lapangan bhayangkara Polres Salatiga,Kamis (29/08)

"Dalam pelaksanaan operasi ini telah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya dan saat di lapangan nanti agar menampilkan pola pendekatan yang tegas namun humanis, layani dengan baik dan jangan mempersulit masyarakat" tambahnya.

Apel Gelar pasukan yang di hadiri pula oleh Wakapolres Salatiga Kompol Kristanto Budi Nur Setiya, S.Sos, Kasdim 0714/Salatiga Mayor Kav. Burhanuddin, ST, Ketua pengadilan negeri Salatiga H. Widarti, SH.,MH,Plt Kepala Kejaksaan negeri Salatiga Martha SH., MH, Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo,Kapolsek Jajaran Polres Salatiga , Ka Dishub Salatiga, Ka Satpol PP Salatiga, dan PJU Polres Salatiga ini diikuti oleh Pasukan Apel gabungan dari TNI,Polres,Dishub serta Satpol PP.(Pendim0714)

Mayor Burhanuddin.ST Ikuti Apel Gelar Pasukan Di Polres Salatiga




Salatiga,Pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat bersandikan Ops Patuh Candi 2019 dengan tema “Polri siap meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas sebagai implementasi kebijakan Promoter Kapolri di bidang Kamseltibcarlantas” yang akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengan 11 September 2019.

Untuk keberhasilan Operasi agar menghindari sikap perilaku over acting yang membuat masyarakat menjadi tidak simpatik, menjadi viral di medsos akibat perilaku anggota yang tidak terpuji, selain itu juga mari kita bangun opini yang positif di masyarakat dengan 3S (senyum, sapa, salam) serta gakkum lantas yang profesional sehingga dapat terwujud keberhasilan operasi Patuh Candi 2019.

Hal Tersebut disampaikan AKBP. Gatot Hendro Hartono SE.,M.Si. Kapolres Salatiga pada kegiatan Apel Gelar Pasukan OPS Patuh Candi 2019 Polres Salatiga,bertempat di di lapangan bhayangkara Polres Salatiga,Kamis (29/08)

"Dalam pelaksanaan operasi ini telah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya dan saat di lapangan nanti agar menampilkan pola pendekatan yang tegas namun humanis, layani dengan baik dan jangan mempersulit masyarakat" tambahnya.

Apel Gelar pasukan yang di hadiri pula oleh Wakapolres Salatiga Kompol Kristanto Budi Nur Setiya, S.Sos, Kasdim 0714/Salatiga Mayor Kav. Burhanuddin, ST, Ketua pengadilan negeri Salatiga H. Widarti, SH.,MH,Plt Kepala Kejaksaan negeri Salatiga Martha SH., MH, Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo,Kapolsek Jajaran Polres Salatiga , Ka Dishub Salatiga, Ka Satpol PP Salatiga, dan PJU Polres Salatiga ini diikuti oleh Pasukan Apel gabungan dari TNI,Polres,Dishub serta Satpol PP.(Pendim0714)

Babinsa Pojok Sari Dampingi Sosialisasi Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah



Hampir dua tahun ini, para petani Desa Pojok Sari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang dan sekitarnya dihadapkan dengan masalah rumit yang membuat mereka gelisah, yaitu hama tikus. Tikus bukan hanya membunuh padi, tetapi juga perekonomian keluarga,bisa dibayangkan apabila padi yang sudah siap panen harus rusak dan hancur dikarenakan batang padi nya dimakan oleh hewan pengerat ini.

Untuk mengantisipasi hal tersebut Babinsa Kelurahan  Pojok  Sari Sertu Yukberi mendampingi Kunjungan Komisi B Prov. Jateng  ke Kelompok tani  NGUDI MAKMUR .Dusun ngablak  , Kel .Pojok Sari kecamatan Ambarawa  Dalam Rangka Penanggulangan Hama tikus,Rabu (29/08)


Kegiatan Sosialisasi cara membasmi Hama Tikus tersebut selain di hadiri oleh Dinas pertanian Prov. Jateng,Dinas Pertanian Kab. Semarang,PPL Kec .Ambarawa, serta  Camat Ambarawa juga dihadiri oleh para petani desa Pojok Sari.


Tikus sawah sampai saat ini masih menjadi hama penting pada tanaman padi di Indonesia. Sebaran populasinya cukup luas dari dataran rendah sampai pegunungan, dari areal sawah sampai di gudang/perumahan.  selanjutnya tiap tahun terjadi peningkatan kerusakan tanaman padi dengan intensitas serangan sebesar 35%. Pengendalian yang sesuai untuk saat sekarang adalah pengendalian hama tikus terpadu, dengan komponen pengendalian kultur teknis, hayati, mekanis, dan kimiawi.

Hal tersebut disampaikan oleh Petugas dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah di hadapan para petani,
"Meminimalkan tempat persembunyian/tempat tinggal. Ukuran pematang sebaiknya mempunyai ketinggian sekitar 15 cm dan lebar 20 cm, pematang seperti ini tidak mendukung tikus dalam membuat sarang di sawah, sebab kurang lebar dan kurang tinggi bagi mereka, sehingga tidak nyaman. Mereka memerlukan paling tidak tinggi dan lebar pematang sekitar 30 cm. Lahan yang dibiarkan tidak diolah juga menjadi sarang yang nyaman bagi tikus untuk sembunyi. Oleh karena itu pengolahan tanah akan mempersempit peluang menjadi tempat persembunyian mereka." pungkasnya.(Pendim0714)

Penanggulangan Hama Tikus Oleh Dinas Pertanian Prov Jateng


Hampir dua tahun ini, para petani Desa Pojok Sari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang dan sekitarnya dihadapkan dengan masalah rumit yang membuat mereka gelisah, yaitu hama tikus. Tikus bukan hanya membunuh padi, tetapi juga perekonomian keluarga,bisa dibayangkan apabila padi yang sudah siap panen harus rusak dan hancur dikarenakan batang padi nya dimakan oleh hewan pengerat ini.

Untuk mengantisipasi hal tersebut Babinsa Kelurahan  Pojok  Sari Sertu Yukberi mendampingi Kunjungan Komisi B Prov. Jateng  ke Kelompok tani  NGUDI MAKMUR .Dusun ngablak  , Kel .Pojok Sari kecamatan Ambarawa  Dalam Rangka Penanggulangan Hama tikus,Rabu (29/08)


Kegiatan Sosialisasi cara membasmi Hama Tikus tersebut selain di hadiri oleh Dinas pertanian Prov. Jateng,Dinas Pertanian Kab. Semarang,PPL Kec .Ambarawa, serta  Camat Ambarawa juga dihadiri oleh para petani desa Pojok Sari.


Tikus sawah sampai saat ini masih menjadi hama penting pada tanaman padi di Indonesia. Sebaran populasinya cukup luas dari dataran rendah sampai pegunungan, dari areal sawah sampai di gudang/perumahan.  selanjutnya tiap tahun terjadi peningkatan kerusakan tanaman padi dengan intensitas serangan sebesar 35%. Pengendalian yang sesuai untuk saat sekarang adalah pengendalian hama tikus terpadu, dengan komponen pengendalian kultur teknis, hayati, mekanis, dan kimiawi.

Hal tersebut disampaikan oleh Petugas dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah di hadapan para petani,
"Meminimalkan tempat persembunyian/tempat tinggal. Ukuran pematang sebaiknya mempunyai ketinggian sekitar 15 cm dan lebar 20 cm, pematang seperti ini tidak mendukung tikus dalam membuat sarang di sawah, sebab kurang lebar dan kurang tinggi bagi mereka, sehingga tidak nyaman. Mereka memerlukan paling tidak tinggi dan lebar pematang sekitar 30 cm. Lahan yang dibiarkan tidak diolah juga menjadi sarang yang nyaman bagi tikus untuk sembunyi. Oleh karena itu pengolahan tanah akan mempersempit peluang menjadi tempat persembunyian mereka." pungkasnya.(Pendim0714)

Sosialisasi Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah



Hampir dua tahun ini, para petani Desa Pojok Sari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang dan sekitarnya dihadapkan dengan masalah rumit yang membuat mereka gelisah, yaitu hama tikus. Tikus bukan hanya membunuh padi, tetapi juga perekonomian keluarga,bisa dibayangkan apabila padi yang sudah siap panen harus rusak dan hancur dikarenakan batang padi nya dimakan oleh hewan pengerat ini.

Untuk mengantisipasi hal tersebut Babinsa Kelurahan  Pojok  Sari Sertu Yukberi mendampingi Kunjungan Komisi B Prov. Jateng  ke Kelompok tani  NGUDI MAKMUR .Dusun ngablak  , Kel .Pojok Sari kecamatan Ambarawa  Dalam Rangka Penanggulangan Hama tikus,Rabu (29/08)


Kegiatan Sosialisasi cara membasmi Hama Tikus tersebut selain di hadiri oleh Dinas pertanian Prov. Jateng,Dinas Pertanian Kab. Semarang,PPL Kec .Ambarawa, serta  Camat Ambarawa juga dihadiri oleh para petani desa Pojok Sari.


Tikus sawah sampai saat ini masih menjadi hama penting pada tanaman padi di Indonesia. Sebaran populasinya cukup luas dari dataran rendah sampai pegunungan, dari areal sawah sampai di gudang/perumahan.  selanjutnya tiap tahun terjadi peningkatan kerusakan tanaman padi dengan intensitas serangan sebesar 35%. Pengendalian yang sesuai untuk saat sekarang adalah pengendalian hama tikus terpadu, dengan komponen pengendalian kultur teknis, hayati, mekanis, dan kimiawi.

Hal tersebut disampaikan oleh Petugas dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah di hadapan para petani,
"Meminimalkan tempat persembunyian/tempat tinggal. Ukuran pematang sebaiknya mempunyai ketinggian sekitar 15 cm dan lebar 20 cm, pematang seperti ini tidak mendukung tikus dalam membuat sarang di sawah, sebab kurang lebar dan kurang tinggi bagi mereka, sehingga tidak nyaman. Mereka memerlukan paling tidak tinggi dan lebar pematang sekitar 30 cm. Lahan yang dibiarkan tidak diolah juga menjadi sarang yang nyaman bagi tikus untuk sembunyi. Oleh karena itu pengolahan tanah akan mempersempit peluang menjadi tempat persembunyian mereka." pungkasnya.(Pendim0714)

LANCARKAN SALURAN AIR BABINSA BERSAMA WARGA BUAT IRIGASI


Babinsa Koramil 07/Susukan,  melaksanakan  karya bhakti pembuatan saluran irigasi bersama warga di Desa Gentan kecamatan Susukan kabupaten Semarang,Rabu (28/08).

Pembuatan saluran irigasi ini bertujuan untuk memperlancar saluran air menuju ke sungai agar air yang dari pemukiman warga apabila musim hujan tidak menggenangi area persawahan. Selama ini saluran irigasi yang dari pemukiman warga menuju ke sawah terlalu dangkal, sehingga air tidak bisa mengalir deras ke sungai melainkan ke persawahan.

Di dalam bekerja Babinsa Desa Gentan mengatakan, Saluran irigasi yang akan diperbaiki dengan sepanjang 250 meter. Dikerjakan  Babinsa bersama warga juga membantu bergotong royong secara bergiliran.

Danramil 07/Sususkan Kapten Arm Utomo, merasa senang melihat anggotanya bisa berbaur dgn masyarakat dan harapan Danramil kekompakan ini tetap di bina dan jangan sampai terpisahkan, karena TNI terlahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat, tandasnya(Pendim0714)

Saluran Irigasi Digarap Babinsa Dan Warga



Babinsa Koramil 07/Susukan,  melaksanakan  karya bhakti pembuatan saluran irigasi bersama warga di Desa Gentan kecamatan Susukan kabupaten Semarang,Rabu (28/08).

Pembuatan saluran irigasi ini bertujuan untuk memperlancar saluran air menuju ke sungai agar air yang dari pemukiman warga apabila musim hujan tidak menggenangi area persawahan. Selama ini saluran irigasi yang dari pemukiman warga menuju ke sawah terlalu dangkal, sehingga air tidak bisa mengalir deras ke sungai melainkan ke persawahan.

Di dalam bekerja Babinsa Desa Gentan mengatakan, Saluran irigasi yang akan diperbaiki dengan sepanjang 250 meter. Dikerjakan  Babinsa bersama warga juga membantu bergotong royong secara bergiliran.

Danramil 07/Sususkan Kapten Arm Utomo, merasa senang melihat anggotanya bisa berbaur dgn masyarakat dan harapan Danramil kekompakan ini tetap di bina dan jangan sampai terpisahkan, karena TNI terlahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat, tandasnya(Pendim0714)

Gebyar Ruwat Bumi,Lounching Desa Sadar BPJS


Ruwatan berasal dari kata Ruwat  (bahasa jawa) yang artinya memelihara atau mengumpulkan. Makna dari mengumpulkan adalah mengajak masyarakat seluruh kampong berkut hasil buminya untuk dikumpulkan, baik yang masih mentah maupun yang sudah jadi atau dalam taraf pengolahan. Tujuannya selain rasa syukur tadi sekaligus sebagai tindakan tolak bala dan penghormatan terhadap para leluhurnya.

Berkaitan dengan hal tersebut di Bumi pekemahan senjoyo Desa. Tegalwaton Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang telah dilaksanakan Upacara Gebyar Ruwat Bumi,Lounching Desa sadar BPJS Ketenaga Kerjaan dan peringatan HUT RI Ke - 74 Th 2019, Bertidak sebagai ketua Panitia Edy Siswanto

Kepala Dispermades Kab. Semarang dalam sambutannya mengatakan,  Puji syukur kepada tuhan yang maha kuasa Karena pada sore hari ini kita tetap diberi kesehatan dan keselamatan dalam acara Upacara pembukaan Gebyar Ruwat Bumi dan Lounching BPJS ketenaga kerjaan didesa Tegal waton Kec. Tengaran Kab. Semarang,terimakasih  kepada camat, Kepala Desa dan seluruh Warga Desa Tegalwaton atas apresiasinya menjadikan Desa Tegalwaton menjadi desa wisata dan Desa sadar BPJS Ketenaga Kerjaan,Semoga desa tegal waton kedepan menjadi desa yg mandiri menjadi desa wisata yg dikenal oleh masyarakat luas pada umumnya. 

"Semoga untuk lima tahun kedepan desa tegalwaton dan desa desa yang lain menjadi Desa yang maju Desa yang aman tentram dan mandiri" tambahnya.(Pendim0714)

Upacara Gebyar Ruwat Bumi,Lounching Desa sadar BPJS Ketenaga Kerjaan dan peringatan HUT RI Ke - 74 Th 2019



Ruwatan berasal dari kata Ruwat  (bahasa jawa) yang artinya memelihara atau mengumpulkan. Makna dari mengumpulkan adalah mengajak masyarakat seluruh kampong berkut hasil buminya untuk dikumpulkan, baik yang masih mentah maupun yang sudah jadi atau dalam taraf pengolahan. Tujuannya selain rasa syukur tadi sekaligus sebagai tindakan tolak bala dan penghormatan terhadap para leluhurnya.

Berkaitan dengan hal tersebut di Bumi pekemahan senjoyo Desa. Tegalwaton Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang telah dilaksanakan Upacara Gebyar Ruwat Bumi,Lounching Desa sadar BPJS Ketenaga Kerjaan dan peringatan HUT RI Ke - 74 Th 2019, Bertidak sebagai ketua Panitia Edy Siswanto

Kepala Dispermades Kab. Semarang dalam sambutannya mengatakan,  Puji syukur kepada tuhan yang maha kuasa Karena pada sore hari ini kita tetap diberi kesehatan dan keselamatan dalam acara Upacara pembukaan Gebyar Ruwat Bumi dan Lounching BPJS ketenaga kerjaan didesa Tegal waton Kec. Tengaran Kab. Semarang,terimakasih  kepada camat, Kepala Desa dan seluruh Warga Desa Tegalwaton atas apresiasinya menjadikan Desa Tegalwaton menjadi desa wisata dan Desa sadar BPJS Ketenaga Kerjaan,Semoga desa tegal waton kedepan menjadi desa yg mandiri menjadi desa wisata yg dikenal oleh masyarakat luas pada umumnya. 

"Semoga untuk lima tahun kedepan desa tegalwaton dan desa desa yang lain menjadi Desa yang maju Desa yang aman tentram dan mandiri" tambahnya.(Pendim0714)

Peran Serta Babinsa Pledokan Dalam Program Vaksinasi Anak

  Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun tahap 1 bersama para petugas kesehatan P...