Selasa, 24 September 2019
JAGA KEBERSIHAN TNI BERSAMA WARGA BERSIHKAN ALIRAN SUNGAI DESA KESONGO
Salatiga,_Pagi yang cerah di pinggiran rawa pening yang di bangun bendungan di jaman penjajah di antara keringnya sawah dan di pinggiran perkampungan diiringi kicauan burung dan aktifitas hewan liar lainnya di setiap pagi
Dengan semangat yang luar biasa warga dengan antusias mengawali perubahan hidup sehat dan usaha menjadikan kehidupan yang lebih bersih dan sehat diawali dengan peringatan word clean up day dan kebetulan akan diadakan kongres sampah tingkat Nasional di Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang secara bersama sama bahu membahu diawali dengan membersihkan aliran sungai yang mengaliri masuk ke rawa pening yang makin hari makin mendangkal karena sampah yang menumpuk bertahun tahun karena kebiasaan yang tidak baik dari warga setempat di daerah aliran sungai menjadikan tumpukan sampah bertahun tahun.
Dalam kegiatan tersebut kebetulan di wilayah Koramil 05 Tuntang Kodim 0714 Saltiga yang dipimpin oleh Bapak Kades Kesongo Bapak Supriyadi Sip didampingi ,Kapolsek Tuntang dan Sekcam Tuntang Bapak Taufik menyampaikan dalam rangka peringatan Hari Bersih Dunia bertepatan dengan hari ini sebagai tonggak awal dari kesepakatan hidup bersih sehat di lingkungan sekitar dalam rangka Bersih Desa sebagai tradisi juga membantu Pemerintah dalam menjadikan sampah sebagai barang yang tepat guna dan bisa dimanfaatkan kembali atau di olah kembali dan dapat menjadi nilai jual ,sebagai tambahan karya inovasi kerajinan eceng gondok yang selama ini menjadi andalan di Desa ini.Kerajinan dan menjadikan Desa ini sebagai desa percontohan pengolahan limbah dari rawa maupun sampah yang akan di olah sedemikian agar menjadi daya tarik dan menjadi wisata edukasi dalam melaksanakan dan mendukung program Pemerintah dan terutama agar menjadi peningkatan pendapatan warga yang selama ini mengandalkan pertanian dan hasil ikan dari rawa pening di wilayah ini.
Usaha Kepala Desa di bantu TNI dari koramil 05 Tuntang Anggota Polsek dan sejumlah warga serta relawan yang tak kenal lelah ini patut di acungi jempol dan memang perlu kerja sama serta dukungan yang penuh dari semua lapisan masyarakatnya.
Semoha dari awal ini menjadi perubahan selanjutnya,dan rencana dan masih dalam.rangkaian panjang peringatan Kemerdekaan RI juga akan melaksanakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dan akan dilaksanakannya Kongres Sampah tingkat Nasional yang rencana akan diadakan dalam waktu dekat.
Hal tersebut juga menunjang sebagai tempat penyelenggaraan Kongres Sampah yang kebetulan di tempatkan di Desa ini memang tepat dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat di Desa Kesongo ini dan terutama tujuannya menjadikan Desa Kesongo sebagai ikon Desa bersih Desa Wisata serta Desa percontohan di Kecamatan Tuntang khususnya dan di Kabupaten Semarang .
TNI dan Warga Bersihkan Sampah Sungai Desa Kesongo
Salatiga,_Pagi yang cerah di pinggiran rawa pening yang di bangun bendungan di jaman penjajah di antara keringnya sawah dan di pinggiran perkampungan diiringi kicauan burung dan aktifitas hewan liar lainnya di setiap pagi
Dengan semangat yang luar biasa warga dengan antusias mengawali perubahan hidup sehat dan usaha menjadikan kehidupan yang lebih bersih dan sehat diawali dengan peringatan word clean up day dan kebetulan akan diadakan kongres sampah tingkat Nasional di Desa Kesongo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang secara bersama sama bahu membahu diawali dengan membersihkan aliran sungai yang mengaliri masuk ke rawa pening yang makin hari makin mendangkal karena sampah yang menumpuk bertahun tahun karena kebiasaan yang tidak baik dari warga setempat di daerah aliran sungai menjadikan tumpukan sampah bertahun tahun.
Dalam kegiatan tersebut kebetulan di wilayah Koramil 05 Tuntang Kodim 0714 Saltiga yang dipimpin oleh Bapak Kades Kesongo Bapak Supriyadi Sip didampingi ,Kapolsek Tuntang dan Sekcam Tuntang Bapak Taufik menyampaikan dalam rangka peringatan Hari Bersih Dunia bertepatan dengan hari ini sebagai tonggak awal dari kesepakatan hidup bersih sehat di lingkungan sekitar dalam rangka Bersih Desa sebagai tradisi juga membantu Pemerintah dalam menjadikan sampah sebagai barang yang tepat guna dan bisa dimanfaatkan kembali atau di olah kembali dan dapat menjadi nilai jual ,sebagai tambahan karya inovasi kerajinan eceng gondok yang selama ini menjadi andalan di Desa ini.Kerajinan dan menjadikan Desa ini sebagai desa percontohan pengolahan limbah dari rawa maupun sampah yang akan di olah sedemikian agar menjadi daya tarik dan menjadi wisata edukasi dalam melaksanakan dan mendukung program Pemerintah dan terutama agar menjadi peningkatan pendapatan warga yang selama ini mengandalkan pertanian dan hasil ikan dari rawa pening di wilayah ini.
Usaha Kepala Desa di bantu TNI dari koramil 05 Tuntang Anggota Polsek dan sejumlah warga serta relawan yang tak kenal lelah ini patut di acungi jempol dan memang perlu kerja sama serta dukungan yang penuh dari semua lapisan masyarakatnya.
Semoha dari awal ini menjadi perubahan selanjutnya,dan rencana dan masih dalam.rangkaian panjang peringatan Kemerdekaan RI juga akan melaksanakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dan akan dilaksanakannya Kongres Sampah tingkat Nasional yang rencana akan diadakan dalam waktu dekat.
Hal tersebut juga menunjang sebagai tempat penyelenggaraan Kongres Sampah yang kebetulan di tempatkan di Desa ini memang tepat dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat di Desa Kesongo ini dan terutama tujuannya menjadikan Desa Kesongo sebagai ikon Desa bersih Desa Wisata serta Desa percontohan di Kecamatan Tuntang khususnya dan di Kabupaten Semarang .
Senin, 23 September 2019
Kapten Arh Sunaryo Tanda Tangani Pernyataan Sikap
Doa keragaman umat beragama dengan tema " tolak radikalisme dan Intoleransi " yang diselenggarakan oleh ormas Gerakan Masyarakat Salatiga (GEMAS) di laksanakan di pendopo joglo DPRD Kota Salatiga,Sebagai Ketua Panitia Andi Dwi H dan dihadiri tamu undangan sebanyak kurang lebih 100 orang ini di hadiri pula oleh, Kabankesbangpol Salatiga Drs. Agung Nugroho
Polres Salatiga Kompol Ismail, Danramil 01/Kota Salatiga Kapten Arh Sunaryo, Ketua FKUB Kota Salatiga K.H Noor Rofiq,Tokoh Agama Pdt Daniel H Iswanto, Romo Wiku, Soe Gien dan Romo Parso, Forum Kebhinekaan Indonesia (FKI) Jakarta Noval, Ormas Germas, Aliansi Masyarakat Salatiga, Solidaritas Indonesia, Gamki, Forum Kebhinekaan Indonesia, Rakyat Kuasa dan SMUD (Solidaritas Mahasiswa Untuk Demokrasi),Lurah Bugel Drs.Roji,Perwakilan mahasiswa Salatiga serta Perwakilan Pelajar SMK sederajat.
Dalam sambutannya KH Noor Rofiq menyampaikan, Simbol-simbol antara kebaikan dan keburukan ada di tengah-tengah kehidupan manusia,kalau manusia melakukan pelanggaran maka dia masuk neraka yang dipenjara kalau manusia mau bertobat baik dia masuk ke tempat ibadah - ibadah maupun intoleran itu hanya seperti dan kelompok-kelompok yang notabene mereka ini kurang mengerti tentang hakikat makna daripada kehidupan antar umat beragama.
"Persatuan dan kesatuan itu merupakan harga mati juga tidak hanya Pancasila saja tetapi juga NKRI juga harga mati,segala gangguan akan bisa dibentengi dengan kekuatan kewibawaan dan kedaulatan negara republik Indonesia, kalau kalian benar-benar memegang teguh kembali kepada nilai dasar keagamaan masing-masing kita mempertahankan Pancasila dan bhineka tunggal Ika mempertahankan merah putih mempertahankan itu semuanya bernilai ibadah,kerukunan akan tetap terjaga."pungkasnya.
"kita sudah ada empat pilar Pancasila, undang-undang dasar 1945,bhinneka tunggal Ika, dan NKRI,Kalau itu sudah menjadi pedoman kita semua ya insyaallah masalah masalah yang akan timbul bisa teratasi tidak,dan sekian persen atau sebagian besar masyarakat Indonesia saya yakin menghendaki kedamaian yang perlu kita ingatkan atau kita arahkan ke orang-orang tertentu yang punya keinginan lepas dari NKRI"di tambahkan oleh Danramil 01/Kota
Deklarasi pernyataan sikap dan penandatanganan sikap Kota Salatiga
a. Kami bersatu digaris terdepan menolak Intoleransi dan radikalisme di Indonesia.
b. Kami bersatu untuk menjaga dan mengedukasi kepada rakyat akan bahayanya Intoleransi dan radikalisme.
c. Kami bersatu atas nama seluruh umat beragama yang mencintai perdamaian
d. Kami bersatu atas dasar negara kita Pancasila dan akan terus bergandengan tangan dalam satu tujuan bahwa Bhineka tunggal ika sebagai landasan kami menuju Indonesia maju.
e. Kami bersatu berikrar akan terus merapatkan barisan diseluruh pelosok negeri ini,Indonesia harus bebas dari Intoleransi dan radikalisme.
Pemkot Salatga Gelar Pawai Taaruf
Salatiga,Pawai Ta'aruf, adalah pawai tradisional yang diikuti semua lapisan masyarakat dan diadakan dalam menyambut hari-hari besar Islam, yang mana sebagian besar mayarakat melakukan pawai keliling kota dengan menggunakan baju muslim yang beraneka ragam, sambut pergantian tahun hijriyah dari Tahun Baru Islam 1440 H , bertepatan 1 September 2019 Masehi.
Bertempat di depan Kampus IAIN Salatiga,jajaran Forkopimda melepas peserta pawai Taaruf dalam rangka memperingati hari 1 Muharam 1441 H /2019 Masehi yang berjumlah 95 Kelompok pada Minggu (02/09)
Sebelum Melepas para peserta Pawai Taaruf,Kasdim 0714/Salatiga Mayor Kav Burhanuddin menyampaikan, Saya atas nama Kodim 0714/Salatiga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Salatiga dan panitia penyelenggara telah memberikan tempat untuk melaksanakan kegiatan pawai syiar islam terhadap anak anak kita yang masih sekolah
Situasi yang berkembang saat ini Kita masih di isukan masalah Papua terkait dengan rasisme, kita harus bisa menjaga kerukunan dan kedamaian di Kota Salatiga ini, para peserta harus menjaga fisik yang prima untuk melaksanakan kegiatan ini dan itu merupakan bagian dalam bela negara.
"Selama melaksanakan kegiatan pawai ini harus selalu menjaga keamanan,karena dalam apapun kalau tidak aman kegiatan tersebut tidak ada artinya,kegiatan pawai ini memberikan gambaran kepada masyarakat Kota Salatiga bahwa Salatiga adalah kota toleran" pungkasnya.
Adapun route yang dilewati para peserta tahun ini ,Star depan kampus 1 IAIN Salatiga - Jl. Adi Sucipto - Jl. Muh Yamin - Jl. Diponegoro - panggung kehormatan rumah dinas Walikota Salatiga - Jl. Jenderal Sudirman - Jl. Sukowati - finish Pemkot Salatiga.
Di akhir acara dilanjutkan kegiatan penyerahan Piala dan hadiah kepada peserta Pawai yang di nilai dari beberapa kategori.
BABINSA SEBAGAI JURI LOMBA PKK
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang Ke 74 banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat yang ‘Tidak mau tertinggal dengan masyarakat lain Dilain daerah, seperti masyarakat Kelurahan Baran,Kecamatan Ambarawa,Kabupaten Semarang,Minggu (01/09)
Warga yang di prakarsa Oleh para ibu-ibu PKK setempat tidak ingin moment yang sangat berharga tersebut dilewatkan begitu saja. dengan semangat juang berkobar layaknya para pejuang 45,mereka bersama-sama menggelar berbagai lomba dan salah satunya yang menjadi lomba khususnya ialah Lomba membuat kreasi Nasi tumpeng dan tari Kreasi dari ibu ibu warga sekitar.
Lomba membuat Nasi tumpeng dan Tari Kreasi kali ini diikuti beberapa peserta yang keseluruhannya diikuti warga/Ibu-ibu PKK Rt 01sampai dengan Rt 05 lingkup Rw 03 Kelurahan Baran
Ketua PKK Desa Baran menuturkan acara lomba ini bagus untuk memperingati hari kemerdekaan disamping itu hal ini menandakan bahwa indonesia itu makmur Jaya dan mempererat tali silaturahmi antar sesama warga terutama mempererat kebersamaan antar sesama Ibu-ibu
"dan saya berharap dari kegiatan ini kita semua bisa untuk selalu menjaga silaturahmi dengan baik menjaga persatuan dan kesatuan" ujarnya
Kesempatan yang sama Babinsa Baran Koramil 09/Amabarawa menambahkan "tujuan diadakan kegiatan ini untuk melihat sampai sejauh mana tingkat kreatifitas ibu ibu PKK,meskipun di sibukkan dengan rutinitas harian mereka sebagai Ibu rumah tangga ,mereka masih bisa menampilkan kreasi kreasi yang nantinya tentu saja bisa dikembangkan lagi".
Babinsa IKut Rapat Program Sanitasi
Sanitasi adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia.
Bahaya ini mungkin bisa terjadi secara fisik, mikrobiologi dan agen-agen kimia atau biologis dari penyakit terkait. Bahan buangan yang dapat menyebabkan masalah kesehatan terdiri dari Tinja manusia atau binatang, sisa bahan buangan padat, air bahan buangan domestik (cucian, air seni, bahan buangan mandi atau cucian), bahan buangan industri dan bahan buangan pertanian. Cara pencegahan bersih dapat dilakukan dengan menggunakan solusi teknis (contohnya perawatan cucian dan sisa cairan buangan), teknologi sederhana (contohnya kakus, tangki septik), atau praktik kebersihan pribadi (contohnya membasuh tangan dengan sabun).
Berkaitan denganhal tersebut Babinsa Koramil 09/Ambarawa Sertu Yukberi mengikuti pengarahan bantuan sanitasi untuk warga Rw 3 dusun Rejoso Kelurahan Pojok Sari di Balai Kelurahan pojok sari,Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang,Senin(02/09)
Rapat yang diadakan di Balai Desa Pojok Sari ini dihadiri perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang yang dalam pembukaannya menyampaikan, “Program Sanitasi merupakan program dari Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan lingkungan”, terangnya.
Babinsa Sertu Yukberi dalam sambutannya mengajak agar seluruh komponen masyarakat binaannya untuk bersama-sama mendukung Program Pemerintah melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi ini, agar taraf kehidupan, kesehatan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Personel Koramil 09/Ambarawa Siap Dampingi Dan Berikan Materi Bagi CPNS
Sebanyak 37 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti upacara pembukaan Diksar dan pembekalan tentang Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme BKKBN Tahun 2019 di Kantor BKKBN Ambarawa kabupaten Semarang,dibuka secara serentak dari BKKBN Pusat ,Senin (02/09)
Upacara yang dibuka oleh Prof Dr Muhammad Rizal Martua Damanik MRepsc phd dari BKKBN Pusat di hadiri oleh suwanto s.o.s koordinator latihan,Batuud Koramil 09/Ambarawa Pelda Suratman,Kepala BKKBN Ambarawa dilaksanakan secara tersebar di berbagai daerah di Indonesia
Kegiatan ini diselenggarakan oleh BKKBN yang bekerja sama dengan Kodim 0714/Salatiga,Rangkaian kegiatan pendidikan Dasar ini dilaksanakan mulai Senin 2 September sampai 20 September 2019, 37 CPNS ini akan dibekali , wawasan kebangsaan, organisasi, hingga profesionalisme kerja,dalam memberikan materi tersebut Pihak BKKBN Provinsi Jawa Tengah akan bekerja sama dengan personel TNI dari Koramil 09/Ambarawa.
Para CPNS diharapkan menjadi pelayan-pelayan masyarakat serta ikut menumbuhkan cinta tanah air. Usai mengikuti Diksar, para CPNS yang dilatih ini nantinya akan disebar ke Wilayah Regional III BKKBN. Melalui kegiatan Pelatihan Dasar ini, mereka mereka diharapkan mampu bekerja profesional, serta tangguh dalam menjalankan tugas, serta peduli kepada masyarakat,harus bisa mengimbangi tehnologi yg berkembang, profesional selektif serta kedepan menjadi pns yg luwes, ulet sesuai bidangnya.
Nantinya para anggota CPNS dalam kesehariannya kegiatan akan di tangani oleh personel Koramil 09/Ambarawa,mulai dari kegiatan pagi sampai dengan malam hari.
Babinsa Hadir Dalam Rapat Musrenbang
Salatiga,Musrenbang merupakan agenda tahunan di mana warga saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek. Ketika prioritas telah tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, dan melalui badan perencanaan (BAPPEDA) usulan masyarakat dikategorisasikan berdasar urusan dan alokasi anggaran.
menggambarkan bagaimana warga saling berdiskusi memecahkan masalah konflik dan juga problem di masyarakat. Musrenbang, oleh karena itu, identik dengan diksusi di masyarakat / kelurahan tentang kebutuhan pembangunan daerah.
Seperti yang dilaksanakan oleh Perangkat Pemerintahan Kecamatan Pabelan,bertempat di Aula Desa Ujung Ujung Kecamatan Pabelan,kabupaten Semarang dilaksanakan Rapat Musrenbang Desa tingkat kecamatan Pabelan,Selasa (03/09)
Dihadiri oleh Perwakilan dari Kecamatan Pabelan,Kepala desa ujung ujung beserta perangkat
Ketua BPD kabupaten Semarang,Babinsa dan Bhabinkamtibmas,Ketua RT dan RW Ds ujung ujung
serta Warga desa ujung ujung Musrenbang ini membahas perencanaan pembangunan di desa Ujung ujung.
Babinsa Koramil 02/Pabelan Serda Darsono ikut hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes)
"Sebagai aparat kewilayahan Babinsa harus dan wajib mengetahui rencana pembangunan di desa masing-masing sehingga bisa koordinasi dengan aparat desa tentang segala apa yang mungkin hambatan timbul dan langkah-langkah antisipasinya"ucapnya
Babinsa Hadir Dalam Rapat Musrenbang
Salatiga,Musrenbang merupakan agenda tahunan di mana warga saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek. Ketika prioritas telah tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, dan melalui badan perencanaan (BAPPEDA) usulan masyarakat dikategorisasikan berdasar urusan dan alokasi anggaran.
menggambarkan bagaimana warga saling berdiskusi memecahkan masalah konflik dan juga problem di masyarakat. Musrenbang, oleh karena itu, identik dengan diksusi di masyarakat / kelurahan tentang kebutuhan pembangunan daerah.
Seperti yang dilaksanakan oleh Perangkat Pemerintahan Kecamatan Pabelan,bertempat di Aula Desa Ujung Ujung Kecamatan Pabelan,kabupaten Semarang dilaksanakan Rapat Musrenbang Desa tingkat kecamatan Pabelan,Selasa (03/09)
Dihadiri oleh Perwakilan dari Kecamatan Pabelan,Kepala desa ujung ujung beserta perangkat
Ketua BPD kabupaten Semarang,Babinsa dan Bhabinkamtibmas,Ketua RT dan RW Ds ujung ujung
serta Warga desa ujung ujung Musrenbang ini membahas perencanaan pembangunan di desa Ujung ujung.
Babinsa Koramil 02/Pabelan Serda Darsono ikut hadir dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes)
"Sebagai aparat kewilayahan Babinsa harus dan wajib mengetahui rencana pembangunan di desa masing-masing sehingga bisa koordinasi dengan aparat desa tentang segala apa yang mungkin hambatan timbul dan langkah-langkah antisipasinya"ucapnya
BABINSA BANTU PANEN PETANI
Salatiga - Babinsa Koramil 02/Pabelan jajaran Kodim 0714/Salatiga, Serma Agus Syaifuddin terus melakukan pendampingan kepada para petani warga desa binaannya dalam mewujudkan Program Pemerintah Ketahanan Pangan.
Pada sela-sela kunjungan ke desa binaan di desa Giling, selain bertatap muka dan berkomunikasi, dirinya juga turun langsung ke sawah membantu warga yang sedang lakukan panen padi yang tergabung dalam Kelompok Tani Sido Makmur 1 yang diketuai oleh Fahkrozi.
Kegiatan Babinsa Serma Agus.Syaifuddin dalam membantu memanen padi ini dilakukan di areal sawah seluas 800 m/2 di lahan persawahan Desa Giling kecamatan Pabelan kabupaten Semarang, Rabu (04/09) .
"Sebagai Babinsa, saya turut tergerak hati untuk turun langsung membantu masyarakat dalam memanen padi, menurut saya walaupun hal kecil yang dapat saya lakukan ini sudah merupakan tugas pokok saya dan bermanfaat bagi warga," terangnya
DANRAMIL AMBARAWA MENGHADIRI PENGAJIAN AKBAR MENYAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1441 H
Ambarawa, Danramil 09/amb Kapten Inf Romdoni bersama Muspika Ambarawa menghadiri pengajian dalam rangka menyambut tahun baru Islam tanggal 1 Muharam 1441 H yang bertempat di Gedung pemuda Ambarawa Kelurahan Panjang Kecamatan Ambarawa Kab. Semarang.
Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Bupati Semarang Diwakilkan sekda,Kapolsek Ambarawa, Sekcam Ambarawa, dan anggota Koramil Ambarawa, Kemudian lurah panjang beserta staf Bhabinkamtibmas panjang, serta warga masyarakat yang berjumlah kurang lebih 2000 orang.
Susunan acara yaitu yang pertama santunan anak yatim. Kemudian pembukaan oleh panitia, dilanjutkan dengan pembacaan kitab suci Al Qur’an.
Kemudian dilanjutkan dengan acara sambutan-sambutan, yang pertama saambutan dari ketua panitia. Kemudian sambutan dari muspika Ambarawa. Selanjutnya acara inti yaitu tausiyah dari Kh. Doeri ashary dari Semarang.
Danramil Ambarawa mengatakan Memperingati tahun baru dengan mengadakan pengajian, sholawatan, doa bersama adalah kegiatan yang sangat baik, semoga dengan kegiatan tersebut kita semua mendapat barokah dan keselamatan dari Alloh SWT Kata Kapten Inf Romdoni Danramil Ambarawa.(serda machmudi)
JALIN SILAHTURAHMI LEWAT OLAH RAGA
KAB.SEMARANG-Babinsa desa Kandangan Koramil 13 Bawen Sertu Heri Roffi menyempatkan diri utk bergabung dengan warga binaannya berolah raga bola volley di dusun Geyongan desa Kandangan kecamatan Bawen,Rabu(04/09/2019)
Padatnya kegiatan dinas yang harus dilaksanakan oleh Sertu Heri tak menyurutkan langkahnya untuk berbagi tawa dan kegembiraannya bersama warga binaannya.Seperti sore ini selepas melaksanakan rapat penetapan DPT Pilkades desa Kandangan tahun 2019 yang selesai pada pukul 16.00 wib dilanjutkannya untuk berolah raga bola volley bersama warga binaannya di dusun Geyongan.
Hal seperti ini sudah biasa dilakukan Sertu Heri Roffi karena saat pulang dinas sore di wilayah binaannya yang kebetulan dekat dengan tempat tinggalnya di kecamatan Pringapus yang hanya dipisahkan oleh perkebunan karet di sebelah utara dusun Geyongan.Warga sangat antusias dan senang dengan kehadiran Sertu Heri yang kadang lucu dan unik ikut bermain bola volley tanpa mau melepas sepatu PDL ataupun seragam dinasnya.
Semua ini dilakukan oleh Sertu Heri Roffi demi menjaga hubungan tali silaturrohmi yang baik dengan warga binaannya serta menciptakan iklim yang sejuk di tengah-tengah masyarakat binaannya sehingga terwujud situasi wilayah yang aman,damai,dan tentram karena masyarakatnya merasakan terlindungi dan diayomi oleh aparat.
Warga dusun Geyongan sangat berterima kasih kepada Sertu Heri Roffi selaku babinsa desa Kandangan yang sudah banyak meluangkan waktunya untuk memberikan perhatian dari mulai hal yang terkecil hingga berusaha mencarikan solusi dari segala keluhan yang dialami warga dusun Geyongan.
Kolaborasi Babinsa Dan Bidan Di Posyandu Gondoriyo
Salatiga,Selama ini kebanyakan masyarakat berpikir bahwa posyandu hanya penting bagi balita maupun ibu hamil. Karena menurut mereka balita dan ibu hamil lah yang harus diperhatikan mengenai perkembangan dan status kesehatannya.
Namun tidaklah demikian, proses penuaan akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Ditinjau dari aspek kesehatan pertambahan usia, maka lansia akan semakin rentan terhadap berbagai keluhan fisik dan psikis.
Untuk itu, pemerintah telah menyediakan layanan kesehatan bagi lansia berupa posyandu lansia untuk memperhatikan status kesehatan para lansia di Indonesia.
Seperti yang dilaksanakan Rumah bapak Jumari RT 05/IV Kel.Gondoriyo Kec.Jambu kabupaten Semarang, Babinsa Gondoriyo Koramil 11/Jambu Koptu Sumerat melaksanakan Pendampingan kepada Bidan Desa yang sedang melaksanakan Pemeriksaan kesehatan rutin bagi Balita dan Lansia,Kamis (05/09)
Dituturkan oleh Endang,Bidan Desa Gondoriyo Tujuan Posyandu bagi Lansia,meningkatkan kesadaran para usia lanjut untuk membina sendiri kesehatannya, baik kesehatan fisik dan psikologis,meningkatkan kemampuan dan peran serta keluarga dan masyarakat dalam mengatasi kesehatan usia lanjut,Meningkatkan jenis dan jangkauan pelayanan kesehatan usia lanjut serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan usia lanjut.
Koptu Sumerat ketika ditanya oleh Penerangan Kodim 0714/Salatiga menyampaikan,bahwa tugas pokok seorang Babinsa memang sangat komplek dan hal tersebut harus disadari oleh para warga,karena Babinsa tidak hanya menjadi aparat keamanan bagi warga ,tetapi juga bisa menjadi Motivator kesehatan salah satunya.
"Dalam rangka menunjang kesehatan bagi para warga ,hendaknya warga rutin mendatangi Posyandu yang secara berkala dilingkungan desa Gondoriyo itu,pengecekan kesehatan dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan sakit di kemudian hari"ucapnya
Letkol Inf Prayoga Erawan Buka Lomba Pioneering Saka Wira Kartika,Ini Pesannya
SALATIGA – Pioneering merupakan satu kemampuan mendasar dan penting yang harus dimiliki oleh setiap anggota Pramuka. Pioneering melatih setiap anggota Pramuka menjadi orang yang tekun, ulet dan sabar dalam membuat pioneering tersebut. Demi tujuan tersebut Gugus Depan Gerakan Pramuka Saka Wirakartika mengadakan Lomba Pioneering bagi siswa SMP/MTs/SMA/SMK/MA se Kota Salalatiga dan sekitarnya pada hari Minggu (08/09) di halaman Kodim 0714 Salatiga.
Lomba Pioneering edisi tahun ini mempertandingkan pembuatan Gubuk (rumah kecil yang biasa digunakan beristirahat di sawah atau ladang pedesaan) dengan bahan dasar tongkat Pramuka dan tali pramuka yang disusun sedemikian rupa sehingga bias berfungsi untuk berteduh atau beristirahat dalam perkemahan, , hal ini selain menuntut kemampuan dasar pioneering itu seniri juga menuntut kreatifitas dan penghitungan yang matang untuk bisa menghasilkan Gubuk yang kuat, dan mampu berfungsi sebaik mungkin sebagai tempat istirahat..
Dalam lomba yang diikuti oleh sekitar 300 siswa yang berasal dari 43 sekolah SMP/MTs/SMA/SMK/MA se Kota Salatiga an sekitarnya ini dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letnan Kolonel Inf Prayoga Erawan berlangsung meriah dan dalam suasana keakraban diantara peserta.
Dalam amanatnya Dandim menyampaikan Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk ikut mengembangkan kemampuan dibidang Pramuka yang telah dilatihkan dipangkalan masing-masing untuk bisa menjadi ajang intropeksi diri sampai sejauh mana kemamapuan yang telah dikuasai, dan sebagai pemacu semangat berlatih yang lebih baik lagi. Latihan yang dilakukan akan sangat berguna sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari kelak.
“Lomba Pioneering yang merupakan agenda tahunan dengan memperebutkan Piala Dandim 0714/Slg ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Saka Wirakartika Pangkalan Kodim 0714 Salatiga, merupakan agenda rutin tahunan yang pada kesempatan kali ini adalah edisi lomba yang ke-4”. Kata Ibrahim Anton S selaku ketua panitia kegiatan.
Sedangkan pemenang lomba Pioneering ini aalah sebagai berikut: Kategori SMP/Mts Putra :1. Mts N Salatiga, 2. SMP N 9 Salatiga, 3. SMP N 9 Salatiga, harapan 1. Mts N Salatiga, harapan 2. SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga, harapan 3. SMP Islam Al Azhar Salatiga. Kategori SMP/MTs Putri 1. SMP N 9 Salatiga, 2 MTs N Salatiga, 3. SMP Negeri 9 Salatiga, harapan 1. SMP Pangudi Luhur Salatiga, harapan 2. SMPN 3 Ambarawa, Harapan 3. SMPN 1 Salatiga. Kategori SMA/SMK/MA Putra :1. MAN Salatiga, 2. MAN Salatiga, 3. SMA N 1 Salatiga, harapan 1. SMK N 2 Salatiga, harapan 2. SMK Saraswati Salatiga, harapan 3. SMK PGRI 3 Salatiga. Kategori SMA/SMK/MA Putri 1. MAN Salatiga, 2 MAN Salatiga, 3. SMA N 1 Tengaran, harapan 1. SMA N 2 Salatiga, harapan 2. SMA N 3 Salatiga, Harapan 3. SMA N 3 Salatiga. Penyerahan Piala Dandim 0714 dan uang pembinaan dilakukan oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0714/Salatiga Kapten Inf Untung Harjanto didampingi M. Turis Niagawan, SH selaku Pamong Saka Wirakartika di halaman Kodim 0714 Salatiga.
Juara Umum SMP/MTs adalah MTs N Salatiga, sedangkan untuk SMA/SMK/MA adalah MAN Salatiga
Saka Wira Kartika Kodim 0714/Salatiga Gelar Lomba Pioneering
SALATIGA – Pioneering merupakan satu kemampuan mendasar dan penting yang harus dimiliki oleh setiap anggota Pramuka. Pioneering melatih setiap anggota Pramuka menjadi orang yang tekun, ulet dan sabar dalam membuat pioneering tersebut. Demi tujuan tersebut Gugus Depan Gerakan Pramuka Saka Wirakartika mengadakan Lomba Pioneering bagi siswa SMP/MTs/SMA/SMK/MA se Kota Salalatiga dan sekitarnya pada hari Minggu (08/09) di halaman Kodim 0714 Salatiga.
Lomba Pioneering edisi tahun ini mempertandingkan pembuatan Gubuk (rumah kecil yang biasa digunakan beristirahat di sawah atau ladang pedesaan) dengan bahan dasar tongkat Pramuka dan tali pramuka yang disusun sedemikian rupa sehingga bias berfungsi untuk berteduh atau beristirahat dalam perkemahan, , hal ini selain menuntut kemampuan dasar pioneering itu seniri juga menuntut kreatifitas dan penghitungan yang matang untuk bisa menghasilkan Gubuk yang kuat, dan mampu berfungsi sebaik mungkin sebagai tempat istirahat..
Dalam lomba yang diikuti oleh sekitar 300 siswa yang berasal dari 43 sekolah SMP/MTs/SMA/SMK/MA se Kota Salatiga an sekitarnya ini dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letnan Kolonel Inf Prayoga Erawan berlangsung meriah dan dalam suasana keakraban diantara peserta.
“Lomba Pioneering yang merupakan agenda tahunan dengan memperebutkan Piala Dandim 0714/Slg ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Saka Wirakartika Pangkalan Kodim 0714 Salatiga, merupakan agenda rutin tahunan yang pada kesempatan kali ini adalah edisi lomba yang ke-4”. Kata Ibrahim Anton S selaku ketua panitia kegiatan.
Babinsa jajaran Kodim 0714/Salatiga juga melatih dan membina Kedispilanan di kalangan para Pelajar
Kedisiplinan adalah modal pokok dalam keberhasilan melaksanakan tugas ataupun kegiatan. Demi melatih kedisiplinan di kalangan Pelajar, Babinsa Koramil 09/Ambarawa memberikan pelatihan PBB dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Siswa Siswi SMP 3 Ambarawa pada Kegiatan LDK Pramuka dan OSIS,Minggu (22/09)
Diungkapkan Serda Ridho dan Serda Supriyono , selain tugasnya membantu masyarakat binaan, Babinsa jajaran Kodim 0714/Salatiga juga melatih dan membina Kedispilanan di kalngan para Pelajar tersebut.
‘’Kita selenggarakan pelatihan ini untuk mendidik dan melatih disiplin para Siswa, sehingga diharapkan ke depannya dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,’’ungkapnya.
“Pelajar sebagai Generasi Penerus Bangsa, harus dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan semangat bela negara,’’tambahnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Peran Serta Babinsa Pledokan Dalam Program Vaksinasi Anak
Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun tahap 1 bersama para petugas kesehatan P...
-
Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo menghadiri rapat koordinasi evaluasi sekaligus Syukuran atas dicapainya angka 0 tingkat penularan CO...
-
Banyubiru,Kab Semarang-Bertempat di Dusun Kemambang Desa Kemambang Kec. Banyubiru kabupaten Semarang Babinsa Desa Kemambang Sertu Kayadi m...
-
Kabupaten Semarang - Setelah mendapat Laporan dari Mitra karib Desa Ngadikerso ada tanah longsor menimpa rumah, Babinsa Koramil 10 Sumowon...



















