Rabu, 27 Februari 2019
Kapendam Ajak Mahasiswa Ikut Perangi Hoax dan Tidak Golput
Salatiga,_Sebagai bangsa yang majemuk, Indonesia memiliki potensi terjadinya gesekan atau benturan antar kelompok dalam masyarakat yang bernuansa SARA. Oleh karena itu diperlukan sinergitas TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat untuk menghadapi ancaman-ancaman tersebut.
Menjelang penyelenggaraan Pilpres dan Pilleg, penggunaan politik identitas berbasis SARA dapat menjadi salah satu ancaman yang dapat mengganggu penyelenggaraan pesta demokrasi terbesar di Indonesia. Melalui berita hoax dan ujaran kebencian yang disebarkan melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, WA, Instagram dan lain-lain menjadi sumber ancaman yang dapat menimbukan gangguan keamanan atau bahkan perpecahan/disintegrasi bangsa.
Demikian penekanan Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum. kepada Dosen, Mahasiswa dan masyarakat peserta Talk Show “Pesta Demokrasi Pemecah atau Pemersatu” di Audtorium II Kampus 3 UIN Walisongo Ngaliyan Semarang, Selasa (26/2).
Talk Show dalam rangka Pelantikan Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang Tahun 2019, Kapendam IV/Diponegoro menyampaikan topik tentang “Peran TNI Dalam Menjaga Keutuhan Masyarakat di Tahun Politik”.
Menurut Kapendam, menghadapi Pemilu 2019 ini, peran serta seluruh masyarakat termasuk rekan-rekan mahasiswa untuk bersama-sama pemerintah menyatakan perang terhadap berita hoax sangat diperlukan agar tidak mengganggu stabilitas keamanan bangsa dan negara.
Hal tersebut mengingat bahwa bela negara adalah tugas dan kewajiban kita bersama, tanggung jawab kita semuanya sebagai warga negara. Sebagai anak bangsa, di manapun kita berada, apapun latar belakang, apapun pendidikannya, apapun agamanya, dan apapun sukunya memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam usaha bela negara, terang Kapendam.
Tugas TNI membackup Polri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan tertib, aman dan sukses, dengan memberdayakan kekuatan yang tergelar TNI (Kodam IV/Diponegoro) khususnya Aparat Kowil akan mengoptimalkan Binter baik melalui Bhakti TNI, Komsos maupun Binwanwil. Disamping penyiapan kekuatan baik personel maupun materiil dalam rangka membackup pengamanan pesta demokrasi 2019, deteksi dan cegah dini akan dioptimalkan untuk meminimalisir dan mencegah potensi konflik. TNI khususnya Kodam IV/Diponegoro akan bahu-membahu dengan komponen bangsa lainnya untuk menjaga stabilitas keamanan nasional, sebelum, selama dan setelah pemilu.
TNI juga akan memegang teguh Netralitas. Netralitas TNI-Polri adalah salah satu kunci yang akan menentukan keberhasilan pemilu, khususnya dibidang pengamanan. TNI-Polri merupakan dinamisator dan pendorong komponen bangsa lainnya untuk bersam-sama mewujudkan Pemilu aman, damai dan sukses, imbuhnya.
Dirinya juga mengingatkan, sebagai bangsa majemuk, unity/persatuan kesatuan memiliki peran penting untuk menjaga keutuhan NKRI. Dan demokrasi Indonesia yang diikat dengan Pancasila tidak bisa disamakan dengan demokrasi manapun, penguatan 4 pilar kebangsan penting dilakukan disemua elemen masyarakat.
Bukan hanya itu, mahasiswa sebagai kaum cendekia harus cerdas menyikapi perkembangan teknologi informasi dan demokrasi khususnya terhadap berita-berita hoax dan ujaran kebencian. Dan yang tidak kalah penting, pada Pemilu nanti mahasiswa dan semua warga negara yang memiliki hak pilih harus menggunakan hak pilihnya dengan baik, "Jangan Golput", pungkasnya.
Senin, 18 Februari 2019
DANRAMIL 09/AMB MENGHADIRI RAPAT MEDIASI DAN KOORDINASI PEMBANGUNAN SESI DUA DI KEC BANDUNGAN
Bandungan.Danramil 09/Amb Kodim 0714/Slg Kapten Arh Sunaryo. beserta unsur Muspika, Intansi terkait Tokoh masyarakat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka rencana pembangunan sesi dua di Kelurahan Bandungan kec. Bandungan.
Dalam rakor dan mediasi itu, dibahas terkait tujuan pendekatan tentang dampak air setelah adanya pembangunan terminal untuk mendukung program pemerintah guna menunjang dan mengurangi kemacetan wisata Bandungan Kec. Bandungan Kab semarang serta mendukung program minapolitan wisata yang unggul tanpa kemacetan
Tujuan selanjutnya Pembangunan Terminal yang dibahas yaitu :
1. Untuk mengurangi kemacetan dan produktifitas serta meningkatkan nilai tambah usaha guna penyediaan dan kecukupan ketata kelola pasar yang rapi dan nyaman.
2. Meningkatkan pemberdayaan wisata terutama serta pelaku usaha lainnya yang terkait dengan kegiatan usaha yang ada di wilayah kec. Bandungan
3. Penyediaan dan penyerapan lapangan kerja baik secara langsung maupun tidak langsung dengan kegiatan usaha wisata
4. Mempercepat pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah wisata dan daerah setempat serta meningkatkan efek domino terhadap pertumbuhan dan pengembangan ekonomi sektor-sektor lainnya.
5. Meningkatkan Retribusi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Devisa Negara dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya
Pada kesempatan itu, Danramil Ambarawa mengatakan, Kac. Bandungan meperoleh bagian pembangunan Terminal khususnya di wilayah Kel. Bandungan, untuk itu perlu persiapan kegiatan yang dilakukan melalui komunikasi konstruktif dengan sektor terkait.
Danramil Ambarawa Kapten Arh Sunaryo juga menyampaikan TNI dalam hal ini, akan siap membantu bila diperlukan dan akan mendukung prongram tersebut.
Ini tujuannnya supaya ketika menjalankan bisa tugas dengan sebaik-baiknya, guna untuk mensejahteraka. masyarakat khususnya di daerah Kac. Bandungan dalam bidang wisata dan hiburan. (Machmudi/Pendim0714)
Melalui Musrenbang Tingkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan Warga
SALATIGA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades ) Kab. Semarang, Bapak Prayitno Sudaryanto secara resmi membuka Musrenbang ( Musyawarah Rencana Pembangunan ) Kec.Pabelan, bertempat di Aula Kantor Kec.Pabelan Kab Semarang.
Kegiatan Musrenbang kali ini di hadiri oleh Kepala Dispermades,Staf Ahli Kab Semarang, Kepala BPD Kabupaten, Plt Camat Pabelan Bapak H Khabib Soleh S.pd, M.pd, Danramil 02/Pbl Kapten Inf Mulyo BL, Kapolsek Pabelan Akp Yanto SH, Kades se Kec. Pabelan, Kepala UPTD Kecamatan,Anggota BPD, Para TOGA, TOMAS, dan Penggerak PKK, kurang lebih 90 Orang.
Kepala Dispermades dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Musrenbang ini wajib dilaksanakan setiap tahunnya karena sudah tertuang dalam Undang-Undang No 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan keuangan nasional.
Kemudian diterangkannya pula bahwa fokus pembangunan di tahun 2019 adalah pembangunan infrastruktur guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan Rakyat, khususnya Masyarakat Kec. Pabelan.
“Fokus tema pembangunan di tahun 2020 adalah Memperkuat Perekonomian Kerakyatan, Agar menjadi sebuah pertumbuhan ekonomi yang semakin berkualitas, di mana pembangunannya lebih di fokuskan kepada pengembangan Infrastruktur, dan sektor pertanian yang mana ini menjadi sektor unggulan daerah”, Terang Prayitno.
“Konsep pembangunan kita ini akan mengarah kepada pembangunan infrastruktur. Hal ini karena kita berpikir bahwa dengan membenahi infrastruktur maka pembangunan kita akan lancar dan akan berdampak baik pula di sisi perekonomian, misalnya dengan adanya jalan yang baik, tentunya akan berdampak baik bagi perekonomian kita”, Imbuhnya.
Hadirnya Danramil 02/Pabelan di Musrenbang ini adalah bentuk kepedulian, kecintaannya terhadap wilayah binaan yang ada di wilayah Koramil 02/Pabelan Kodim 0714/Salatiga. " Dengan semangat musrenbang Kecamatan tahun 2020 kita tingkatkan pembangunan sumberdaya manusia dan infrastruktur yang berorientasi pada pengembangan ekonomi dan kerakyatan” Ungkapnya.(Pendim0714)
2 Anggota Kodim 0714/Salatiga Terima Penghargaan DDS ke 25 PMI Kota Salatiga
Salatiga,Penghargaan PMI, terhadap para sukarelawan pedonor darah, diberikan kepada mereka yang secara rutin mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan. PMI Kota Salatiga, memberi penghargaan kepada para Donor Darah Sukarela (DDS), yang diantaranya adalah 2 anggota Kodim 0714/Salatiga, di ruang Plumpungan Gedung Setda lantai IV, Jalan Sukowati No 51, Kota Salatiga, Kamis (14/02/2019).
Disampaikan Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayoga Erawan melalui Penerangan Kodim 0714/Salatiga Pelda Wahyudha Yudha Widharta kepada beritaglobal.net, Kamis (14/02/2019), bahwa pemberian penghargaan tersebut adalah dalam acara musyawarah dan penyerahan penghargaan DDS ke 25 PMI kota salatiga tahun 2019.
"Dua anggota kami Koptu Supriyono dan Sertu Doni, menerima penghargaan dari PMI Kota Salatiga dalam acara musyawarah dan penyerahan penghargaan DDS ke 25 PMI kota salatiga tahun 2019," ungkap Dandim 0714/Salatiga seperti diungkapkan Pelda Yudha.
Penghargaan diberikan Ketua PMI Kota Salatiga Muh Haris, S.S., M.Si., kepada 33 orang DDS, dan dihadiri langsung oleh Walikota Salatiga H. Yuliyanto, S.E., M.M., Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono, Danramil 01/Kota Kapten Totok Sumaryoto mewakili Dandim 0714/Salatiga, Kepala Kejaksaan Negeri Salatiga, serta tamu undangan lainnya.
Kepada beritaglobal.net Koptu Supriyono, menyampaikan, "Dalam melaksanakan donor darah saya tidak pernah berorientasi kepada penghargaan, niat saya yang pertama adalah untuk membantu sesama yang disalurkan oleh PMI, yang kedua untuk kesehatan," ungkapnya.
Sementara itu, Danramil 01/Kota Kapten Totok Sumaryoto yang hadir mewakili Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf. Prayoga Erawan, mengungkapkan, "Kami dukung sepenuhnya setiap kegiatan donor darah ini, bahkan kami senantiasa rutin mengirimkan anggota. Bahkan saya sendiri selalu ikut untuk kegiatan Donor Darah. Tentunya dengan penghargaan DDS Ke 25 ini, menjadi pemacu semangat buat yang lain khususnya anggota Kodim 0714/Salatiga dan warga masyarakat Salatiga, untuk senantiasa berbuat hal sama seperti yang dilakukan oleh Koptu Supriyono dan Sertu Doni," tandas Kapten Joko. (Fera Marita/Pendim0714)
Panen Raya Tanaman Jagung Petani Desa Boto Bersama Babinsa
Petani jagung di Desa Boto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, memasuki masa panen raya tanaman jagung mereka. Untuk melakukan perkiraan hasil panen keseluruhan, para petani bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Semarang, melakukan metode Ubinan.
Disampaikan oleh Danramil 04/Bringin Kodim 0714/Salatiga pada saat panen raya yang diwakili oleh Babinsa Desa Boto Serda Ansori melalui Pendim 0714/Salatiga Pelda W. Yudha, bahwa metode Ubinan adalah salah satu cara untuk mengetahui hasil panen tanaman yang masih di sawah. "Metode Ubinan biasanya digunakan pada saat panen raya padi. Namun bisa juga diterapkan untuk tanaman pertanian lainnya," ungkap Pelda Yudha, menirukan penuturan Serda Ansori.
Ditambahkan oleh Pelda Yudha, tentang jenis varian tanaman jagung yang dibudidayakan oleh petani di Desa Boto adalah Jagung Bissi 99.
Perihal: Kegiatan Ubinan panen raya jagung bissi 99 didusun penggung desa boto kec Bancak kab Semarang. Dari hasil Ubinan yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, hasil panen tanaman jagung mencapai 8,5 ton per 1 hektar lahan.
"Ubinan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, untuk mengetahui perkiraan total hasil panen. Dan dari hasil Ubinan pada lahan tanaman jagung, diperoleh hasil 8,5 ton buah jagung per 1 hektar lahan," imbuh Pelda Yudha, menirukan ungkapan Serd Ansori.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Semarang Alfiah, dalam kata sambutannya menyampaikan agar petani lebih berani dalam pengembangan lahan, karena pemerintah melalui Dinas Pertanian selalu mendampingi petani.
"Jangan takut untuk terus mengembangkan lahan, karena kami terus mendampingi," ungkap Alfiah.
"Kami selalu ada untuk kelompok tani Sidomaju. Jangan takut kaya, petani harus maju," dorongnya sebelum Ubinan dimulai.
Pelda Yudha menambahkan informasi tentang Jagung Bissi 99 adalah salah satu jenis jagung unggulan. "Usia tanam yang pendek, hanya butuh 107 hari hingga waktu panen, dalam 1 hektar lahan, tanaman jagung hibrida BISSI-99 hasil produksinya diestimasikan mencapai lebih kurang 8,5 ton," tandasnya.
Acara yang dihadiri oleh perangkat Desa dan kecamatan serta undangan yang hadir mencapai 75 orang, selesai pada tepat pukul 12.00 WIB, sesuai dengan standart waktu yang digunakan dalam Ubinan. (Fera Marita/Pendim0714)
Curah Hujan Tinggi,Rumah Warga Ambrol
Jambu jumat 15 pebruari 2019,Akibat curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada kamis sore, membuat ambrolnya sebuah rumah milik bapak Waitoni (31th) warga Dusun Telogomayong RT 01 Rw 05 Kel Gondoriyo.kec Jambu.
Kerugian ditaksir mencapai 10 juta rupiah, sedang untuk korban personil nihil.
Babinsa Kelurahan gondoriyo Kopda Sumerat beserta Babinkamtibmas segera turun langsung mengecek tempat kejadian .
Untung kejadian ambrol pada sore hari, sehingga penghuni rumah bisa menyelamatkan diri.
Saksi mata yang juga penghuni rumah bapak Waitoni menuturkan bahwa karena hujan yang cukup deras, sedang kondisi rumah saya yang berada dibawah, membuat kiriman air yang datang dari atas cukup kencang, sehingga menerjang rumah saya.
Apalagi mengingat kontur kelurahan gondoriyo yang miring dan berbukit.
Dalam kesempatan tersebut babinsa kelurahan gondiriyo kopda Sumerat berpesan kepada warga telogo mayong dan sekitarnya agar selalu waspada terhadap musim penghujan saat ini, dimana intensitasnya cukup tinggi.
Ditemui ditempat terpisah Komandan Koramil 11/jambu Kapten inf Qodir akan membantu personilnya dalam pembangunan rumah milik bapak Waitoni di dusun karang kepoh, kelurahan gondoriyo.
Manfaatkan Lahan Sempit, Ibu Persit Tanam Sayuran di Polybag
SALATIGA - Anggota persit KCK Cabang XXXV, Koramil 02/Pbl, Kodim 0714/SLG, Tak hanya menanam di lahan produktif berskala luas, Ibu ibu Persit yang di pimpin oleh Ibu Danramil 02/Pabelan, Ibu Mulyo Budi Luhur, juga memanfaatkan lahan skala kecil di sekitar lingkungan koramil 02/Pabelan, Mereka menyebarkan bibit tanaman cabai, tomat dan terong, dll.
”Hal itu untuk mengatasi jika harga sayur-mayur di pasaran sedang melambung tinggi. Serta memotivasi anggota agar dapat mandiri, Rata-rata mereka saat diminta menanam, memiliki kendala pada lahan. Maka, kami memberikan solusi dengan media tanam polybag ini,” terang Ketua Persit Ranting III Koramil 02/Pabelan,Kodim 0714/Salatiga,Ny Mulyo Budi Luhur.
Pemilihan Polybag sebagai media tanam untuk budidaya dipengaruhi oleh beberapa faktor diantarannya adalah tahan karat, tahan lama, ringan, tidak cepat kotor, dan mudah sekali untuk diperoleh. Selain itu polybag sangat baik untuk drainase, aerasi sehingga tanaman yang ditanam dalam media ini akan cepat sekali subur,Dengan menggunakan polybag sebagai media tanam tidak perlu lagi mengolah tanah yang akan ditanami, cukup mencampurkan tanah kebun, kompos dan pasir dengan perbandingan yang sama dapat memulai menanam tanaman dalam polybag.
Ke depan pihaknya berharap seluruh Anggota juga ikut melakukan hal serupa. Adanya pemanfaatan media tanam polybag ini menjadi salah satu upaya untuk mengatasi keterbatasan lahan yang tersedia. Bahkan bercocok tanam menggunakan polybag memiliki nilai lebih tersendiri.
Lumpur Sudah Menjadi "Sahabat"Babinsa
Babinsa Desa Kelurahan Koramil 11/Jambu Kopka Sutaryono melaksanakan pendampingan pertanian dengan Petani pendampingan penanaman padi di sawah milik Bapak rohmat di Desa Kecamatan kabupaten Semarang.
Peranan nyata Babinsa dalam ketahanan pangan yaitu dengan Babinsa turun langsung membantu petani dalam pedampingan, dari proses pra penanaman padi, sampai dengan proses pasca panen padi. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Koramil dan Babinsa, terus membina petani dari mulai pembukaan lahan, penggarapan lahan, penyemaian, penanaman, pemupukan, panen dan yang terakhir Pasca Panen agar menjual hasil panen padinya ke Bulog, sehingga memberikan dampak peningkatan kesejahteraan kepada petani.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Babinsa, dalam rangka percepatan pengolahan lahan sawah serta memberikan contoh dan mempelopori para petani di desa binaanya agar percepatan tanam kembali dapat dilakukan dengan baik dan cepat untuk mendukung program ketahanan pangan. Pangan merupakan kebutuhan manusia yang paling mendasar, sehingga ketersediaan pangan khususnya beras bagi masyarakat harus selalu terjamin. Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat, maka masyarakat akan memperoleh hidup yang tenang dan akan lebih mampu berperan dalam pembangunaan.
Mengingat adanya gerakan pemerintah tentang peningkatan produksi padi, Babinsa koramil 11/Jambu Kodim 0714/Salatiga memotivasi dan mengajak para petani di wilayah binaannya untuk pengolahan lahan persawahannya.
Binsik Anggota Koramil 09/Ambarawa
Anggota koramil 09/Ambarawa dipimpin langsung oleh Danramil melaksanakan pembinaan fisik dengan melaksanakan olah raga lari pagi,dilanjutkan dengan push up,sit up dan pull up. Disamping untuk menjaga kebugaran tubuh hal ini juga merupakan penunjang kesamaptaan periodik dan usul kenaikan pangkat (ukp) prajurit.
Danramil mengatakan, walaupun ditengah kesibukan dan padatnya tugas yang harus diselesaikan oleh para Babinsa seperti program sejuta jamban, Bedah rumah para Veteran, pendampingan pertanian, pendampingan pendistribusian beras bersama bulog, ketahanan pangan dan sebentar lagi akan melaksanakan pengamanan pesta demokrasi pileg dan pilpres 2019.Personel Koramil 09/Amb tetap melakukan pembinaan fisik agar selalu semangat didalam melaksanakan tugas yang diberikan satuan, karena dengan fisik yang prima maka kita akan dapat melaksanakan tugas-tugas yang kita emban dengan baik.
Disamping itu juga diharapkan akan menyegarkan kembali fikiran personel setelah lelah melaksanakan tugas yang diberikan komando atas, untuk itu para Babinsa tetap manfaatkan jadwal pembinaan fisik yang telah disiapkan satuan. Pembinaan fisik membuat tubuh menjadi sehat,didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa sehat semua ini dapat menunjang untuk pelaksanaan tugas.
Danramil mengatakan, walaupun ditengah kesibukan dan padatnya tugas yang harus diselesaikan oleh para Babinsa seperti program sejuta jamban, Bedah rumah para Veteran, pendampingan pertanian, pendampingan pendistribusian beras bersama bulog, ketahanan pangan dan sebentar lagi akan melaksanakan pengamanan pesta demokrasi pileg dan pilpres 2019.Personel Koramil 09/Amb tetap melakukan pembinaan fisik agar selalu semangat didalam melaksanakan tugas yang diberikan satuan, karena dengan fisik yang prima maka kita akan dapat melaksanakan tugas-tugas yang kita emban dengan baik.
Disamping itu juga diharapkan akan menyegarkan kembali fikiran personel setelah lelah melaksanakan tugas yang diberikan komando atas, untuk itu para Babinsa tetap manfaatkan jadwal pembinaan fisik yang telah disiapkan satuan. Pembinaan fisik membuat tubuh menjadi sehat,didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa sehat semua ini dapat menunjang untuk pelaksanaan tugas.
Sertu Kulafak Hadiri Rakor STBM
Babinsa Klero hadir di Balai Desa Klero Kecamatan Tengaran,Kabupaten Semarang untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Desa STBM,Rabu (14/02)
Apa itu STBM? yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau yang disebut sebagai STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku hidup berih, sehat dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat melalui lingkungan sekitar, mencakup 5 pilar yaitu :
- Stop buang air besar (BAB) sembarangan.
- Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
- Mengelola air minum dan makananrumah tangga.
- Mengelola sampah rumah tangga.
- Mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.
Kepala Puskesmas Tengaran,selaku Pembicara menghimbau agar bisa mengubah perilaku masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat terutama yang rumahnya dekat sungai lebih menyukai buang air besar di sungai daripada di jamban atau di WC. Sehingga dengan adanya rakor ini diharapkan agar masyarakat bisa hidup sehat dan kebersihan lingkungan tetap terjaga.
Sosialisasi TMMD Di Desa Boto Kecamatan Bringin
Kodim 0714/Salatiga akan kembali melaksanakan program karya bakti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Sesuai rencana, TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2019 ini akan menyasar Desa Boto, Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.
Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaannya, Rabu (14/2/2019), dilaksanakan sosialisasi tentang rencana program TMMD Sengkuyung Tahap I di Balai Desa Bangkleyan yang dihadiri oleh Babinsa Boto Koramil 04/Bringin
Di depan Kepala Desa Boto, para perangkat dan perwakilan warga setempat, Sertu Anshori menjelaskan, ada dua kegiatan dalam TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2019 nantinya yakni kegiatan fisik dan nonfisik.
“Kegiatan fisik antara lain pembangunan infrastruktur berupa jalan, Sedangkan kegiatan nonfisik akan diisi berbagai kegiatan penyuluhan dari instansi terkait sesuai jadwal dari Kodim 0714/Salatiga,” ujarnya.
Menurutnya, sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan suatu gambaran kepada masyarakat Desa Boto agar dalam pelaksanaan nantinya tidak ada hambatan maupun kendala, kegiatan lancar sesuai harapan dan selesai tepat pada waktunya.
“Sosialisasi ini merupakan bagian dari awal kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2019 yang rencana akan dibuka tanggal 26 Februari 2019 ,” lanjut Sertu Anshori.
Kades Boto mengucapkan terimakasih kepada Komandan Kodim 0714/Salatiga karena telah memilih Desa Boto sebagai lokasi TMMD.
“Terimakasih Kodim 0714/Salatiga telah memilih Desa Bangkleyan sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I, Kami bersama masyarakat antusias dan mendukung sampai kegiatan TMMD selesai," ujarnya.
Rabu, 13 Februari 2019
Ratusan Massa Coba "Dobrak" Barikade Anggota TNI
Ratusan massa dengan membawa umbul - umbul serta ikat kepala, mencoba mendobrak barisan barikade pengamanan yang diformasikan oleh personel TNI dan POLRI di Jalan Fatahilah, lingkungan Cungkup, Kota Salatiga, Minggu (10/02/2019).
Aktivitas yang menyedot animo masyarakat sekitar lokasi kerumunan massa, disampaikan oleh Penerangan Kodim 0714/Salatiga Pelda W. Yudha .W kepada beritaglobal.net, Minggu (10/02/2019), adalah sebagai bagian dari Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019.
"Acara tadi merupakan rangkaian Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019, yang dibuka dengan Apel yang dipimpin oleh Kasiopsrem 073/Makutoromo, dan selanjutnya saat pelaksanaan diambil alih oleh Irdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Legowo WR Jatmiko, S.I.P.," ungkap Pelda W. Yudha W.
Dalam isi sambutan Kolonel Inf Legowo, sebelum pelaksanaan simulasi pengamanan pemilu, disampaikan, "Saya disini mengawasi tugas latihan pengamanan pileg dan pilpres yang ada di wilayah jajaran Kodam IV/Dip. Kalau kita lihat di medsos sudah ramai hiruk pikuk terkait kesiapan dan persiapan pesta demokrasi baik pileg maupun pilpres dengan adanya suhu yang semakin memanas, ini artinya kita supaya lebih siap untuk berlatih dan supaya kita terdadak," ungkap Kolonel Inf Legowo seperti disampaikan oleh Pelda Yudha.
Selanjutnya, ditekankan oleh Irdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Legowo, kesesuaian prosedur harus sudah diterapkan pada saat latihan, agar pada saat turun dalam pengamanan pemilu yang senyatanya, tidak terdadak.
"Latihan disesuaikan prosedur, supaya nanti saat ada kejadian kita tidak terdadak. Kita perlu banyak belajar, karena kita latihan menghadapi Kombatan bukan menghadapi massa, namun untuk kali ini kita berusaha latihan untuk kesiapan siagaan untuk menghadapi massa," tandas Kolonel Inf Legowo.
Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019, diikuti oleh 2 SST Kodim 0714, 1 SSK Yon Zipur, 1 SSK Yon Kavaleri, 1 SST dari Batalyon 410, 1 SST personel Sabhara Polres Salatiga, dengan dukungan 5 unit truck, 1 unit ambulance. Dengan total peserta lebih kurang 400 orang personel.
Hadir langsung dalam acara Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019, Danrem 073/Mkt, Irdam IV/Dip, Kasrem 073/Mkt, para Kasi Korem 073/Mkt, Dan/Kasatdisjanrem, Wadandenpom IV/3, Kasdim 0714/Sltg, Kabag Ops Polres Salatiga, dan Kapolsek Sidorejo Salatiga.
Acara drill tekhnis yang diakhiri dengan Apel yang dipimpin langsung oleh Danrem 073/Mkt Kolonel Arm Moch Erwansjah, S.I.P., M.M., sekira pukul 09.30 WIB, di halaman Makorem 073/Mkt.
Kepada seluruh personel peserta Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019, Kolonel Arm Moch Erwansjah, menyampaikan, "Tugas Pokok TNI sesuai Undang - Undang Nomor 34 tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancamandan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Salah satu dari tugas pokok tersebut, mengamanatkan TNI untuk melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam menangani kerusuhan sosial, menjaga stabilitas keamanan di wilayah serta menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu jalannya pelaksanaan Pemilu 2019," ungkap Kolonel Arm M. Erwansjah.
Adapun tujuan dari rangkaian acara ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam rangka pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden tahun 2019 secara berhasil dan berdaya guna.
"Tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam rangka pengamanan Pemilithan Umum Legislatif inidan Presiden tahun 2019 secara berhasil dan berdaya guna," imbuhnya.
"Dengan berakhirnya latihan ini saya berharap kalian telah memahami teknik, prosedur, mekanisme dan sistem komando pengendalian untuk menunjang koordinasi dan kerjasama dengan seluruh unsur terkait di wilayah masing - masing sehingga dapat terwujud sinergitas antar instansi dalam pengamanan Pemilu 2019," tandas Kolonel Arm M. Erwansjah, dengan melanjutkan memberi ucapan terima kasih kepada seluruh pihak penyelenggara Latihan, pelatih dan pendukung, atas kerja kerasnya dalam mempersiapkan menyelenggarakan latihan ini, sehingga dapat berjalan aman dan lancar. (Fera Marita/Pendim0714)
Tim Kesehatan Dari TNI Evakuasi Pengunjuk Rasa Yang Terluka
Ratusan massa dengan membawa umbul - umbul serta ikat kepala, mencoba mendobrak barisan barikade pengamanan yang diformasikan oleh personel TNI dan POLRI di Jalan Fatahilah, lingkungan Cungkup, Kota Salatiga, Minggu (10/02/2019).
Aktivitas yang menyedot animo masyarakat sekitar lokasi kerumunan massa, disampaikan oleh Penerangan Kodim 0714/Salatiga Pelda W. Yudha .W k,Minggu (10/02/2019), adalah sebagai bagian dari Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019.
"Acara tadi merupakan rangkaian Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019, yang dibuka dengan Apel yang dipimpin oleh Kasiopsrem 073/Makutoromo, dan selanjutnya saat pelaksanaan diambil alih oleh Irdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Legowo WR Jatmiko, S.I.P.," ungkap Pelda W. Yudha W.
Dalam isi sambutan Kolonel Inf Legowo, sebelum pelaksanaan simulasi pengamanan pemilu, disampaikan, "Saya disini mengawasi tugas latihan pengamanan pileg dan pilpres yang ada di wilayah jajaran Kodam IV/Dip. Kalau kita lihat di medsos sudah ramai hiruk pikuk terkait kesiapan dan persiapan pesta demokrasi baik pileg maupun pilpres dengan adanya suhu yang semakin memanas, ini artinya kita supaya lebih siap untuk berlatih dan supaya kita terdadak," ungkap Kolonel Inf Legowo seperti disampaikan oleh Pelda Yudha.
Selanjutnya, ditekankan oleh Irdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Legowo, kesesuaian prosedur harus sudah diterapkan pada saat latihan, agar pada saat turun dalam pengamanan pemilu yang senyatanya, tidak terdadak.
"Latihan disesuaikan prosedur, supaya nanti saat ada kejadian kita tidak terdadak. Kita perlu banyak belajar, karena kita latihan menghadapi Kombatan bukan menghadapi massa, namun untuk kali ini kita berusaha latihan untuk kesiapan siagaan untuk menghadapi massa," tandas Kolonel Inf Legowo.
Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019, diikuti oleh 2 SST Kodim 0714, 1 SSK Yon Zipur, 1 SSK Yon Kavaleri, 1 SST dari Batalyon 410, 1 SST personel Sabhara Polres Salatiga, dengan dukungan 5 unit truck, 1 unit ambulance. Dengan total peserta lebih kurang 400 orang personel.
Hadir langsung dalam acara Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019, Danrem 073/Mkt, Irdam IV/Dip, Kasrem 073/Mkt, para Kasi Korem 073/Mkt, Dan/Kasatdisjanrem, Wadandenpom IV/3, Kasdim 0714/Sltg, Kabag Ops Polres Salatiga, dan Kapolsek Sidorejo Salatiga.
Acara drill tekhnis yang diakhiri dengan Apel yang dipimpin langsung oleh Danrem 073/Mkt Kolonel Arm Moch Erwansjah, S.I.P., M.M., sekira pukul 09.30 WIB, di halaman Makorem 073/Mkt.
Kepada seluruh personel peserta Drill Tekhnis Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019, Kolonel Arm Moch Erwansjah, menyampaikan, "Tugas Pokok TNI sesuai Undang - Undang Nomor 34 tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancamandan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Salah satu dari tugas pokok tersebut, mengamanatkan TNI untuk melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam menangani kerusuhan sosial, menjaga stabilitas keamanan di wilayah serta menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu jalannya pelaksanaan Pemilu 2019," ungkap Kolonel Arm M. Erwansjah.
"Tujuan dari latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam rangka pengamanan Pemilithan Umum Legislatif inidan Presiden tahun 2019 secara berhasil dan berdaya guna," imbuhnya.
"Dengan berakhirnya latihan ini saya berharap kalian telah memahami teknik, prosedur, mekanisme dan sistem komando pengendalian untuk menunjang koordinasi dan kerjasama dengan seluruh unsur terkait di wilayah masing - masing sehingga dapat terwujud sinergitas antar instansi dalam pengamanan Pemilu 2019," tandas Kolonel Arm M. Erwansjah, dengan melanjutkan memberi ucapan terima kasih kepada seluruh pihak penyelenggara Latihan, pelatih dan pendukung, atas kerja kerasnya dalam mempersiapkan menyelenggarakan latihan ini, sehingga dapat berjalan aman dan lancar. (Fera Marita/Pendim0714)
Langganan:
Postingan (Atom)
Peran Serta Babinsa Pledokan Dalam Program Vaksinasi Anak
Kabupaten Semarang - Babinsa Serda Tuslam melaksanakan pendampingan vaksin anak usia 6 - 11 tahun tahap 1 bersama para petugas kesehatan P...
-
Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo menghadiri rapat koordinasi evaluasi sekaligus Syukuran atas dicapainya angka 0 tingkat penularan CO...
-
Banyubiru,Kab Semarang-Bertempat di Dusun Kemambang Desa Kemambang Kec. Banyubiru kabupaten Semarang Babinsa Desa Kemambang Sertu Kayadi m...
-
Kabupaten Semarang - Setelah mendapat Laporan dari Mitra karib Desa Ngadikerso ada tanah longsor menimpa rumah, Babinsa Koramil 10 Sumowon...






























